Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Melawan Perampok


__ADS_3

Melihat iring iringan kereta kuda yang sudah sangat tertekan pun membuat Li Feng tidak bisa untuk tidak membantu, Li Feng lalu mengayunkan tangannya.


"Tapak Bayangan," teriak Li Feng.


muncullah puluhan tapak dari energi yang disertai dengan api, Li Feng lalu melepaskan puluhan tapak itu sehingga melesat ke arah sekelompok pria bertopeng dengan cepat.


Whush.. Whush.. Whush..


Boom Boom Boom..


terjadi ledakan disaat puluhan tapak yang dilepaskan Li Feng itu melesat tajam dan menghantam sekelompok pria bertopeng itu.


serangan tapak bayangan itu juga langsung membunuh lebih dari separuh pria bertopeng, sementara sisanya mengalami luka dalam yang serius.


"bajingan, keluar kamu, jangan jadi pengecut!" seru ketua perampok dengan marah.


Whush..


Li Feng muncul tepat diatas salah satu kereta, lalu dia tersenyum ke arah ketua perampok itu dan berkata.


"menghadapi orang seperti kalian tidak perlu bersikap baik, jadi tidak perlu mengajariku bodoh!" ucap Li Feng tersenyum.


"jadi kamu yang membunuh anak buah ku? aku akan membunuh mu," seru ketua perampok yang semakin marah.


"majulah jika kamu mampu!" tantang Li Feng.


"bajingan, rasakan tinju ku ini!" teriak ketua perampok, lalu dia melesat ke arah Li Feng.


Li Feng yang melihat ketua perampok yang sudah dikuasai amarah pun kembali mengayunkan tangannya, lalu muncul sebuah tapak dari energi yang dibaluti dengan api.


"Tapak Suci,"


terima Li Feng, tapak itu perlahan terbentuk dari energi dengan kekuatan 59% milik Li Feng, setelah tapak terbentuk, Li Feng melepaskan serangan tapak itu ke arah ketua perampok yang sudah semakin dekat.


Whush..


Boom..


ledakan sekali lagi terjadi disaat serangan tapak suci dan tinju ketua perampok itu beradu.


Whush..


beradunya kedua serangan itu membuat sosok ketua perampok dikirim terbang jauh kebelakang.


"Hahaha.. sudah lama aku tidak mendapat lawan yang tangguh seperti ini, buat aku bahagia anak muda!" bukan nya marah, ketua kelompok itu tertawa setelah dipukul mundur oleh serangan Li Feng.


setelah berkata kata, ketua perampok itu melepaskan semua aura kultivasi nya.


Whush...


aura pendekar dewa tahap puncak merembes keluar dari tubuh ketua perampok itu


Li Feng cukup terkejut dengan kekuatan yang dimiliki ketua perampok itu.


"tidak heran kamu bersikap sombong pak tua, ternyata kamu menyembunyikan kekuatan asli mu," ucap Li Feng sedikit terkejut.


"kenapa? apa kamu sudah takut anak muda?" ejek ketua perampok.


"takut? pada semut seperti mu? apa kamu bercanda pak tua?" balas Li Feng mengejek.

__ADS_1


mendengar Li Feng menyebutnya sebagai semut, ketua perampok itu menjadi marah.


"sombong kamu anak muda, hanya pendekar dewa tahap awal tapi bersikap sombong, aku akan merobek mulut mu yang busuk itu," balas ketua perampok dengan kemarahan yang menyala nyala.


ketua perampok itu lalu melesat kearah Li Feng dengan menggunakan pedang, dia sangat ingin membunuh Li Feng dan mencincang halus tubuh Li Feng.


Li Feng yang melihat ketua perampok kembali melesat kearah nya pun mengeluarkan tebak pemecah badai, lalu dia juga bersiap bertarung dengan ketua perampok itu.


ketika ayunan ketua perampok itu sudah hampir mengenai tubuhnya, Li Feng pun mengayunkan tombaknya dan menepis pedang ketua perampok.


Traaaang Traaang Traaang..


bunyi benturan disaat senjata keduanya beradu, setiap gerakan tusukan dan tebasan yang dilepaskan oleh ketua perampok, Li Feng selalu dapat menghindari dan menangkisnya dengan muda, hal itu membuat ketua perampok semakin murka.


"jangan hanya bisa menghindar pengecut, keluarkan serangan mu dan hadapi aku!" ucap ketua perampok yang merasa direndahkan Li Feng.


"serangan mu terlalu lambat pak tua, makanya dengan mudah aku dapat menghindari dan menepisnya," balas Li Feng mengejek.


"bajingan, mulut mu semakin busuk anak muda," seru ketua perampok yang semakin dikuasai amarah.


ketua perampok semakin gila dalam menyerang, dia sangat ingin mencincang halus tubuh Li Feng dengan pedang nya.


"ayo keluarkan semua kemampuan mu pak tua! gerakan mu sangat lambat seperti siput," ucap Li Feng yang terus memprovokasi.


Li Feng tahu jika ketua perampok itu gampang emosi, dan orang yang gampang emosi tidak akan bisa mengendalikan diri disaat bertarung, sehingga sangat mudah untuk menemukan kelemahan mereka.


Traaaang Traaang Traaang..


bunyi senjata terus terdengar, Li Feng dan ketua perampok itu masih bertarung dengan jurus jarak dekat, sehingga pertarungan mereka tidak menimbulkan ledakan atau kerusakan ditempat mereka bertarung.


Traaaang Traaang Traaang..


disisi lain.


Li Feng yang melihat ketua perampok semakin marah pun membuat gerakan menebas dikepala ketua perampok, ketika ketua perampok itu memblokir serangan tebasan yang dilepaskan Li Feng, Li Feng mengganti jurus nya dengan menggunakan serangan kitab tendangan pelebur dosa.


Buuuk...


bunyi tendangan Li Feng yang mengenai telak dada ketua perampok, lalu membuat ketua perampok itu terhuyung ke belakang beberapa meter.


"bajingan kamu anak muda, kamu menipu ku," seru ketua perampok yang mendapat gerakan tipuan dari Li Feng.


"kamu nya saja yang terlalu bodoh pak tua," balas Li Feng yang terus memprovokasi.


"sudah cukup main mainnya pak tua, sudah saatnya kita mengakhiri permainan ini," ucap lanjut Li Feng, dia kemudian mengeluarkan tapak dewa.


"Tapak Dewa," teriak Li Feng.


Li Feng kemudian mengayunkan tangannya, lalu muncul sebuah tapak dari energi berwarna biru, tapak itu juga dibaluti dengan api, semakin lama, kekuatan dari tapak itu semakin kuat, sebab Li Feng juga menyuntikkan Qi nya kedalam tapak itu.


Whush...


Li Feng melepaskan serangan tapak itu kearah ketua perampok, ketika tapak itu dilepaskan, tercipta gelombang angin yang kuat ketika tapak itu melesat dengan cepat.


ketua kelompok yang melihat tapak melesat ke arahnya pun membuat pertahanan perisai dengan teknik yang dia kuasai.


Whush...


Boom..

__ADS_1


terjadi ledakan besar sekali disaat serangan tapak dewa yang dilepaskan Li Feng itu bertabrakan dengan perisai yang dibuat ketua perampok.


Whush.. Whush...


Li Feng dan ketua perampok sama sama terpukul mundur kebelakang.


tapi Li Feng hanya terpukul mundur beberapa langkah saja, sementara ketua perampok itu terpukul mundur hingga puluhan meter kebelakang.


"Ukhuk ukhuk.."


ketua perampok memuntahkan seteguk darah dari sudut bibir nya.


"bajingan ini ternyata sangat kuat," gumam ketua perampok yang terluka dalam.


"jika aku tetap bertarung melawan nya, aku akan mati disini,, sebaiknya aku kabur saja" gumamnya lanjut.


ketua perampok itu lalu berusaha berdiri untuk kabur.


Li Feng yang melihat ketua perampok berusaha kabur pun berkata.


"ingin kabur dari ku? kamu hanya bermimpi pak tua," ucap Li Feng.


setelah berkata, Li Feng melesat dengan cepat ke arah ketua perampok, lalu dia melepaskan sebuah tapak lagi.


Whush...


Boom..


kembali terjadi ledakan disaat tapak yang dilepaskan Li Feng itu mengenai telak ketua e dan melemparnya lebih jauh kebelakang.


"ukhuk ukhuk.."


ketua perampok itu kembali memuntahkan seteguk darah dari sudut bibir nya.


tidak ingin membuang waktu, Li Feng mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan nya, Li Feng lalu menebas kepala ketua perampok yang sudah tidak berdaya itu.


Slash...


kepala ketua perampok jatuh ketanah dengan darah segar yang menyemprot keluar.


anggota perampok yang melihat ketua mereka tewas pun berusaha untuk kabur dengan sisa sisa kekuatan mereka.


"apa kalian hanya menonton saja dan membiarkan mereka pergi?" ucap Li Feng heran dengan para pengawal yang sedari tadi hanya diam dan menyaksikan pertarungan nya dengan ketua perampok.


para pengawal yang mendengar itupun tersadar dari lamunan mereka.


"cepat kejar dan habisi mereka!" perintah ketua pengawal pada anak buah nya.


para pengawal yang mendengar perintah itupun segera mengejar anggota perampok yang mencoba melarikan diri itu dan menghabisi mereka.


para pengawal dapat menghabisi anggota perampok dengan sangat mudah karena mereka sudah terluka dengan serangan tapak yang Li Feng lepaskan pada mereka sebelumnya.


beberapa saat kemudian, semua anggota perampok itu habis dibantai, setelah membantai, para pengawal itu mengambil cincin penyimpanan para perampok.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2