
[Di istana Kerajaan Majaren]
Raja memulai rapat darurat dengan para Panglimanya. Mereka adalah Jendral terpilih karena kekuatanya. Memiliki kekuasaan sendiri yang di bagi di seluruh pelosok Kerajaan.
Karena Dewi Perang datang ke istana lebih awal, mereka menganggap, ada hal besar yang sudah terjadi.
Selama Ribuan tahun, semenjak Kerajaan ini di bangun bersama Dewi dan para Raja terdahulu. Sang dewi selalu datang 50 tahun sekali.
Kejadian ini baru pertama kali terjadi. Ada beberapa point yang di bahas disana. Yang isinya adalah Leon, Mencari, dan Seluruh kerajaan Majaren.
"Sang Dewi menangis di depan mataku sendiri". Kata Raja James sambil memukul meja. Semua yang ada disanapun kaget dan berdiri.
Seorang dewi menangis dengan menyebut nama Leon. Dan ia sedang mencarinya. Raja dan semua orang yang ada disana benar-benar sangat kebinggungan, apa yang di maksud oleh Sang Dewi.
David yang ada disana pun masih belum angkat bicara, ia masih menunggu moment yang pas. Karena ia benar-benar belum mengerti apapun tentangnya.
Tiba-tiba Direktur Akademi Rewin datang ke istana dengan tergesa-gesa.
"Rewin, akhirnya kau datang, kita semua kebingungan dengan ucapan Sang Dewi." kata Raja James.
Rewin pun langsung mengeluarkan peta kerajaan Majaren, dan di letakkan di meja rapat. Semua orang terdiam dan bingung apa yang di lakukan oleh Rewin.
"Ini sangat bahaya, sesuatu yang besar sudah terjadi. Disini adalah wilayah ibu kota, dan di sebelah sini adalah wilayah Taman Surga." Kata Rewin dengan melanjutkan pembicaraannya.
"Baru-baru ini aku mendengar ada peperangan di pelabuhan Ame, dan itu hanya berlangsung 1 hari saja. Namun, tempat paling dekat dengan Pelabuhan Ame adalah Kota Ame. Dan yang paling dekat dengan kota Ame adalah Taman Surga. Seseorang pasti datang kesana, dan membuat keributan di Taman Surga. Aku mencurigai itu adalah prajurit dari Kerajaan Honzu. Yang mencoba mencari tempat persembunyian. Dan Taman Surga adalah tempat yang cocok untuk bersembunyi". Kata rewin dengan teorinya.
Di kerajaan Majaren, semua penduduk yang ada di seluruh pelosok kerajaan, mengerti atas larangan yang ada di tempat itu. Namun beda dengan Kerajaan lain.
Tidak banyak orang yang tahu tentang tempat terlarang itu, bahkan lokasi tepatnya ada dimana.
Rewin beramsusi, ada seseorang yang tidak tau Taman Surga itu adalah tempat terlarang, dan seseorang itu mencoba memasukinya.
Karena memang kalau dilihat dari luar, itu adalah Castle yang sudah tua, tanpa penghuni. Bangunannya pun sudah berumur ratusan tahun.
Jadi bagi orang yang ingin bersembunyi, tempat itulah yang paling cocok, karena tidak mungkin ada orang yang mencarinya disana.
Semua orang disana terkejut dengan teori Direktur Rewin. Dan asumsi ini dianggap paling masuk akal untuk saat ini.
Hingga David pun angkat bicara. "Raja, hamba izin bicara. Saya tau siapa itu Leon"
Sontak semua orang langsung terkaget-kaget dan berbisik-bisik. "Jelaskan lebih detail David" kata Raja kepada David.
Sekitar 3 minggu yang lalu ada seseorang yang berperang sendirian, namanya adalah Arjun Leon. Sebenarnya pasukan Nizo bisa di kalahkan dengan mudah.
Armada Jendral Seril dan 3 Komandannya, yang berperang melawan pasukan Nizo, bagaikan semut yang mudah di injak oleh Seril.
Saat peperangan, hanya beberapa jam saja, semua pasukan Nizo dikalahkan olehnya, bahkan Elis dan Silvi sampai di ambang kematian.
Namun, disana ada seseorang yang bisa mengalahkan pasukan Honzu seorang diri. Menurut informasi yang di terima. Ada 52 kapal perang, dan hanya ada 1 kapal perang yang tersisa milik Jendral Seril.
__ADS_1
Tiga Komandan Milik Seril, yaitu Rin, Seju, dan Karma, sekarat ditempat. Dan Jendral Seril Mengaku kalah di depannya.
2 minggu paskah kejadian itu, Leon beserta Pasukan Nizo berangkat ke kota Ame. Karena Leon tidak memiliki identitas prajurit, dia kabur dari sana.
5 hari setelahnya, Sang dewi datang ke istana dan menyuruh Raja untuk mencari orang bernama Leon di seluruh kerajaan.
Sudah di pastikan, permasalah ini adalah karena satu orang bernama Arjun Leon.
Asumsi ini lebih kuat dari pada asumsi Rewin. Karena ada bukti dan data, beserta alur kejadiannya.
Rewin pun menepuk pundak David "Kerja bagus muridku" kata Rewin.
Rewin pun menyarankan untuk semua pasukan, mencari Leon di kawasannya masing-masing. Dan tidak boleh kembali sebelum Leon ditemukan.
Sedangkan Rewin dan rombongan Raja, akan berkunjung ke Tama Surga, mereka akan meminta maaf secara langsung atas kejadian ini. Sang Raja pun setuju dengan saran itu.
"Semua Panglima Jendral, saya perintahkan untuk kembali ke wilayahnya masing-masing, dan temukan orang bernama Arjun Leon. Cari keseluruh penjuru Kerajaan, sampai ke hutan-hutan. Bahkan di dalam lautan." Perintah Raja James.
"SIAP LAKSANAKAN. SEMOGA SANG DEWI SELALU MELINDUNGI KERAJAAN BESERTA RAJANYA". Teriak para Panglima disana. Dan mereka langsung berangkat ke wilayahnya masing-masing.
Raja James dan Direktur Rewin, juga bersiap-siap pergi ke Taman Surga.
....
[Di tempat lain. Taman Surga]
"Kamu tau itu Leon, tulisan Taman Surga dan papan kayu yang menempel di atas gerbang. Itu adalah tulisan tanganmu. Aku masih ingat, kamu pernah bilang padaku, waktu kita masih kecil, kalau kau ingin membuat Taman Seperti Surga untukku". Kata Rachel
Leon pun kagum dengan Rachel, kata-kata yang sudah ia ucapkan selama lebih dari 2.000 tahun yang lalu masih di ingat olehnya.
Di dalam castle yang sudah tua, Leon sangat kagum dengan apa yang ada di dalamnya, arsitektur kuno yang indah, dengan temboknya yang di lapisi emas, dan perabotanya yang di lapisi permata.
Semua terlihat sangat bersih tidak ada debu satu butir pun.
Di bagian lantai bawah castle, ada ruangan kosong seperti aula yang sangat besar sekali. Dan di ujungnya ada kursi singgahsana sang Raja.
Lantai 2 terdapat kamar tidur Tamu, yang jumlahnya ada 125 kamar. Di lengkapi dengan ruangan santai yang terbuka.
Lantai 3 ada ruangan rapat yang sangat besar, dan ada ruangan pesta yang sangat luas, dengan ornamen yang begitu indah.
Lantai 4,5, dan 6, adalah ruangan pribadi keluarga yang tinggal di castle. Sekitar 40 Kamar mewah dan luas. Beserta kamar mandi seperti kolam didalamnya.
"Apa kau yang membangun castle ini Rachel?". Kata Leon terkagum-kagum.
"Hem hem (tersenyum). Tentu saja aku yang membangunnya sendiri. Dengan berbagai macam material yang aku kumpulkan di seluruh dunia, hanya untuk membangun castle ini. Kau harus memujiku Leon". Kata Rachel tersenyum sambil melirik kearah Leon.
Leon pun benggong mendengarnya. Sambil membayangkan Rachel menjadi kuli bangunan.
"Tentu saja aku tidak bisa mengangkat material-material ini sendirian, apa lagi untuk membangun castle sebesar ini. Aku meminta bantuan seseorang untuk membangunnya" Kata Rachel sambil tertawa.
__ADS_1
"Tidak bisa di bayangkan, kalau dia menjadi kuli bangunan". Kata leon dalam hati
Leon pun meminta kepada Rachel untuk mengantarnya ke kamar mandi, karena ia belum mandi selama 6 hari. Untung saja Leon bisa menghilangkan bau busuk dari tubuhnya dengan sihir.
Rachel pun mengantarkan Leon ke kamarnya. Dan di sela-sela Leon sedang mandi, Rachel menyiapkan makanan favoritnya.
Dan di dapur castle, terlihat Rachel sedang memasak dengan memakai pakaian yang sexy, dengan rambutnya yang di kuncir. Leon pun datang ke dapur, dan melihat tubuh Rachel yang sexy itu.
"Ah kamu sudah selesai Leon. Kau tampak semakin tampan dan gagah sekarang" Kata Rachel.
Mata Leon tidak bisa berkedip, sampai air liurnya keluar. Gairah seorang laki-laki melihat perempuan itu adalah wajar. Apa lagi, Rachel memiliki body gol dan kulitnya yang putih bersih.
"Tahan dulu air liurmu itu, masakan akan segera siap" kata Rachel. Padahal bukan itu yang sedang di pikirkan Leon.
"Waah, ini sepertinya enak sekali Rachel, ternyata kamu pintar sekali memasak." Kata Leon memuji Rachel.
"He hem" Saut Rachel sambil tersenyum.
Di sela-sela mereka makan, Leon pun bicara pada Rachel. "Rachel kamu semakin cantik sekarang. Dan dadamu juga semakin besar, apalagi pantatmu.".
"Eeeeh. Itt, iittuu. Benarkah.?" Kata Rachel sambil majahnya memerah sangat malu
...
Pembicaraan mereka mulai serius. Leon bertanya, apa yang terjadi setelah ia menghilang.
"Saat setelah kejadian pemberontakan itu, kamu di kenal oleh dunia sebagai satu-satunya Sang Maharaja." kata Racel.
"Dan aku menulis buku tentang kisah perjuangan yang sudah kita lalui, bahkan tentang pemberontakan itu, Namun buku itu di curi oleh seseorang, dan sampai sekarang aku tidak tau buku itu dimana." Lanjut Rachel berbicara.
"Sepertinya aku pernah dengar cerita itu" Saut Leon.
"Apa kamu seseorang yang di kenal dengan Dewi Perang, dan anggota Paradicone Rachel?". Tanya Leon.
"Benar, penduduk kerajaan Majaren memanggilku Dewi, dan Paradicone adalah kelompok yang aku dirikan bersama Aries dan Kibo" Jawab Rachel.
"Hah.? Apa aries dan kibo masih hidup?" tanya Leon.
" Kita bertiga berada di benua yang berbeda, aku bisa memanggilnya kapanpun jika kau mau." kata Rachel.
"Hoo aku sangat ingin bertemu mereka". Kata leon.
"Aku selesaikan dulu ceritaku. Berita tentang Paradicone yang tersebar luas di dunia, membuat kita semakin di jauhi oleh masyarakat. Memang aku sudah berumur ribuan tahun, semua ini karena kekuatanmu. Dan Setiap 50 tahun, aku akan tertidur, dan aku hanya bangun beberapa minggu saja. Itu aku lakukan hanya untuk mencari informasi tentangmu. Dan hari ini, aku terbangun dengan paksa karena mendengar teriakanmu di hutan, aku merasakan Energi kehadiranmu, tapi sangat samar-samar, dan kemudian menghilang.". Ujar Rachel.
Leon pun membalas cerita Rachel. "Ia itu benar, aku menyembunyikan kekuatanku. Dan pada saat malam itu, aku menyegel kekuatanku sendiri pada malam pemberontakan. Kekuatan ini benar-benar sangat berbahaya. Dan aku masih ingat, saat terakhir aku menyegel kekuatan ini, aku merasakan nafas manusia yang masih hidup, termasuk kamu Rachel. Dan entah kenapa, sebagian kekuatanku keluar dari tubuhku. Seperti kekuatan ini menolak untuk disegel." Kata Leon.
Rachel yang mendengarnya, terdiam sambil melihat Leon.
.
__ADS_1