Legenda Maharaja

Legenda Maharaja
Pembangunan (3)


__ADS_3

[Istana Kerajaan Majaren]


Semua petinggi kerajaan sudah bersiap menyambut Leon dan Rachel yang datang ke istana melalu pintu depan.


"HORMAT KAMI KEPADA TUAN LEON DAN DEWI." Kata Semua orang yang ada disana.


"haaah, seperti biasa, kalian bersujud padaku. Sudah berapa kali aku memberi tahumu JAMES." kata Leon yang kesal.


"Ha, kami tidak berani Tuan Leon." Kata James dengan ketakutan.


"huuh. Baiklah, mari kita selesaikan ini secepat mungkin." Kata Leon sambil berjalan keruangan rapat bersama Rachel.


....


Didalam ruangan rapat yang dihadiri oleh 12 bangsawan, 1 jendral kerajaan, 5 menteri kerajaan, dan Raja, lalu Leon bersama asistennya Rachel.


"Apa laporanmu James.?" Kata Leon kepada James.


"Ha, kami sudah bersiap menarik seluruh pasukan dari perbatasan Tuan, kami sedang menunggu pasukan dari Kerajaan Properose. Kami juga sudah merekrut pekerja untuk pembangunan pelabuhan. Lalu kami juga sudah mengumpulkan dana untuk pembangunan desa." Kata James kepada Leon.


"Ah, pasukan Aries butuh waktu beberapa hari untuk sampai disana. Tunggulah sebentar. Lalu para pekerja itu, libatkan semua masyarat yang membutuhkan pekerjaan, prioritaskan mereka yang mengangur. Aku tidak mau orang yang sudah bekerja mengambil pekerjaan ini." Kata Leon dengan tegas.


"Ha, laksanakan Tuan." Kata James dengan tegas.


"Lalu, siapa yang bertanggung jawab untuk pembangunan desa dan pelabuhan.?" Tanya Leon dengan serius.


"Ha, hamba ijin berbicara Tuan. Saya Kevin Wilscoot akan bertanggung jawab untuk pembangunan seluruh desa." Kata Kevin sambil berdiri menundukkan kepala.


"Ha, hamba ijin berbicara Tuan. Saya Lucas Edward akan bertanggung jawab untuk pembangunan pelabuhan." Kata Lucas sambil berdiri menundukkan kepala.


"Apa kalian bisa di percaya.?" Tanya Leon kepada mereka berdua.


"Ha. Hamba tidak berani melawan Tuan." kata Lucas dan Kevin secara kompak.


"Baiklah, berapa banyak anggaran kerajaan yang kalian keluarkan.?" Tanya Leon kepada James.


"Baik Tuan. Kami sudah mengeluarkan anggaran 5 miliyan Pon untuk pembangunan desa." Kata Raja James kepada Leon.


"Apa uang itu cukup.? Sepertinya aku harus mengeluarkan dana tambahan." Kata Leon dalam hati sambil berfikir.


"Berapa banyak desa yang akan kau bangun James.?"Tanya Leon yang memastikan.


"Tuan, ada 42 desa yang terdampak kemiskinan. Lalu, ada 3 kota besar yang sekarang mengalami kelaparan." Kata James kepada Leon.

__ADS_1


"Lalu, apakah uang 5 miliyar Pon itu cukup, untuk pembangunan desa.?" Tanya Leon kepada Kevin.


"Ha. Hamba ijin berbicara Tuan. Satu desa di kenakan biaya sekitar 200jt Pon, untuk pembangunan rumah, kantor pemerintah, Akademi, rumah sakit, industri, taman, tempat bermain, dan pusat penjualan Tuan." Kata Kevin yang menjelaskan.


"Baiklah, jika pembangunan Akademi di hilangkan, berapa biaya sebenarnya.?" Tanya Leon kepada Kevin.


"Ha, hamba ijin berbicara Tuan. Jika Akademi di hilangkan, biaya yang sebenarnya 150jt Pon Tuan." Kata Kevin dengan tegas.


Leon pun berfikir keras. "Mereka membangun Akademi dengan jumlah penampung sekitar 5rb siswa. Lalu, biaya 5 miliyar Pon, tidak akan cukup untuk itu. Aku harus memberikan tambahan biaya. Rachel mengumpulkan uang dari pajak mereka, itu harusnya digunakan semaksimal mungkin." Kata Leon dalam hati.


"Kevin, kau bisa menghilangkan pembangunan Akademi. Karna Rewin sudah aku perintahkan untuk membangun 25 Akademi Cabang Rousen. Mungkin kau bisa memetakan Akademi dengan Rewin." Kata Leon dengan serius.


"Tidak aku sangka, Tuan Leon sangat hebat dalam hal ini." Kata Kevin dalam hati.


"Lalu, apa dengan uang itu cukup untuk pembangunan.?" Tanya Leon kepada Kevin


"Ha, Hamba ijin berbicara Tuan. Seperti yang sudah di rencanakan, kami akan mengunakan anggaran sebesar 50jt untuk setiap pembangunan desa. Dan sisanya akan di belanjakan untuk keperluan warga." Kata Kevin menjelaskan rencana pembangunan.


"Ah, kau tidak perlu menguranginya Kevin, itu akan mempengaruhi kualitas sebuah desa. Lalu, berapa biaya yang di butuhkan sebenarnya untuk membangun sebuah desa menjadi perkotaan.?" Tanya Leon dengan serius.


"ituu. Ha, Hamba ijin berbicara Tuan. Jika sebuah desa di jadikan kota, akan memakan banyak biaya, sekitar 500jt Pon." Kata Kevin dengan jujur.


"Huh, biaya itu tidak semahal pembangunan Akademi." Kata Leon dalam hati.


"Baiklah Kevin, aku akan memberikan bantuan keuangan untuk kalian." Kata Leon dengan serius.


"Rachel, bisakah kau memberikannya." Kata Leon kepada Rachel.


"Tentu, aku akan memberikannya Leon. Ini adalah cincin dimensi yang aku buat. Di dalamnya ada uang yang bisa kau gunakan untuk membangun desa-desa itu." Kata Rachel dengan santai.


Lalu, cincin dimensi itu terbang ke arah Kevin. "Ha. Hamba akan mengunakannya sebaik mungkin." Kata Kevin dengan tegas sambil menundukkan kepalanya.


"Barapa yang kau berikan Rachel.?" Tanya Leon kepada Rachel.


"Ah, didalam cincin itu ada 500miliyar Pon." Kata Rachel dengan santai. Kevin yang sedang berdiri sampai pinsan mendengarnya.


Dan ada beberapa orang yang mematung karena tercengang.


"Ah, kalian tenanglah, aku akan menjelaskannya. Tapi, sepertinya aku harus membangunkan Kevin dulu." Kata Leon dengan serius.


....


"ma, ma, maafkan saya Tuan. Saya sangat terkejut. Aku tidak akan mengecewakan untuk pembangunan desa Tuan." Kata Kevin dengan ketakutan.

__ADS_1


"Gunakan uang itu sebaik-baiknya, dan laporkan setiap pengeluarannya padaku. Jika kalian korupsi, aku akan membunuh kalian semua." Ancaman dari Rachel yang sangat menakutkan.


"Ahaha, Rachel uang itu terlalu banyak. pisahkan uang itu. 300 miliyar untuk Kevin, dan 200 miliyar untuk Lucas." Kata Leon kepada Rachel.


"Heee, benarkah.?" Kata Rachel yang terkejut sambil melihat Leon. "Baiklah aku akan membaginya." Kata Rachel sambil membagi uang itu ke dalam dua cincin.


"Sekarang, uang 5 miliyar akan dikembalikan kekerajaan. Lalu, kau bisa bisa gunakan uang yang kami berikan Kevin, membangun 42 desa menjadi kota dan membantu 3 kota yang berdampak kelaparan. Mungkin kau hanya membutuhkan 100miliyar. Gunakan 100 miliyar untuk pembangunan jalan sampai kepelosok wilayah kerajaan, dengan lebar jalan 15meter. Lalu, gunakan 50miliyar untuk membayar upah para pekerja, berikan 1.000 Pon untuk pekerja seriap harinya. Kau akan mati jika kau korupsi Kevin. Dan 50 miliyar sisanya untuk biaya perawatan selama 20 tahun. Apa kau mengerti Kevin.?" Penjalasan Leon kepada Kevin.


Semua orang hanya tercengan sambil menelan ludah. Bahkan kevin sendiri sangat terkejut dan takut.


"Ha. Hamba akan melakukan tugas itu dengan sebenar-benarnya Tuan." Kata Kevin dengan jujur, tapi sebenarnya ia ketakutan.


"Tentu saja aku akan memberikan uang padamu Kevin. Itu adalah uang kerjamu. Berikan Rachel." Kata Leon


Rachel pun memberikan cincin dimensi khusus untuk Kavin.


"Aku sudah memberikan upah padamu Kevin. Aku tidak bisa memberitahumu berapa jumlah uang didalamnya, kau bisa melihatnya sendiri setelah rapat ini selesai. Aku harap, kau tidak mengunakan uang pembangunan itu." Kata Rachel kepada Kevin.


"Ha. Hamba sangat berterimakasih kepada Anda Dewi, dan juga Tuan Leon. Aku akan melakukan tugas ini sebaik mungkin." Kata Kevin dengan tegas dan jujur.


"Emm, baiklah. Masalah pembangungan desa selesai, aku sangat menantikan pembangunan itu Kevin." Kata Leon sambil tersenyum.


"Lalu, Lucas. Gunakan uang itu untuk membangun pelabuhan yang besar, beserta jalan untuk menyuplay barang dari jalur darat. Aku tidak tau pasti, anggaran yang sebenarnya. Tapi uang itu sangat banyak untuk pembangunan pelabuhan." Kata Leon kepada Lucas.


"Ha, Hamba ijin berbicara Tuan. Anggaran yang sebenarnya untuk pembangunan pelabuhan adalah 200jt Pon. Jika anggaran yang saya terima adalah 200 miliyan Pon, saya bisa membuat 1.000 pelabuhan di seluruh wilayah Majaren." Kata Lucas kepada Leon.


"Aa, Aaah, ternyata anggaran itu terlalu besar. tapi aku punya rencana untuk memaksimalkan anggaran itu." Kata Leon dengan terkejut.


"Baiklah Lucas, gunakan 50 miliyar itu untuk membangun 10 pelabuhan yang besar. Dan gunakan 50 miliyar untuk upah pekerja pembangunan. Lalu, gunakan 30 miliyar untuk membangun tempat wisata diseluruh pantai wilayah kerajaan. 50 miliyar gunakan untuk pembangunan insdustri kapal dan senjata. Dan 20 miliyar sisanya, bangun hotel di setiap pelabuhan beserta fasilitas di dalamnya. Apa itu cukup Lucas.?" Kata Leon dengan serius.


"Haa, ha, Hamba ijin berbicara Tuan. Anggaran itu sudah lebih dari cukup. Hamba akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya." Kata Lucas dengan terkejut.


"Lalu, ini upah untukmu Lucas. Lalu ini untuk kalian semua yang hadir, dan ini untuk penambahan biaya Anggaran kerajaan." Kata Rachel sambil membagikan cicin dimensi kepada semua orang.


"Gunakan uang itu untuk rakyat James. Kau tidak bisa mengunakan uang itu untuk dirimu sendiri." Kata Leon kepada James.


"Hah, baik Tuan. Hampa tidak berani melakukan itu." Kata Raja James dengan tegas.


"Baiklah, mulai sekarang, kerjakan pembangunan ini secepat mungkin." Kata Leon kepada semua orang.


"SIAP LAKSANAKAN PERINTAH ANDA TUAN." kata semua orang yang ada disana.


Leon dan Rachel pun menghilang dari ruangan rapat.

__ADS_1


.


.


__ADS_2