Legenda Maharaja

Legenda Maharaja
Energi Terpusat


__ADS_3

[Ruang Dimensi]


Terlihat, Rachel, Aries dan Kibo sangat terkejut dengan penjelasan Leon. Mereka semua berfikir dengan keras. Karena mereka benar-benar tidak memikirkan ilmu sihir sampai sejauh itu.


"Apa kalian menyadarinya.?." Tanya Leon kepada mereka bertiga.


"Itu masuk akal Leon. Lalu apa masudmu dengan wadah itu.?" Tanya Rachel yang sangat penasaran.


"Sebenarnya, Cristal yang tertanam pada jantung seseorang, adalah sebuah wadah untuk menampung energi sihir. Lalu, dari mana energi itu.? Seperti yang kalian tahu, jika kalian ingin minum air, kalian harus mengambil air itu sendiri. Tapi, untuk energi sihir ini, kalian hanya butuh istirahat saja, dan energi itu akan terisi kembali. Lalu, Apa jadinya jika kalian bisa mengisinya sendiri.? " Kata Leon dengan serius.


Mereka bertiga pun hanya terdiam dan menelan ludah.


"Aku menyadari sesuatu dari serangan Kibo. Ia hanya mengunakan 10% saja dari kekuatan sihir yang ada di dalam wadah." Kata Leon sambil menunjuk Kibo.


"Aku sudah mengeluarkan seluruh kekuatanku Leon." Kata Kibo dengan serius.


"Apa kau bisa mengeluarkannya lagi Kibo.? Awakening dari pedangmu itu.?" Tanya Leon dengan tatapan tajam.


"Ah, sebenarnya aku masih bisa mengeluarkan beberapa lagi." Kata Kibo dengan jujur.


"Nah, Lalu bagaimana kau bisa mengunakannya beberapa kali.? Sedangkan kalian pikir, energi itu tidak perlu untuk di isi lagi. Nyatanya Kibo masih bisa mengeluarkan beberapa Awakening sekaligus, tanpa harus beristirahat." Kata Leon yang sedang menjelaskan.


"Aah, itu benar Leon. Kenapa bisa seperti itu. Aku hanya merasa kalau aku masih punya kekuatan di tubuhku." Kata Kibo dengan sangat penasaran.


"Seperti yang kamu ceritakan Rachel. Kalian bertarung dengan anggota Lopus, Loyus. Aaah, itulah. Kalian bertarung selama 1 minggu berturut tanpa makan dan minum, tapi kalian masih bisa mengunakan sihir bukan.?" Kata Leon


Mereka pun benar-benar sangat terkejut. Mereka berfikir dengan sangat keras.


"Baru pertama kali aku mendengar teori yang begitu kuat. Kau sangat hebat Sayang." Kata Rachel dalam hati sambil tersenyum.


"Lalu Kibo, bagaimana jika kau mengeluarkan 50% saja dari wadah itu.? Yang artinya, kamu bisa mengeluarkan 5 naga sekaligus." Kata Leon dengan serius.


"Aah, apa itu bisa Leon.?" Tanya Kibo sangat penasaran.


"Tentu saja bisa, nanti aku akan membantumu. Aku selesaikan penjelasanku dulu." Kata Leon kepada Kibo


"Aah, baik Leon." Kata Kibo dengan hormat.

__ADS_1


"Lalu, setelah kalian bertarung selama 1 minggu dengan mereka, apa yang kalian rasakan. Tentu saja kalian akan lemas kehabisan energi bukan.?" Kata Leon yang menjelaskan.


"Kalian hanya menunggu dengan istirahat untuk mengisinya. Itu adalah penarikan. Cristal yang ada di tubuh kalian, menarik energi dari luar, dan masuk ke dalam tubuh dengan sendirinya. Itu keistimewaan dari Cristal ini. Tapi sebenarnya, kalian bisa mengisinya sendiri sampai penuh. yang jadi pembeda adalah waktunya. Kalau kalian hanya menunggu, itu membutuhkan waktu yang lama, tapi kalau kalian bisa mengisinya sendiri, kalian hanya butuh beberapa detik saja." Kata Leon dengan serius.


Rachel pun menelan ludahnya mendengar itu semua. "Jadi, apa kau bisa mengisi energi itu sendirian Leon.? Dan dari mana kau tau tentang ini semua.?" Tanya Rachel kepada Leon yang penasaran.


"Tentu saja aku bisa mengisinya sendiri sekarang. Aku akan mengajari kalian nanti. Tapi hanya boleh kalian saja yang tau, aku tidak mau di dunia ini tau tentang teori ini, apa jadinya jika semua orang tau. Peperangan dan penderitaan ada dimana-mana." Kata Leon yang serius.


"Aku bisa mengetahuinya, karena Cristal yang kau simpan Rachel. Dan dari pedang yang aku miliki. Cristal putih ini adalah energi yang ada pada tubuhku, namun energinya berasal dari alam semesta. Dan batu Cristal merah ini adalah pecahan dari Cristal putih, yang menyerap energi dari jiwa orang-orang yang sudah mati." Kata Leon dengan sangat serius.


"APAAA.?" Teriak mereka bertiga dengan terkejut.


Leon pun, melanjutkan penjelasanya. "Jadi, Cristal merah ini, berisi energi orang yang sudah mati. Tapi tetap saja, wadah ini masih bisa menyerap energi alam. Aku bisa merasakannya dari pedang hitamku yang berubah jadi putih. Saat itu, aku membunuh jutaan orang di Nasion. Dan energi itu terserap dengan sendirinya, yang membuat aku kualahan dan akhirnya menghilang." Kata Leon.


"Coba lihat ini." Kata Leon yang sedang bersiap-siap mengeluarkan energinya. Ia melayang sambil mengangkat satu tangannya. Dan tiba-tiba, keluar jutaan Tombak Emas raksasa di luar angkasa.


"Apa kau bisa melihatnya Rachel. Sekarang aku bisa mengeluarkannya tanpa perlu takut untuk hilang." dan sebuah batu meteor yang melayang sangat besar di sekitarnya, hancur karna serangan tombak itu.


Lalu, Leon mengeluarkan Tombak Emas lagi. Kali ini benar-benar sangat banyak. Mungkin ada puluhan juta. Dan ia menghantamkan ke sebuah planet besar yang tidak berpenghuni. Dan terlihat, hampir separuh dari planet itu hancur, setelah di hantam puluhan juta tombak emas.


Mereka bertiga yang melihatnya sangat tercengang dengan itu. Kekuatan tanpa batas yang ada pada diri Leon benar-benar tidak bisa di tandingi. Apa jadinya jika kekuatan ini jatuh ke tangan orang yang salah. Mungkin kehidupan yang ada di bumi akan musnah.


"Tentu saja aku tidak apa-apa. Justru aku yang sekarang lebih baik, dan rasa sakit yang selama ini aku rasakan, sudah hilang sepenuhnya." Kata Leon sambil tersenyum kepada Rachel.


"Aah, syukurlah kalau begitu Leoon." Kata Rachel dengan sangat bahagia.


Lalu Leon mendekat kepada Kibo. Ia mengarahkan tangannya tepat di depanya. Dan ada cahaya putih keluar dari tubuh Kibo.


"Aku sudah membuka energi Terpusat mu Kibo. Sekarang cobalah untuk mengeluarkan 5 Naga sekaligus." Kata Leon kepada Kibo sambil tersenyum.


"Haaaaa, Perasaan ini jauh berbeda Leon, apa yang sudah kau lakukan, aku bisa merasakan kekuatan penuhku." Kata Kibo sangat senang sambil berkaca-kaca terkagum.


"Hihihihi". Tertawa kecil Leon yang senang.


Kibo pun mengeluarkan Awakening dari pedang suci. Sosok Naga keluar dari pedang Kibo berjumlah 5 ekor, dan Naga itu jauh lebih kuat dari sebelumnya. Sepertinya Kibo mengeluarkan 80% kekuatannya.


"HAAAAA" teriak Aries sangat terkejut. "Dia, dia bisa melakukan itu sekarang." Kata Aries sangat terkekut dan tercengang melihat 5 Ekor naga yang sangat besar.

__ADS_1


"Apa kau bisa menahan tekanan itu Kibo.?" Tanya Leon.


"Yaa, aku bisa menahannya Leon, ini sangat efektif untuk menghemat energi." Kata Kibo yang berkaca-kaca sangat gembira.


"Lalu, Rachel, Aries, sekarang giliran kalian." Kata Leon yang melihat mereka berdua.


"Aku sudah siap Leon, tolong lakukan dengan perlahan-lahan." Kata Rachel kepada Leon dengan wajah penuh gairah.


"Apa yang kau pikirkan Rachel.?" Kata Leon yang terkejut.


"Aku sudah siap Leon." Kata Aries dengan Serius.


"Baiklah. Tolong tahan sebentar." Kata Leon sambil mengangkat kedua tangannya dengan mengarahkan ke Rachel dan Aries.


Cahaya putih keluar dari tubuh mereka.


"Waaaah, ini benar-benar sangat berbeda Leon. Aku juga merasakan kekuatan yang besar dalam tubuhku." Kata Rachel yang sangat gembira sambil meloncat memeluk Leon.


"Hehe, aku harap kau bisa mengunakannya untuk kebaikan Rachel." Kata Leon dengan tersenyum sambil mengelus kepala Rachel.


"Eem." Kata Rachel dengan wajah yang sangat senang.


"Ini, Ini, Ini. Kekuatanku sangat besar sekarang LEOOOON." kata Aris penuh semangat dengan mengeluarkan aura yang kuat. Namun semua orang disana hanya merasakan anginnya saja.


"Kau benar-benar hebat Leon, aku tidak percaya ini. Kau bagaikan seorang Dewa sekarang." Kata Aries yang mengagum-ngagumkan Leon.


"Hehe. Aku hanya manusia biasa. Yang kebetulan di berikan Anugrah dari Dewa untuk menjaga Dunia ini. Aku sendiri tidak bisa menciptakan makhluk hidup, apalagi menghidupkan mereka yang sudah mati." Kata Leon dengan serius.


Lalu, Kibo dan Aries berlutut sambil menundukkan kepalanya di depan Leon. Di susul Rachel yang ada di depan mereka berdua. Rachel Berlutut dan menundukkan kepalanya dengan tangan di dada.


"KAMI SIAP MELAYANI ANDA SANG MAHARAJA". Teriak mereka kepada Leon.


"ah, anuuu. AKU SUDAH BILANG, JANGAN LAKUKAN ITUU". Teriak Leon sangat kesal.


"HAHAHAHAHA". Tertawa mereka bertiga sangat gembira.


.

__ADS_1


.


__ADS_2