Legenda Maharaja

Legenda Maharaja
Perbandingan Kekuatan


__ADS_3

[Castle Taman Surga]


Terlihat Leon dan Paradicone sedang panik menghadapi peperangan yang datang dengan tiba-tiba.


"Mereka tidak memberikan deklarasi perang." Kata Leon yang sangat panik.


"Leooon. Bagaimana ini.?" Kata Rachel yang panik.


"Aa, aaa," Suara Kibo yang sangat terkejut.


"Aku harus bagaimana ini Leon, berikan perintahmu." Kata Aries yang panik.


"Aku, aku juga tidak tauuu. HAAAAAA." Kata Leon berteriak sambil memegang kepalanya.


"APAAAAAAAA." Teriakan Paradicone yang terkejut. Bahkan Rachel sampai lemas. Kibo pun sampai bertekuk lutut, dan Aries tercengang ketakutan.


"Meskipun kalian sangat kuat, kalian tidak bisa berpindah-pindah. Aku tidak bisa berfikir, data kita belum lengkap. Laporan kondisi lapangan juga belum terima. Yang aku tau sekarang, hanya laporan pembangunan." Kata Leon sangat panik.


"bagaimana, bagaimana, bagaimana." Kata Aries yang benar-benar sangat panik sambil memegang kepalanya.


"ini, ini, ini terlalu tiba-tiba." Kata Kibo yang tercengang.


"Haa, aaa, aku harus bagaimana leon.?" Tanya Rachel yang terkejut.


"Perasaanku sudah tidak enak dari kemarin, aku tidak tau akan terjadi seperti ini. Apa ini semua gara-gara aku.? Haah, aku sudah mengacaukan semuanya. Apa aku akan melakukannya lagi. Pembunuhan itu, peperangan ini tidak bisa di hindari. Jika aku tidak melakukan apa-apa, semua kerajaan akan menderita. Dampak perang ini benar-benar besar." Kata Leon dalam hati sambil berfikir, ia mencoba menenangkan dirinya.


"Bagaimana, bagaimana, bagaimana." Kata Aries yang masih terkejut dengan tatapan tajam.


"Sepertinya aku harus melakukannya sekarang." Kata Leon kepada Paradicone dengan serius.


"Apa yang akan kau lakukan.?" Kata Aries yang masih terkejut dengan tatapan yang tajam.


"Ah, aku sudah menemukan cara." Kata Leon dengan serius.


"Haa." Suara Aries yang terkejut dalam hati, ia sudah mulai tenang.


"Aku sudah meremehkannya, aku sudah lupa, siapa dia yang sebenarnya." Kata Aries dalam hati sambil menatap Leon.


"Dia, dia akan memimpim sekarang kan, benarkan.?" Kata Kibo dalam hati sambil tercengang melihat Leon.


"Leon, aku akan mendukungmu." Kata Rachel dalam hati dengan serius sambil melihat Leon.


"Aku akan melakukannya." Kata Leon dengan tatapan tajam, bahkan ia mengeluarkan aura kegelapan di matanya.


"HA. KAMI MENUNGGU PERINTAHMU. MAHARAJA." Teriak semua Paradicone kepada Leon sambil berlutut.


"Ah, benar. Aku harus melakukannya." Kata Leon dengan tatapan tajam dengan aura kegelapan di matanya.


.....


[Benteng Perbatasan Selatan]


Terlihat, pasukan dari kerajaan Porsa beserta pasukan Louktus menyerang dengan tiba-tiba. Serangan mereka diluncurkan bertubi-tubi.


"Jendral, Lapor. Serangan musuh datang bertubi-tubi." Kata Komandan Han kepada Xerone.


"Berapa jumlah mereka Komandan.?" Tanya Xerone dengan serius.

__ADS_1


"Sekitar 100rb prajurit yang menyerang, dan 100rb prajurit menunggu perintah di barisan belakang." Kata Han dengan tegas.


"APAAA.?" Kata Xerone dengan terkejut.


"Siapkan pasukanmu untuk menahan mereka." Kata Xerone yang panik.


"Ha, Laksanakan Jendral." Kata Han sambil keluar dari tenda komando.


....


"Ini sangat mendadak. Masalah makanan belum selesai, datang masalah baru. Kenapa mereka datang dengan prajurit sebanyak itu. Bahkan pasukanku hanya 50rb orang saja. Apa yang harus aku lakukan. Siapa pemimpin mereka.?" Kata Xerone dalam hati dengan sangat panik. Bahkan ia mulai ketakutan.


"Lapor Jendral. Pasukan perbatasan barat di pukul mundur. Mereka akan bergabung kesini." Kata Komandan Cena yang tiba-tiba datang ke tenda komando.


"HAAAA.?" Suara terlejut Xerone.


"Apa yang sudah terjadi, bahkan benteng perbatasan barat sudah di jebol. Bagaimana ini, masalah baru datang lagi." Kata Xerone dalam hati dengan sangat panik.


"Baiklah, Cena. Bantu komandan Han mempertahankan garis depan. Aku akan memikirkan sisanya." Kata Xerone yang panik.


"Ha, Laksanakan Jendral." Kata Cena sambil keluar tenda.


....


"Apa aku harus turun tangan sekarang. Aku masih belum tau siapa pemimpim mereka. Tidak mungkin itu kekuatan Kerajaan Porsa. Pasti Louktus ada di belakangnya." Kata Xerone sambil tercengang.


....


[Perbatasan Barat]


"Komandan, apa tidak apa-apa kita mundur dari sini.?" Kata salah satu prajurit kepada Juroo sambil menungangi kuda.


"Kita sudah kehilangan banyak nyawa. Pasokan makanan juga sudah habis. Kita harus bergabung bersama Jendral. Aku sudah mengirimkan surat padanya. Kita sudah tidak bisa apa-apa disini." Kata Juroo dengan tatapan tajam sambil menungangi kuda.


"Apa yang sudah terjadi, kenapa pasukan dari Louktus menyerang disini. Ini benar-benar mengejutkanku." Kata Juroo dalam hati.


.....


[Castle Taman Surga]


Terlihat Leon sedang memberikan arahan dan perintah kepada Paradicone.


"Kibo, Aries, berikan aku laporan dari kerajaan kalian, semuanya, Ekonomi, politik, militer." Kata Leon dengan serius.


"Sebentar Leon." Kata Aries. "Aku akan mengambilnya." Kata Kibo. Lalu, Dokumen-dokumen penting dari kerajaan mereka kaluar dari udara.


"Rachel, Kirimkan surat kepada Kevin. Suruh para Jendral yang ada di kerajaan datang ke Istana." Kata Leon dengan Serius.


"Aku sudah mengirimkannya barusan." Kata Rachel dengan serius.


"HAAAA. Itu terlalu cepat." Kata Leon dalam hati yang kaget.


...


"Baiklah, aku akan membaca dokumen dari kerajaan kalian. Tunggulah sebentar. Dan tenanglah." Kata Leon kepada Kibo dan Aries.


"Cepatlah Leon." Kata Aries dengan panik, sambil menghentakkan kakinya terus menerus.

__ADS_1


"Hmm." Suara Leon yang membaca dokumen penting.


Kerajaan Pantiko. Memiliki pasukan militer 2jt prajurit, dengan 12 Jendral, dan 36 Komandan. Memiliki persedian makanan 2 tahun masa perang untuk semua prajurit. Hubungan diplomasi Kerajaan bawahan ada 46 kerajaan di seluruh benua Wisdom, dengan total 6jt prajurit siap tempur.


Kerajaan Properose. Memiliki pasukan militer 3jt prajurit, dengan 16 Jendral, dan 48 Komandan. Memiliki persediaan makanan 1 tahun masa perang untuk semua prajurit. Hubungan diplomasi kerajaan bawahan ada 24 kerajaan di seluruh benua Lories, dengan total 2jt prajurit siap tempur.


Kerajaan Majaren. Memiliki pasukan militer 300rb prajurit, dengan 8 Jendral, dan 16 komandan. Memiliki persediaan makanan 0. Hubungan diplomasi 7 kerajaan, namun 6 kerajaan di bawah pemerintahan Louktus, hanya Kerajaan Honzu dengan jumlah prajurit 800rb.


"Hmm, ini tidak akan cukup untuk perang jangka panjang. Belum lagi, mereka mengunakan kekuatan sihir." Kata Leon dalam hati sambil berfikir.


"Bagaimana Leon, aku sudah tidak kuat.?" Kata Aries yang sangat panik.


"Benar Leon, bagaimana.?" Kata Rachel yang gugup.


"Baiklah, kita akan kalah jika melawan Louktus." Kata Leon dengan serius.


"HAAAAAAA." Kata Semua Paradicone sangat terkejut.


"Lalu bagaimana Leon. Apa tidak ada cara lagi.?" Kata Rachel yang panik.


"Tentu ada, jika kalian ikut berperang." Kata Leon dengan tegas.


"Tentu saja aku akan turun ke medan perang." Kata Kibo penuh semangat.


"Namun, kekuatan kalian masih belum cukup menghadapi Nine Core." Kata Leon dengan serius.


"Lalu bagaimana Leon. Kau membuatku sangat kesal." Kata Aries yang mengebu-ngebu dengan panik.


"Tenang lah Aries. Aku sedang memikirkan sesuatu." Kata Leon.


"Baiklah, kita bandingkan sekarang. Kekuatan tempur kita. Paradicone memiliki total 72 kerajaan. Jumlah militer dengan total sekitar 14.1 jt. Persediaan makanan sekitar 1 tahun masa perang. Kapal perang sekitar 20.000. Dan Senjata berat yang lain ada sekitar 55.000." Kata Leon dengan serius.


"Lalu, bagaimana dengan Louktus. Apa kalian tau, seberapa kuat mereka.?" Tanya Leon kepada Paradicone.


"Ituu. Sangat jauh jika di bandingkan Leon. mungkin 1:10. Dengan kekuatan 29 kerajaan, dan 172 kerajaan bawahan. Lalu, anggaran militer dan pasokan makanan. Itu sangat jauh berbeda dengan kekuatan tempur kita." Kata Rachel dengan gugup.


"Lalu, apa kalian masih ingin berperang.?" Tanya Leon lagi.


"Keputusanku ada di kamu Leon." Kata Rachel dengan tegas.


"Aku juga sama. Apapun keputusanmu akan aku lakukan." Kata Kibo.


"Tentu saja, aku akan melakukan apapun perintahmu Leon." Kata Aries dengan serius.


"Baiklah, aku jelaskan sekali lagi. Ini adalah perang jangka panjang. Mereka tidak akan berperang melawan kita dengan cepat. Perkiraanku, ini membutuhkan waktu 5 tahun lebih, dan paling cepat 1 bulan saja." Kata Leon dengan asumsinya.


"Haaa, apa maksudmu dengan 1 bulan Leon.?" Kata Aries dengan tegas.


"Kita sendiri yang bertempur langsung menghadapi Nine Core." Kata Leon dengan serius.


"Itu sangat sulit Leon. Kita tidak boleh terburu-buru. Apa kau sudah memikirkan bencana apa yang akan terjadi nantinya." Kata Aries dengan panik.


"Ah, tentu saja itu akan sangat sulit. Kekuatan kalian masih belum cukup. Jadi kita akan berperang secara perlahan-lahan, dan kuasai wilayah Louktus dengan perlahan juga." Kata Leon dengan serius.


.


.

__ADS_1


__ADS_2