Legenda Maharaja

Legenda Maharaja
Salah Paham


__ADS_3

[Castle Taman Surga]


Serangan Rachel di tangkis oleh Leon, membuat Rachel terpental kebelakang.


Rachel pun terkejut, "Leon.?" dan ia pun berhenti dengan seketika. Aura putih yang menyelimuti mata sang Dewi mulai menghilang.


Cuaca di luar pun mulai stabil, gempa bumi di daratan Majaren seketika berhenti. Suasana di Taman Surga pelahan-lahan jadi tenang.


Dan Rachel mulai berubah bentuk ke asalnya, Pedang Sucinya pun menghilang. Dan ia pun terdiam di depan Leon.


Raja yang melihatnya langsung pinsan disana, seluruh tubuh ares pun gemeteran. Dan Rewin tercengang melihat Leon yang berdiri di depannya sedang berhadapan dengan sang Dewi.


"Siapa Tuan.?" Tanya Rewin kepada Leon.


"Aku Arjun Leon, yang kalian cari-cari karena kesalah pahaman". Kata Leon. Dan Rewin pun terkaget.


"Jangan pernah menyebutkan namaku di depannya". Kata Leon kepada Rewin sambil melihat ke arah Rachel.


Rewin hanya terdiam tak bicara apapun. Dan ia melihat sekelilingnya, sang Raja pinsan di sana, dan Ares ketakutan.


Leon pun menghampiri Rachel yang berdiri didepannya. Terlihat wajah sedih Rachel dan ia mulai meneteskan air mata.


Leon langsung memeluknya "Tenang lah Rachel, aku tidak akan pergi kemana-kemana". Kata Leon sedang mencoba menenangkan Rachel. Dan Rachel pun mulai menangis.


"Hei pak tua, bawalah mereka ke luar castle. Dan tunggulah disana, aku akan menemuimu nanti". Kata Leon kepada Rewin. "Baik Tuan". Kata Rewin.


Rewin dan Ares pun langsung bergerak ketakutan. Rewin Mengangkat Raja dan Lucas, lalu Ares mengangkat Elis.


Saat mereka semua sudah di luar castle, pintu castle pun tertutup sendiri, dan Rewin menoleh ke belakang, melihat Leon sedang memeluk sang Dewi yang menangis.


"Sebenarnya, siapa pria itu.?" Tanya rewin dalam hati.


Didalam castle, tangisan Rachel semakin kencang. Dan Leon menegelus-elus kepalanya.


"Kenapa Leon, Kenapa semua orang mencoba untuk membunuhmu, Aku benar-benar sangat marah." Kata Rachel yang sedang menangis.


"Tenangkan dirimu Rachel,". Kata Leon yang sedang memeluk Rachel sambil menenangkan Rachel.


Leon pun mengendong Rachel kekamarnya, dan Rachel masih sesengukan di gendongan Leon.


Saat setelah Rachel di baringkan di tempat tidurnya, Leon pun berinjak keluar dari kamar. Namun, tangan Rachel memegangi tangan Leon.

__ADS_1


"Kau mau kemana Leon, bisakah kau menemaniku sebentar" Kata Rachel kepada Leon.


"Tenangkan dulu dirimu. Aku hanya menemui mereka sebentar" Jawab Leon.


Diluar Castle. Terlihat Ares yang memandangi tangannya yang masih gemetar. Dan Rewin mencoba menyembuhkan mental mereka yang pinsan.


"Sang Dewi marah kepada kita Tuan Rewin." Kata Ares kepada Rewin sambil melihat tangannya.


"Ini akan menjadi masalah besar David Winston". Kata Rewin dalam hati dengan tatapan yang sangat tajam.


Tiba-tiba Elis dan Lucas tersadar. Elis melihat sekelilingnya. Ia melihat sedang berada di luar Castle, dan Ayahnya terbaring di depannya yang sedang di sembuhkan oleh Rewin.


"Apa kita di usir oleh Sang Dewi Tuan Rewin. Kenapa kita berada di luar Castle.?" Tanya Elis kepada Rewin.


"Tunggulah disini Tuan Putri, sampai laki-laki itu menemui kita disini" Kata Rewin kepada Elis. "Laki-laki." Kata Elis dalam Hati.


"Apa tidak sebaiknya kita kembali saja Tuan Rewin". Kata Lucas yang ketakutan.


"Diamlah di situ, dan jangan pergi kemana-mana" Kata Rewin kepada Lucas.


Tiba-tiba pintu castle terbuka. Dan terlihat, Leon sedang berjalan keluar. Semua orang yang ada di luar pun menoleh ke arah pintu dan mereka langsung bersujud kepada Leon.


"Tuan kau sudah datang" kata Rewin kepada Leon.


"Suara ini, sepertinya aku kenal" Ucap Elis dalam hatinya. Dan ia mulai mengangkat kepalanya, terlihat Leon ada di depannya.


"le Le LeE. LEOOON". Kata Elis berteriak. "Jaga sikapmu Elis" Kata Rewin dengan tegas.


"Aha ha ha ha" Kata Leon sambil Tertawa. "Kalian tidak perlu seformal ini didepanku". Leon pun duduk di depan mereka. Sikap hormat Leon kepada Raja dan orang di sekitarnya. Membuat Rewin sangat Kagum kepadanya.


"Tuan siapa sebenarnya Anda ini.?". Kata Rewin kepada Leon. "Dia orang yang aku ceritakan di pelabuhan Ame Tuan Rewin" Kata Elis kepada Rewin.


"ELIS, diam kamu. Dan jaga sikapmu". Kata Rewin Dengan sangat tegas. Elis pun terdiam seketika.


"He he, sudahlah pak tua, aku tidak akan melakukan apapun kepada kalian. Aku hanya tidak nyaman dengan sikap kalian yang seformal ini. Namaku adalah Arjun Leon, yang sedang kalian cari-cari karena perintah Rachel." Kata Leon kepada mereka.


"Rachel.? Apa itu nama dari Sang Dewi perang.?" Kata Rewin dalam hati.


Dan Raja pun mulai membuka matanya. Ia langsung berdiri melihat-lihat tubuhnya.


"Aku masih hidup, Apa aku masih hidup Rewin.?" Kata raja dengan melihat tangannya. Ia pun mengangkat kepalanya dan melihat Rewin yang sedang bersujud pada seorang laki-laki di depannya. Sang Raja pun mulai bersujud padanya.

__ADS_1


"Siapa Anda Tuan.? aku tidak tau karena aku pinsan di dalam sana". Kata Sang Raja kepada Leon.


"Sepertinya aku harus memperkenalkan diri lagi. Namaku adalah Arjun Leon, yang sedang kalian cari-cari karena perintah Rachel. Ah Maksudku Sang Dewi." Kata Leon sambil mengaruk-garuk kepalanya dengan jari.


"Aku minta maaf kepada kalian semua, sebenarnya aku sudah tau maksud kalian kemari. Mungkin ini adalah kesalah pahaman. Anggota Paradicone yang tinggal di Castle ini adalah Rachel Lawren. Kalian mungkin tidak pernah mendengar namanya selama ribuan tahun. Tapi aku adalah teman masa kecilnya." Kata leon dengan tersenyum. Semua orang yang mendengarnya terkaget-kaget.


"Ya bisa di bilang itu sudah ribuan tahun yang lalu. Dan aku menghilang selama itu, entah kenapa aku tersadar di pelabuhan Ame. Dan Elisabeth yang menyelamatkanku disana." Kata Leon.


Elis pun terkekejut. Sang Raja dan Rewin menoleh ke arah Elis. Elis pun tersenyum dengan genit kepada Ayahnya.


Suasan disana menjadi santai, tanpa tekanan dan ketakutan. Akhirnya mereka semua bisa bernafas dengan lega. Mereka pun menganggap Elisabeth seperti bantuan jutaan prajurit.


"Kalian tenang saja, aku dan Leon seperti teman dekat, kalian tidak perlu takut. Bahkan aku pernah memukulnya" Kata Elis yang sangat percaya diri sambil tersenyum.


"Apaaaa. Eliiiisss." Sontak mereka yang ada di sana sangat terkejut. "Maafkan Putri saya Tuan Leon, Dia tidak tau siapa Anda sebenarnya" Kata raja mulai ketakutan lagi


"Hahahaha, itu benar, iya berkali-kali memukulku waktu di pelabuhan". Kata Leon. Dengan sangat terkejut, sang Raja pun mendekat kepada Leon dan bersujud minta Maaf.


Tiba-tiba Awan menjadi mendung, dan sambaran petir yang besar keluar dari langit. Semua yang ada di sana mulai ketakutan.


"Ah, ada orang lain yang marah". Kata Leon. Sang Dewi pun keluar dari castle. Ia berjalan menuju Elis dengan tangan yang terkepal. Matanya di selimuti aura putih.


Saat Rachel berjalan melewati Leon. Tangan Rachel di pegang oleh Leon. "Rachel, tetaplah disini, jangan melangkah lagi". Kata Leon dengan Tegas. Dan Rachel pun berhenti, aura putih mulai menghilang beserta Awan-awan di langit.


Rachel seperti kucing bagi Leon. Semua orang disana semakin terkaget-kaget. Seorang Dewi Perang, Anggota Paradicone yang sangat kuat.


Seseorang yang mempunyai pengaruh besar bagi Kerajaan Majaren. Dan ia Sang Dewi pelindung kerajaan selama Ribuan tahun. Terdiam tak berkata apapun di depan Leon.


"Duduklah di sampingku Rachel, Dan jangan bicara apapun, ini adalah masalahku, aku akan menyelesaikannya". Kata Leon dengan tegas. Rachel pun duduk di sampingnya dengan raut wajahnya yang kesal, sambil memejamkan mata.


Semua orang disana semakin terkagum-kagum dengan Leon. Termasuk Rewin, ia bahkan tidak bisa mengeluarkan suara. Ia mematung melihat Leon.


"Aku harus memujanya. Tuan Leon kau sangat hebat". Kata Rewin Dalam hati.


"Kalian, bisakah kalian tidak memandangi wajah Rachel seperti itu, Aku sangat kesal" Kata Leon kepada Lucas dan Ares. Mereka pun langsung menundukkan kepala dan meminta maaf.


"Baiklah semuanya. Kita selesaikan sekarang disini". Kata Leon.


Leon pun menjelaskan semuanya apa yang telah terjadi, termasuk kejadian saat peperangan di pelabuhan Ame.


.

__ADS_1


.


__ADS_2