
[Di dalam hutan wilayah Taman Surga]
"Cepat padamkan apinya" Teriak salah satu prajurit memerintahkan bawahannya yang sedang panik. Dan beberapa prajurit, ada yang membawa air dan menyiram air.
Rombongan pun berhenti seketika. "Sepertinya kita sudah memasuki wilayah Taman Surga, kita harus mundur dan membuat Camp untuk para prajurit". Ucap Rewin kepada Raja James yang sedang duduk di depannya, sambil melihat keluar jendela.
Rombongan Raja pun mundur beberapa puluh meter. Dan pasukan penjaga Raja mulai mendirikan tenda.
Di luar kereta, Raja sedang memandangi langit dan memerintahkan Ares, untuk menyiapkan keperluan yang akan di bawa ke Taman Surga.
Dan Rewin sedang berusaha menghubungi Castle untuk meminta izin kepada sang Dewi. Karena ia dan rombongannya akan mengunjungi Taman Surga.
....
[Di tempat Castle Taman Surga]
"Terlalu banyak orang yang kesini, apa maksudnya semua ini.? DASAR BOCAH". Kata Rachel dalam Hati.
Leon yang masih belum selesai makan, ia memandangi wajah Rachel yang sangat serius.
"Kenapa kamu begitu serius Rachel, apa ada masalah.?" Tanya Leon yang melihat ke arah Rachel.
"Habiskan dulu makananmu Leon, setelah ini aku ada pekerjaan yang harus di selesaikan, dan jangan keluar dari Castle." Kata Rachel yang mendekatkan wajahnya ke Leon.
"Siap Dewi". Kata Leon yang sedang terancam sambil hormat.
Rachel pun mengeluarkan aura putih di tubuhnya, dan perlahan-lahan, tampilan Rachel pun berubah. Ia mengenakan gaun yang indah, dan rambutnya yang sudah rapi, lengkap dengan asesorisnya juga.
Ini lah sosok Wanita Tercantik di dunia. Sang Dewi perang.
"Kau terlihat tidak cocok dengan pakaian itu Rachel". Kata Leon yang sedang mencuci piring.
"Apa kamu tidak suka dengan pakaian ini Leon.?"Kata Rachel yang ragu.
"Eeeh, kamu memang terlihat sangat cantik dengan gaun itu, Aku suka". Jawab Leon dengan senyum palsu.
"Padahal dia dijuluki Dewi Perang, kenapa dia berdandan seperti itu, sangat tidak cocok". Kata Leon dalam hati sambil menyemberutkan wajahnya.
Leon yang hidup ribuan tahun yang lalu, tidak mengerti fashion jaman sekarang. Selera dia benar-benar sudah ketinggalan jaman.
Dan Rachel menerima surat telepati dari Rewin yang meminta izin untuk memasuki Taman Surga, dan menemui dirinya.
Rachel pun mengijinkannya, namun hanya boleh ada 5 orang saja.
"Leon, Ada beberapa orang dari Kerajaan Majaren datang berkunjung kesini, bahkan Raja mereka pun ikut. Bagaimana menurutmu?" Tanya Rachel kepada Leon.
"Perbolehkan saja mereka semua masuk. Castle ini pasti cukup untuk menampung ribuan orang" Kata Leon pada Rachel.
"Huh, reputasiku akan hilang jika aku mengizinkan mereka semua masuk." Kata Rachel dengan kesal.
"Kalau begitu, suruh beberapa orang saja untuk kesini" Kata Leon yang sebenarnya bingung.
__ADS_1
"Ah, itu sudah aku lakukan" Kata Rachel.
....
[Di dalam hutan wilayah Taman Surga]
"Raja, aku sudah menerima jawaban dari sang Dewi. Kita di izinkan masuk kesana, tapi hanya 5 orang saja yang di perbolehkan". Kata Rewin kepada Raja.
Raja James, Rewin, Ares, Lucas, dan Elisabeth lah yang akan pergi menemui sang Dewi. Dan mereka pun langsung berangkat dengan jalan kaki.
Sesampainya mereka di depan gerbang, mereka hanya terdiam disana menunggu sang Dewi. tiba-tiba gerbang di depan mereka terbuka.
Rewin melihat kearah Raja dan mengangukkan kepalanya. Mereka pun masuk ke Taman Surga. Terlihat bunga-bunga bermekaran yang sangat indah, bau yang harum membuat Elis menyukainya.
"Ah, baunya harum sekali, aku juga ingin punya Taman Bungah sendiri di istana" Kata Elis sambil tersenyum lebar.
"Elis, jaga sikapmu, ini pertama kalinya kita semua masuk ke Castle sang Dewi." Kata Raja James dengan tegas.
Mereka pun sampai di depan pintu masuk utama Castle Taman Surga. Pintunya pun terbuka sendiri, dan merekapun masuk kedalam.
Seperti Leon yang sangat terkejut melihat Aula Raja yang begitu Luas dan terlihat sangat Besar. Tiang-tiang yang besar menjulang tinggi ke Atas. Dan ornamen-ornamen yang menghiasi ruangan itu terlihat sangat indah.
"Benar-benar mengagumkan" Kata Raja James di dalam hati. "Waaah" Kata semua orang yang terkagum-kagum sambil menoleh ke kanan dan kekiri.
Cahaya putih pun muncul di depan mereka. Tanda sang Dewi datang. Rewin pun langsung bersujud dan menundukkan kepalanya.
"Cepat, Bersujudlah, dan tundukkan kepala kalian". Kata Raja James kepada Elis, Lucas, dan Ares.
"Angkat kepala kalian, dan jelaskan apa yang terjadi.?" Kata Sang Dewi.
Detak jantung pun berdenyut dengan sangat cepat, Elis, Ares, dan Lucas. Mereka belum pernah melihat wajah sang dewi, dan mereka sangat penasaran.
Perlahan-lahan Mereka semua pun mengangkat kepalanya. Dan terlihat sosok Dewi yang benar-benar sangat Cantik. Ini di luar imajinasi mereka.
Lucas yang ada di sanapun langsung pinsan setelah melihat kecantikan sang Dewi. Ares mengeluarkan darah dari hidungnya. Dan Elis sangat terkagum-kagum dengan sang Dewi sampai air matanya berkaca-kaca.
Sungguh begitu kuat pengaruh sang Dewi, kecantikannya membuat semua orang yang melihatnya langsung jatuh cinta.
Rewin dan Raja James sampai kebingunggan melihat sikap mereka semua. Apalagi Lucas yang tiba-tiba pinsan, dan Ares mengeluarkan darahnya.
Dalam hati, sebenarnya Rachel pun kaget melihat ekspresi mereka. Padahal di Castle ini ada seorang pria yang biasa-biasa saja saat melihatnya.
"Maafkan kami Dewi, aku akan menghukum mereka nanti" Kata Raja James yang sangat ketakutan.
"Tidak apa-apa, biarkan mereka disana. dan jelaskan padaku, maksud kalian kesini". Kata Rachel dengan tegas.
"Kami kesini ingin meminta Maaf kepada Dewi secara langsung, karena kelalaian kami semua, ada seseorang dari kerajaan lain yang bersembunyi di castle Dewi." Kata Raja James.
"Apa mereka tau kalau Leon bersembunyi disini.?" kata Rachel dalam hati.
"Orang itu adalah penyusup dari kerajaan lain, yang tidak tau tempat terlarang ini. Saya sudah memperintahkan semua pasukan kerajaan untuk mencari seseorang itu di seluruh pelosok kerajaan." Kata Raja James dengan tegas.
__ADS_1
Rachel hanya diam dan melihat mereka dengan tatapan penuh ancaman. Tiba-tiba suara petir keluar dari langit dengan sangat keras.
Membuat Leon yang sedang minum air tersedak dan batuk-batuk. Para prajurit yang ada diluar pun kaget.
Lucas pun sampai terbangun dari pinsanya dan langsung bersujud kepada sang Dewi tanpa bicara sepatah kata pun.
"Maaf Dewi, orang yang sudah membuat kericuhan di castle ini adalah Arjun Leon. Kami akan segera menemukannya, dan mengeksekusinya di depan umum, dan mayatnya akan kami gantung di alaun-alun pusat kota untuk pelajaran bagi semua orang" Kata Raja James dengan sangat serius.
Elis yang mendengarnya sangat terkejut dengan ucapan itu, ia tidak mengira kalau mereka mencari Leon untuk di eksekusi. Namun ia hanya pasrah, dan tidak bisa bedebat dengan ayahnya disana.
Tiba-tiba, tanah mulai bergerak, dan castle mulai bergetar dengan kencang. Perlahan-lahan Gempa bumi sedang terjadi di daratan Majaren.
Bahkan gempa itu sampai di Kota Ame "Apa yang sedang terjadi.?" kata wali kota saat duduk di meja kerjanya, gelas dan lampu gantungnya bergetar.
5 orang yang ada disana sangat terkejut dan ketakutan.
Awan-awan mulai menyelimuti langit. Di ikuti hujan yang sangat deras, dan petir-petir mulai menyambar kesegala arah.
Angi-angin bertiup dengan sangat kencang, sampai tenda-tenda milik pasukan kerajaan rubuh satu persatu. Bahkan ada yang terbang mengikuti angin.
Keadaan di luar benar-benar sangat kacau. Dan di dalam castle. Rachel mulai mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya.
Mata Rachel mengeluarkan aura putih, membuat warna matanya menjadi putih terang. ia pun mulai melayang, dan punggungnya mengeluarkan sayap malaikat yang sangat besar.
Dan di belakang sayapnya, keluar pedang emas satu-persatu membentuk lingkaran yang besar berjumlah 25 pedang.
Dan di depan Rachel keluar Pedang Suci berwarna putih dengan hiasan berwarna emas. Keluar dari udara perlahan-lahan.
Aura yang menekan jiwa keluar dari tubuh Rachel, ia menekan jiwa-jiwa yang ada di sekitar wilayah Taman surga, bahkan prajurit-prajurit berjumlah 24.000 terkena efeknya.
Kelima orang yang ada di dalam castle, benar-benar sangat ketakutan, mereka terkejut melihat sosok Dewi dengan kekuatan penuhnya untuk pertama kalinya.
Bahkan mereka tidak bisa mengeluarkan suara. Lucas dan Elis pun pinsan disana. Ares dan Rewin mencoba menahan kekuatan jiwa itu namun tidak bisa.
Dan Raja hanya terdiam mematung dengan raut wajah yang pucat. Sepertinya ia sudah di ambang kematian karena serangan jantung.
"Apa aku salah, apa yang aku ucapkan salah. Aku sangat ketakutan, sampai aku tidak bisa bicara" Kata Raja James dalam hati.
Getaran yang sangat kencang membuat seisi Castle mulai berjatuhan. Dan Rachel sudah di puncak Emosinya, iya pun mulai menyerang Raja dengan Pedang Sucinya
Rewin hanya melihat serangan itu dengan sangat kaget. Dan ia tidak bisa melakukan apapun untuk melindungi Raja, bahkan mengerakkan jarinya saja sangat susah. Seseorang dengan kekuatan Awakening terpuncak, bagaikan semut untuk Dewi.
Pedang yang di hempaskan ke leher Raja, Tiba-tiba di tangkis oleh pedang berwarna hitam yang di bawa oleh seseorang memakai kaos lengan panjang berwarna hitam, berdiri tepat didepan mata Raja. Raja James pun kaget dan terkejut.
Tangkisan itu membuat sang dewi terpental ke belakang.
"Hentikan Rachel" Kata Leon dengan mata penuh aura kegelapan melihat ke arah Rachel.
.
.
__ADS_1