
[Castle Taman Surga]
Terlihat Rachel yang sedang berjalan sambil tidur. Iya berjalan tepat kearah Leon. Meskipun ia tak sadarkan diri, Namun hatinya tetap hidup.
"Ara, hatinya tidak pernah tersesat". Kata Aries yang melihat Rachel sedang berjalan ke arah Leon.
"Mungkin dia mengunakan trik tertentu" Kata Kibo yang melihat Rachel.
"Leeooon. Leeon". Kata Rachel sambil terjatuh tepat di atas Leon sambil tertidur.
"Aak aahgg " Kata Leon yang terkejut. "Hmm, seperti lebih baik dia di sini". Kata Leon yang melihat Rachel tertidur di pangkuannya.
"Kau harus mengerti perasaanya Leon. Dia menyendiri ribuan tahun di Castle ini, setiap ia bangun 50 tahun sekali, yang ia cari pertama kali adalah kamu." Kata Aries kepada Leon.
"Kau tadi bercerita, kalau dia kesakitan saat kekuatanku ini masuk dalam dirinya. apa yang terjadi selanjutnya.? Lalu, apa kekuatan kalian juga dari benda Cristal itu.?" Tanya Leon sambil mengangat tubuh Rachel ke sebelahnya. Dan Rachel tertidur di pundaknya.
"Rachel terbangun sekitar 1 jam setelah Cristal itu pecah. Ia berteriak dan menangis lagi. Ia bercerita padaku, kalau tubuhnya sangat lemas. ia hanya bisa berbaring di reruntuhan Castle Nasion selama 1 minggu" Jawab Aries kepada Leon.
Kibo pun mulai bicara. "Waktu itu, aku merasa detak jantungku sangat kencang, bahkan kadang melambat. Detak jantung ini tidak normal, seperti harus di kendalikan. Lalu aku mencoba mengendalikannya dengan menyendiri di atas Castle. Dari situ, aku mulai menyadari, kalau kekuatanmu ada dalam diriku. Aura berwarna biru keluar dari tubuhku. Butuh konsentrasi tinggi untuk mengendalikannya. Aku sering melihatmu menggunakan kekuatan sihir ini, dan aku mencoba mengingatnya, saat kau mengunakan kekuatanmu itu, lalu aku mulai belajar sedikit demi sedikit. Sampai akhirnya aku bisa mengeluarkan Senjata Suci." Kata Kibo bercerita.
"Itu benar Leon, saat Kibo menyadari itu, ia bercerita pada kami berdua. Aku pun menyobanya, dan aura kegelapan muncul dari tubuhku. Namun itu berbeda dengan Rachel, ia justru kesakitan saat mencobanya. Berkali-kali ia mencoba, dan berkali-kali ia kesakitan." Kata Aries kepada Leon.
"Lalu, kenapa sekarang ia bisa mengunakannya.?" Tanya Leon kepada Aries.
"Hah, aku dan Kibo sudah mencoba membantunya, namun berbulan-bulan ia masih sangat kesakitan. Lalu dia mengajak kami ke tempat kalian tinggal dulu, reruntuhan desa di Benua Wisdom. Ia mengajak kami berdua ke atas bukit di belakang desa itu. Aku sangat bingung, kenapa Ia mengajak kami kesana. Setelah sampai di atas bukit, ada sebuah kubangan yang terisi air berwarna putih. Lalu, ia masuk kedalamnya, dengan pakaian yang masih menempel di tubuhnya." Kata Aries bercerita kepada Leon.
Leon hanya terdiam mendengarnya.
"Hanya beberapa menit setelahnya, air putih itu bersinar beberapa detik, lalu Rachel muncul dari sana, dengan membawa sebuah benda, seperti Cristal yang berwarna putih susu. Lalu, tiba-tiba ia terbang perlahan-lahan dan tersenyum padaku". Kata Aries bercerita.
"Cristal apa itu Aries, apa kau tau.?" Tanya Leon yang sangat penasaran.
__ADS_1
"Sebaikanya kau tanya sendiri padanya, ia hanya terdiam saat aku bertanya tentang itu. Saat setelah itu, ia langsung bisa menggunakan sihirnya. Sepertinya benda itu adalah kekuatanmu. Aku hanya mengira saja." Kata Aries sambil memejamkan mata.
"Apa kau tau tempat itu Leon.? Sekarang tempat itu di jaga dengan ketat. Aku sebenarnya sangat penasaran. Rachel tidak pernah bercerita, dia hanya memintaku untuk menyegel tempat itu, dan ia berpesan padaku, jangan sampai ada orang lain yang kesana, apa lagi mengetahuinya." Kata Kibo kepada Leon dengan sangat penasaran.
"Siapa yang menjaga disana.?" Tanya Leon yang penasaran juga.
"Apa kau tidak tau Leon, kalau Kibo sekarang adalah Raja dari kerajaan Pantiko. Vourtsa Pantiko. Itu adalah Kerajaan terbesar di seluruh 3 benua wilayah Paradicone, lebih besar dari Kerajaan Nasion milikmu. Semua Raja di seluruh benua Wisdom, tunduk padanya." Kata Aries tersenyum dengan memejamkan mata, sambil menyilangkan tangannya.
"HAAAAh. Apa itu benar Kibo.?" Kata Leon yang sangat terkejut sambil melihat Kibo.
"Hehehe, kau terlalu berlebihan Aries. Aku tidak berani bercerita itu di depan Leon, sangat memalukan." Kata Kibo yang tersenyum malu sambil mengaruk-garuk kepalanya.
"Jadi itu benar Kibo. Kau seorang Raja.?" Tanya Leon yang masih terkejut.
"Iya, itu benar Leon. Aku hanya melakukan tugasku. Awalnya Rachel memintaku untuk tetap disana, dan menjaga tempat misterius itu. Lalu ada beberapa orang yang pergi kesana, dan mereka bilang padaku, kalau desa mereka hancur karena perang, aku pun membantu mereka, dan membuatkan mereka tempat tinggal. Disana juga ada bekas perkebunan. Kata Rachel, perkebunan itu adalah milikmu, tapi dia bilang, gunakan saja perkebunan itu untuk warga yang tinggal disana." Kata Kibo kepada Leon.
"Kau sudah melakukan banyak hal Rachel." Kata Leon dalam hati dengan tersenyum sambil mengelus-elus tangan kanan Rachel yang sedang tidur di pundaknya.
Kibo pun melanjutkan ceritanya. "Korban perang waktu itu sangat banyak sekali Leon. Saat kau menghilang, seluruh kerajaan di dunia mulai berperang satu sama lain. Dari peperangan itu, banyak sekali desa-desa yang menjadi medan pertempuran. Para penduduk yang masih selamat, berbondong-bondong datang ke tempatku berada. Aku melindungi mereka dari para prajurit yang mengejarnya. Dan para pengungsi itu merasa aman, lalu mereka pun membangun rumah dan metenap disana. Setiap harinya, banyak sekali orang-orang yang datang terus menerus, dan tempat itu menjadi sebuah kota. Rachel membantuku untuk mengelolah kota itu, sampai akhirnya menjadi sebuah Kerajaan besar." Kata Kibo bercerita.
"Aku hanya belajar darimu Leon. Itu pun membutuhkan waktu ribuan tahun, sampai menjadi Kerajaan besar seperti sekarang." Kata Kibo dengan tersenyum malu.
Tiba-tiba Rachel pun terbangun. Ia membuka matanya secara perlahan-lahan. "Leooon. Aaahh, aku melihatmu sekarang. Hehe". Kata Rachel yang membuka matanya sambil melihat Leon.
"Kau sudah bangun Rachel." Kata Leon dengan tersenyum sambil mengelus-elus bahu Rachel.
"Kau tidur cukup lama Rachel. Kita sudah bercerita lama disini". Kata Aries.
"Mungkin aku sedikit kelelahan." Kata Rachel sambil mengelap matanya.
"Rachel, aku ingin pulang ke tempat tinggal kita dulu, di reruntuhan desa". Kata Leon kepada Rachel.
__ADS_1
"Aah, kapan kau akan kesana?" Kata Rachel yang tiba-tiba bersemangat.
"Aku ingin secepatnya kesana, tapi aku ingin mengunjungi pelabuhan Ame dulu". Kata Leon dengan tersenyum sambil melihat keluar jendela.
"Baiklah, aku akan ikut bersamamu. Tapi urusan kita di Akademi belum selesai Leon. Apa kau mau ikut denganku.?" Kata Rachel kepada Leon dengan tersenyum penuh ancaman.
"Aaah, sepertinya aku tidak bisa menolak". Kata Leon yang ketakutan.
.....
[Kerajaan Pantiko]
Sebuah Kerajaan penuh dengan cerita didalamnya, sejarah yang panjang di bangun diatasnya. Salah satu Kerajaan tertua didunia, dan kerajaan terbesar di 3 benua.
Kerajaan Pantiko, dengan Raja Bernama Kibo Klain. Orang yang memiliki tubuh cukup besar dan kekar, dengan bentuk fisik seperti berusia 36 tahun. Kulitnya berwarna coklat seperti orang asia. Dan memiliki tinggi sekitar 182cm.
Kerajaan ini, dibangun di sebuah reruntuhan desa tempat tinggal Leon dulu. Bangunan-bangunan disana sangat tinggi dan megah. Tidak ada bangunan yang kumuh disana. Semua orang hidup dengan tentram dan sejahtera. Namun tetap saja, kejahatan pasti ada.
Wilayah Kerajaan ini, mencakup seluruh benua Wisdom. Dan ibu kotanya, berada di sekitar istana kerajaan. Jumlah penduduk kerajaan mencapai 45jt orang. Dan yang tinggal di ibu kota, sekitar 15jt orang, dan di istana kerajaan ada sekitar 50ribu orang. termasuk prajurit elit, panglima dan pelayan istana beserta keluarga mereka yang turun temurun.
Bangsawaan dari kerajaan Pantiko, juga tinggal di kawasan Istana. Dan bangunan Istana sendiri, sangat besar dan luas. Mencakup reruntuhan desa sampai bukit di belakangnya. Kawasan Istana sendiri di kelilingi oleh danau yang sangat dalam. Untuk masuk ke dalam kawasan Istana, butuh ijin yang sangat ketat, bahkan seorang Raja dari kerajaan bawahan sekalipun.
Ini semua di bangun selama ribuan tahun oleh Kibo. Namun, semua rancangan dan aturan hukummya, dibuat oleh Rachel. Karena wilayah itu adalah miliknya dengan Leon.
...
[Castle Taman Surga]
"Besok kita akan pergi ke akademi dulu Leon, lalu kita harus pergi ke istana Majaren, baru setelah itu kita ke pelabuhan Ame. Dan setelah semua urusan selesai , baru kita pergi ke Kerajaan Pantiko" Kata Rachel kepada Leon dengan mengerakkan jarinya. Seperti orang tua yang memberikan nasihat kepada anaknya.
"Aaah, baik" Kata Leon dengan memasang wajah datar sambil mengangguk-ngangguk
__ADS_1
.
.