
[Istana Kerajaan]
Terlihat, Leon dan lainnya sedang melakukan rapat besar untuk membahas masalah Kerajaan Majaren. Dan mereka semua yang hadir hanya terdiam tak bicara apapun. Bahkan mereka menundukkan kepalanya tidak berani melihat ke arah Leon.
"Hmm, kenapa kalian hanya diam menungguku berbicara.?" Kata Leon kepada mereka semua.
"Tuan Leon, ada masalah apa Anda datang kesini.?" Tanya James kepada Leon dengan ketakutan.
"Apa kalian sedang mengalami kesulitan yang mulia.?" Kata Leon dengan tersenyum.
"Ah, Tuan. Kami hanya mengalami masalah kecil Tuan. Anda tidak perlu khawatir soal itu." Kata Raja James kepada Leon.
"Apa itu benar Lucas.?" Tanya Leon kepada Lucas.
"Aah, Tuan Leon yang terhormat. Sebenarnya, kami sedang kekurangan makanan untuk menyuplay raturan ribu prajurit yang menjaga di perbatasan. Sedangkan masih banyak daerah yang mengalami kelaparan." Kata Lucas dengan jujur sambil menundukkan kepalanya.
"Lalu, apa itu masalah kecil buatmu yang mulia.? Apa yang kau rencanakan untuk mengatasi masalah itu.?" Tanya Leon kepada Raja James.
"Tuan, Kami mengunakan kekayaan kerajaan untuk membeli beberapa makanan untuk para prajurit disana. Karena perbatasan di beberapa wilayah, masih terjadi peperangan Tuan. Jadi kami tidak bisa menarik mundur prajurit disana." Kata Raja James yang menjelaskan kepada Leon.
Leon yang mendengarnya terkejut sambil berfikir. "Aahh, ini sudah ribuan tahun. Tapi kenapa cara berfikir mereka masih sama dengan jaman dulu. Haaah, ini karena mereka sudah terbiasa dengan sihir." Kata Leon dalam hati sambil mengaruk kepalanya.
"Lalu, apa kau bisa mengatasinya Yang Mulia, kekurangan makanan untuk para prajuritmu dan wilayah yang kelaparan.? Aku setuju dengan pemikiranmu, tapi apa itu cukup James. Dan jika kekayaan itu sudah habis, apa yang akan kau lakukan?" Kata Leon dengan tegas.
"Aaah, ituu. Sebenarnya kami kesulitan untuk mengatasi wilayah kerajaan Tuan." Kata James yang gugup.
"Emm, baiklah. Aku akan membantumu James. Karena wilayah benua Trolin adalah wilayah Paradicone, jadi aku harus membantu menyelesaikan masalah ini." Kata Leon dengan serius.
"Apaaa." Suara James yang terkejut.
"Aa, aah. Maaf Tuan, aku sangat terkekut. apa itu benar Tuan.?" Kata James yang gugup, tapi sebenarnya ia senang.
"Kau harus tau tentang struktur James, karena yang bertangung jawab disini adalah Dewi. Jika kalian kesulitan, datanglah padaku. Aku akan membantumu." Kata Leon kepada James.
"Haaaaa." Suara terkejut semua orang disana. "Aku tidak percaya, pria ini pengaruhnya sangat besar, bahkan aku tidak bisa mencari titik kelemahannya." Kata bangsawan Kevin.
"Baik Tuan Leon, lalu, bagaimana dengan masalah ini. Kami benar-benar kesulitan untuk mengatasinya." Kata James dengan serius.
"Apa kalian tau tentang Kerajaan Pantiko.?" Tanya Leon kepada semua orang disana.
"Ah, kami tau Tuan. Kerajaan terbesar di seluruh wilayah Paradicone, bahkan itu kerajaan yang tidak bisa di bandingkan dengan kerajaan ini, sangat jauh jika di bandingkan dengan Kerjaan Pantiko." Kata Raja James dengan gugup.
"Maaf Tuan, apa hubungannya Kerajaan besar Pantiko dengan masalah ini.?" Tanya Lucas dengan gugup.
"Apa kalian tau siapa Rajanya.?" Tanya Leon.
__ADS_1
"Ah, ituu. Kami tidak tau Tuan. Kami hanya tau, 3 benua besar di lindungi oleh Paradicone." Kata James kepada Leon.
"Raja dari semua Raja yang ada di benua wisdom adalah Kibo Klain." Kata Leon dengan tegas.
"Haaaa, aaaah" Suara semua orang yang ada di ruangan dengan terkejut. Karena mereka baru tau nama Raja Pantiko.
"Raja Kibo. aku tidak pernah mendengarnya. Ini membuatku gemetar." Kata James dalam hati dengan terkejut.
"Aah, Tuan. Lalu, ada apa dengan Kerajaan Pantiko Tuan.? apa ada masalah dengan Kerajaan ini.?" Tanya Lucas yang penasaran dengan gugup.
"Kau tadi bertanya apa hubungannya Lucas. Kerajaan Pantiko akan membantu kalian. Tentu itu adalah kewenanganku. Jadi kalian tidak perlu khawatir dengan penghianatan." Kata Leon dengan tegas.
"Apaaaaa.?" Kata semua orang yang terkejut. Bahkan beberapa orang ada yang terkena serangan jantung.
"Aaaaah. Kalian tidak perlu terkejut. Aku sudah memikirkan semuanya. Ini aku lakukan hanya untuk rakyat Majaren, jadi mohon kerja samanya." Kata Leon dengan serius.
"Aa, Aku masih tidak percaya Tuan, apa kerajaan Pantiko akan benar-benar membantu kita." Tanya James kepada Leon.
"Apa kalian tidak mengenal Kibo Klain.? Kibo, perkenalkan dirimu." Perintah Leon kepada Kibo.
"Ha. Siap Laksanakan." Kata Kibo sambil berdiri.
"Haaa, Apaaaa." Semua orang benar-benar terkejut melihatnya. Mereka hanya tercengang tak berkata apapun.
"Raja Kiboo, anggota Paradicone yang terkenal itu. Ternyata itu adalah dia.?" Kata James dalam hati dengan terkejut.
"Apa kalian sudah mengenalnya.?" Kata Leon.
Semua orang hanya terdiam tak berkata apapun, beberapa kali mereka sampai menelan ludah karena terkejut. Bahkan ada yang mematung disana.
"Hmm, baiklah. Sebaiknya aku perkenalkan yang lainnya dulu, agar rencana ini bisa berjalan dengan lancar." Kata Leon dengan tersenyum
"Aries perkenalkan dirimu." perintah Leon dengan Tegas.
"Siap Laksanakan Tuan." Kata Aries dengan tegas. "Perkenalkan, aku adalah Ratu dari Kerajaan Properose. Aku akan membantu kekuatan militer kalian." Kata Aries dengan serius.
....
"Sepertinya aku akan pinsan disini, ini benar-benar sangat mengejutkanku." Kata Kevin dalam hati sambil tercengang.
"tidak bisa di percaya, bahkan ratu dari kerajaan militer terhebat ada disini. Sepertinya aku mati karena serangan jantung." Kata James dalam hati.
Semua orang hanya tercengang ketakutan disana, melihat keberadaan Raja dan Ratu yang terkenal, bahkan mereka juga menghadap sang Dewi.
"Lalu, Sang Dewi dari Castle Taman Surga. Sepertinya kalian semua sudah tau." Kata Leon dengan tersenyum.
__ADS_1
"Baiklah James. Aku tidak mau basa basi lagi. Aku akan mulai serius kali ini." Kata Leon dengan serius.
"Baik Tuan." Kata James dengan tubuh yang gemetar.
"Aku akan membangun pelabuhan Ame menjadi pusat perdagangan di semua wilayah Paradicone. Tentu saja, uang yang akan di gunakan adalah milik sang Dewi. Lalu, pembangunan akan dijaga oleh militer dari Kerajaan Pantiko beserta jalur lautnya. Bahkan Kerajaan Pantiko akan menyuplay makanan setiap minggu." Kata Leon dengan serius.
Semua orang hanya terdiam tidak berani bicara apapun.
"Lalu, wilayah perbatasan kerajaan, akan di gantikan oleh pasukan militer terkuat didunia dari Kerajaan Properose. Tentu itu hanya untuk sementara." Kata Leon dengan serius.
"Dan tugasmu James. Pulangkan semua prajurit untuk sementara dari perbatasan. Gunakan prajurit itu untuk membantu pembangunan di wilayah pedesaan yang kelaparan. Tentu saja, kau harus mengunakan anggaran kerajaan untuk membangun wilayah itu." Kata Leon dengan tegas.
James hanya menelan ludah, dan seluruh tubuhnya masih gemetar.
"Lalu, para pekerja pembangunan yang ada di pelabuhan maupun di wilayah pedesaan, akan di berikan upah yang layak. Aku akan mengunakan uang Dewi untuk itu. Jadi gunakan anggaran kerajaan untuk membeli materialnya saja. Sudah pasti hanya untuk membangun pedesaan. Dan material itu akan di beli dari pengusaha yang ada di kerajaan ini. Apa sudah jelas James.?" Kata Leon dengan serius.
"Aa, aaah, Aku sangat terkejut Tuan Leon. SIAP LAKSANAKAN TUAN." Teriak James yang penuh semangat.
"HORMAT KAMI KEPADA TUAN LEON DAN PARADICONE." Kata Semua orang di sana sambil berdiri menundukkan kepala.
"Baiklah, lakukan itu secepat mungkin. Aries, Kibo, bisakah kau lakukan tugas itu sekarang juga.?" Perintah Leon kepada Aries dan Kibo.
"Ha, Laksanakan." Kata Kibo dan Aries dengan kompak, dan mereka pun langsung menghilang.
"Aku akan kembali ke Castle Taman Surga James. Jika kau masih membutuhkanku, datanglah kesana." Kata Leon dengan tegas.
"Aku akan mengijinkan kalian memasuki wilayah Taman Surga. Jadi lakukan tugas kalian dengan sepenuh hati." Kata Rachel dengan serius.
Leon dan Rachel pun menghilang dari sana.
....
"Apa aku bermimpi Lucas. Kenapa tubuhku masih gemetar." Kata James kepada Lucas.
"Yang Mulia, sepertinya aku akan mati hari ini karena tekanan darah." Kata Lucas yang sangat terkejut.
"Aku masih tidak percaya. Permasalahan ratusan tahun bisa di selesaikan beberapa menit saja." Kata Kevin dengan terkejut sampai ia mengompol disana.
"Baiklah kalian semua. Para bangsawan yang hadir. Gunakan kesempatan ini untuk melayani kerajaan. Kumpulkan material untuk pembangunan secepatnya. Dan para Jendral, panggil semua pasukan yang ada di perbatasan, tugaskan mereka untuk membantu pembangunan di semua desa. Lalu, para menteri, urus semua administrasinya." Perintah James dengan tegas.
"HA, SIAP LAKSANAKAN YANG MULIA." Kata semua orang disana.
....
.
__ADS_1
.