
mecha bck jgn lupa like vote nya kritik blh pake bahasa yg baik ya
***
Kata senja, dunia itu cepat berlalu. Jejak langkah akan terhapus pasir, kenangan akan di hapus waktu, dan kesetiaan akan dihapus oleh nafsu. Apa pengabdian Sella pada Agas harus berakhir pahit, pernikahan yang suci telah ternodai.
Agas berjanji di hadapan Tuhan, malaikat, dan manusia bahwa ia siap dengan tanggung jawabnya. Tapi kenapa pria itu sendiri yang mengkhianati janjinya? apa ia tau bahwa saat janji itu terucap Arsy akan bergetar karena sebegitu berat dan suci janji itu.
"Sayang, makan dulu ya?" ucap Agas menyiapkan nasi serta lauk untuk Sella.
"Iya."
"Kamu kemarin kemana? kenapa pulang malam, Sayang," tanya Agas terseyum melihat Sella yang mau makan bersamanya.
"Healing," jawab Sella.
__ADS_1
"Mas tanya kemana."
"Ke bukit Bintang, bosen dirumah. Hari hari ngadepin selingkuhan mu itu," ucap Sella dengan judes.
Agas masih mempertahankan senyumannya butuh kesabaran lebih menghadapi masalah ini. "Kita pakai ART aja ya."
"Suruh saja buat selingkuhan kamu kerja! jangan duduk doang kayak bos. Emang aku pembantu? kalau di ajak bebersih selalu nolak, aku capek batin capek fisik. Aku pengen bahagia kenapa susah banget?" ucap Sella beruntun pilu, kepalanya mendongak menatap Agas yang kini juga tengah berkaca kaca.
"Apa kamu nggak pernah bahagia menikah dengan Mas?" tanya Agas dengan suara bergetar.
"M-maaf Sayang. Mas tak bisa mencegah semuanya. Mas menyesal sunggu Mas menyesal sangat," runtuh sudah Agas tak bisa lagi menahan tangisnya di depan sang Istri yang kini juga tengah terluka.
"Kamu bahkan berbohong, kamu melakukannya bahkan saat dalam keadaan nggak mabuk. Kamu anggap aku apa selama ini? apa karena aku lama hamilnya sampai kamu melakukan hal keji ini kepadaku?" lirih Sella tak nafsu lagi untuk makan.
"Sayang, kamu adalah dunia Mas. Mas sangat sangat menyesal tolong maafkan Mas. Mas terlalu termakan ucapan teman teman Mas di kantor yang selalu mengejek karena belum punya anak juga." Wanita itu memejamkan mata saat tau kebenaran dari mulut suaminya sendiri.
__ADS_1
"Maafkan aku yang tidak sempurna menjadi istrimu, Mas. Maafkan aku yang tak bisa memuaskanmu di ranjang. Maafkan aku yang selalu ngambek untuk hal kecil, dan maafkan aku yang selalu tak mau mengalah," ucap Sella menggenggam tangan Agas mengantarkan rasa cinta yang tak ada habisnya walau sering di sakiti.
"Kamu nggak pernah gagal menjadi Istri terbaik untukku. Mas yang gagal menjadi Baba dan Suami untuk kamu, Mas yang gagal menjadi imam kamu. Maafkan Mas yang tak pernah bisa membuatmu bahagia, Mas tak bisa memenuhi janji Mas pada Ayah. Mas gagal menjaga putri kesayangan Ayah."
Sella tersenyum meski air matanya tak henti mengalir. "Mas tak gagal, hanya memang seperti ini takdir kita. Dibalik kesedihan pasti ada kebahagiaan yang menunggu Mas dengan Laras."
"Mas hanya ingin kamu, Sayang... " isak Agas pilu.
"Aku pun begitu, tapi sekarang Mas tak hanya punya aku. Tapi ada Laras yang seminggu lagi akan menjadi tanggung jawab Mas juga." Pernikahan kedua Agas memang akan dilaksanakan seminggu lagi tanpa Mama Diana, Kak Geon dan lain-lain.
***
mecha bck jgn lupa like vote nya kritik blh pake bahasa yg baik ya
pernikahan itu serem ya trnyata. smga kelak kita mndpt suami yang bertanggung jawab.
__ADS_1