
" Zah... Aku ingin pulang kerumah. Aku rindu Umi Abi dan adikku Aldi. Lagi pula aku sudah banyak merepotkan kamu selama satu Minggu lebih disini".
" Tapi Syah, elu baru kemarin pulang dari rumah sakit. kondisi elu belum pulih betul. nanti saja lu pulang dua atau tiga hari lagi".
" Ngga zah, aku benar-benar sudah sangat rindu Abi , Umi, dan Adikku Aldi. Aku sudah lumayan kuat untuk perjalanan Cirebon-Solo. lagi pula menggunakan kereta jadi bisa lebih cepat. aku bisa istirahat di kereta zah ".
" gue anter aja ya, gue takut ada apa-apa sama elu Syah ".
" engga, ngga usah zah. Kamu sudah banyak membantuku selama ini, aku bahkan tidak tahu harus bagaimana caranya membalas kebaikan kamu padaku Azizah. maafkan jika aku pernah ada salah kepadamu zah, salah dari lisanku maupun perbuatanku, yang besar maupun kecil, yang disengaja maupun yang tidak. aku bahagia punya sahabat baik seperti dirimu Azizah. aku pamit pulang yah ".
" Yasudah Syah, tolong kabarin gue ya. kalau ada apa-apa langsung telepon nnomor gue. Salam buat Umi, Abi dan Si Ganteng Aldi".
" siap, salam juga buat keluarga kamu ya zah. Assalamualaikum ".
" Waallaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh ".
Aisyah ngotot tetap ingin pulang ke solo. padahal baru kemarin dia keluar dari RS. aku yakin kondisi nya sebenarnya belum pulih betul. Tapi aku tidak mungkin menahannya jika sudah berurusan dengan keluarga. aku melepas Aisyah yang memilih menggunakan taksi online dari pada di antar olehku. semoga kamu bahagia Aisyah, ucapku lirih.
######
Keesokan harinya, ada sebuah mobil berwarna putih dengan plat Nomor B 6889 JJ. Mobil siapa itu ? kenapa parkir di depan rumahku seenaknya.
" toookk... tookk... toookk.... !!". aku mendengar pintu yang tidak lagi di ketok, tapi lebih mirip di gebrak, karena terlalu kencang.
" Iyaa... sebentar ?!". ucapku sambil membuka kunci pintu. Aku terkejut melihat sosok laki-laki yang veridir di depan ku. sosok laki-laki yang kondisinya sangat mengenaskan dan tidak seperti yang aku lihat dulu.
" Azizah !! dimana istriku Aisyah ?!".
__ADS_1
" Paaa.... Pak Fatih ?! ngapain bapak ke Cirebon ?!".
" aku ingin bertemu dengan istriku, aku ingin bertemu Aisyah zah, dimana dia ?!".
" Pak... Aisyah baru saja pulang dari sini sehari yang lalu ".
" apa ?!! Aisyah pulang kemana zah ?!".
" Aisyah bilang, Aisyah rindu Umi, abi dan adik nya Aldi, padahal aku sudah melarang nya, karena kondisi nya belum pulih betul setelah keluar dari rumah sakit ".
" Apaaa.... ?!! Aisyah masuk rumah sakit zah ?! istriku kenapa zah ?! kenapa ?!! Aisyah kenapa azizah ?!".
Ah, aku kelepasan mengucap kan kata-kata rumah sakit. Aku terbawa kesal dengan sifat egois Aisyah yang ngotot tetap ingin pulang ke solo dalam kondisi yang seperti itu. Sampai aku tidak sadar membuka masalah itu di depan pak Fatih.
" Sebenarnya, Aisyah hamil anak bapak, usianya sudah masuk Minggu ke empat...". belum selesai aku menjelaskan, pak Fatih sudah memotong pembicaraan ku.
" Taa... tapi pak ".
" Tapi apa Azizah ?! kenapa ?!!".
" Tapi tiba-tiba Aisyah mengalami nyeri perut yang sangat dahsyat, hingga Aisyah menangis dan teriak-teriak karena saking sakitnya. akhirnya aku membawa Aisyah ke rumah sakit, dan ternyata Aisyah mengalami setress yang parah dan kontraksi yang terlalu lama, yang akibatnya mempengaruhi janin yang ada di perut Aisyah...". lagi-lagi pembicaraan ku di potong oleh suami Aisyah.
" Tapi calon anakku dan istriku baik-baik saja kan zah... ?!!! mereka sehat kan ?!!". Aku melihat wajah pak Fatih yang begitu sangat memperihatinkan.
" Ti.... tiii... tidak pak, janin di rahim Aisyah tii... tidak tertolong pak Fatih. Aisyah mengalami keguguran ". ucapku dengan sangat berat.
" apaaaaaa !!!! calon anakku tak terselamatkan !! semua itu gara-gara laki-laki tua sampah itu !!!! aku menyiksa istriku sendiri dalam keadaan sedang mengandung darah dagingku !!! sedang aku lebih mengurus perempuan kotor dan janin hasil hubungan gelap nya dengan selingkuhannya !!!!! aku mengabaikan dan menyia-nyiakan istriku dan calon anak ku sendiri ... hiks.. hiks.. hiks... Aisyaaaahhhhh !!!! maafka mas Fatih !!".
__ADS_1
Aku melihat pak Fatih yang kemudian jatuh terduduk sambil menangis dan teriak-teriak sangat kencang. Pasti pak Fatih sangat menyesal sekali telah menyia-nyiakan Aisyah. tapi kenapa pak Fatih barusan menyalahkan laki-laki tua sampah ?! bukannya yang seharusnya disalahkan adalah bunda nya sendiri ?! siapa laki-laki tua sampah yang di maksud oleh pak Fatih ?. aku benar-benar bingung.
" laki-laki tua ? ta... tapi pak. bukannya... ".
" tidak Azizah, dalang kejam dari hancurnya rumah tanggaku bukanlah bundaku, tapi ayahku. bahkan bundaku juga merasakan hal yang sama dengan Aisyah, di Siksa, di kasari dan di madu selama bertahun-tahun. bundaku memilih bertahan, demi agar putra satu-satunya ini memiliki keluarga yang lengkap ".
Aku benar-benar shock. Jadi yang membuat hancur semuanya adalah ayah dari pak fatih, bukan bunda nya. bunda nya hanya di jadikan alat oleh ayah nya pak Fatih untuk menghancurkan Aisyah ?!. benar-benar jahat. Tapi aisyah sama sekali belum mengetahui hal yang sebenarnya terjadi. bahkan mungkin hingga detik ini, Aisyah masih mengira bahwa semua ini memang karena bunda mertuanya.
" pak, sepertinya ini milik Aisyah, yang tertinggal di kamar selama dia menginap di rumahku ". aku menyodorkan kertas yang terlipat seperti amplop pada pak Fatih. aku sendiri tidak berani membuka kertas itu.
" terimakasih Azizah, kamu sudah mau menjaga istriku selama ini".
" sama-sama pak Fatih, Aisyah sangat terluka pak. pak Fatih harus segera menyusul Aisyah ke solo, untuk mengabarkan hal yang sebenarnya terjadi. tolong bahagia kan Aisyah pak. jangan pernah menyakiti nya lagi ".
" hiks.. hiks.. hiks.. tidak akan Azizah. aku tidak akan pernah menyakiti bidadari ku lagi bahkan walau sedikit. aku sudah berjanji dalam diriku sendiri untuk memperbaiki segalanya dan memulai nya dari nol. tolong bantu doa ".
Aku melihat mata dan wajah pak Fatih yang penuh dengan kesedihan, penyesalan, dan kekecewaan. Pasti sangat berat baginya karena dua wanita yang berharga dalam hidup nya hancur hanya karena ulah laki-laki yang sangat tidak pantas disebut dengan panggilan ayah.
" aku pamit dulu zah, aku harus segera ke solo untuk bertemu dengan Aisyah ".
" baik pak, semoga lancar ". ucapku pada pak Fatih yang mungkin sudah tidak mendengar ucapanku barusan. karena mobil nya melesat sangat cepat meninggalkan pelataran rumahku. sungguh berat ujian rumah tangga Aisyah dan pak Fatih.
#######
Aisyah, tunggu mas. mas Fatih menuju ke solo untuk bertemu dengan kamu sayang. Mas akan jelaskan semuanya. mas akan memohon-mohon minta maaf padamu, hingga kamu ikhlas dan mau menerima mas lagi. Maafkan mas Fatih Aisyah, aku sudah sangat kejam padamu, aku tidak tahu jika kamu sedang mengandung anak kita. Aku bodoh !!! bodoh !!! aku menyia-nyiakan janin darah dagingku sendiri, tapi malah menyanjung-nyanjung janin dari perempuan kotor itu !!! Sekarang aku sudah kehilangan pelita kecil kita Aisyah !! aku tidak ingin kehilanganmu untuk kedua kalinya istriku !! kamu yang terbaik !! hiks... hiks.. hiks.. !!
Aku memacu mobilku dengan sangat kencang, aku harus segera sampai di solo untuk bertemu dengan Aisyah, harus !. sepanjang perjalanan menuju ke solo, air mataku terus mengalir, hatiku perih sekali. Bahkan aku belum tau dimana bundaku berada sekarang. benar-benar sangat menyakitkan.
__ADS_1
" Aku membencimu ayaaaahhhhhhh !!!! karena mu !! aku kehilangan bunda dan istriku, bahkan aku sekarang kehilangan calon anakku !!!!!! aku tidak akan pernah memaafkan mu laki-laki keji !!! kamu tidak pantas kusebut sebagai seorang ayahhh !! tidak !!! bagiku kamu sudah mati !!!".