
5 anggota Gura-Gura Lama tetap terdiam. Hingga Kenia mengaktifkan mata langit super miliknya. Yang membuat semuanya terkejut, terutama Kasandra. Yang mengetahui kekuatan dari mata langka dari klannya itu.
"Dia itu sampai kapan ingin bermain-main?" ucap Kenia bicara sendiri. Dengan melihat ke arah pertarungan Keneo dan Chen yang sudah berjarak 200 km. Yang tak mungkin dapat dilihat oleh mata biasa.
"Bibi Kenia, bukannya mata kananmu itu. Mata langit super?" tanya Kasandra.
"Sudah aku bilang, panggil nama saja," sahut Kenia dengan nada ketus.
"Baiklah...," timpal Kasandra masih memandang mata langit super milik Kenia dengan mata langitnya.
"Ya, ini adalah mata langit super. Satu lagi ada di mata kiri Keneo," jelas Kenia.
"Coba ceritakanlah, bagaimana kalian bisa memiliki mata langit super itu?" tanya Kasandra dengan rasa penasarannya yang sangat tinggi.
"Bagiku itu adalah masa lalu. Lebih baik kalian fokus, memulihkan diri kalian. Daripada hanya membuang waktu seperti ini. Asal kalian tahu saja, masih ada dua orang dari mereka. Yang jauh lebih kuat dari si kepang tiga. Dan majikan mereka dari masa lalu, yang sudah membuat kami berdua tertidur selama 102 tahun di Bulan, dengan menggunakan shen kami menjadi para robot Mars dan Bulan," tutur Kenia dengan panjang lebarnya.
"Kalau benar, maka kami sudah tidak memiliki harapan untuk menang," ujar Or Well kali ini. Seolah sudah putus-asa.
"Kau ini payah sekali. Contohlah gurumu dan Er Well kloninganmu, mereka adalah tipe pejuang hidup," sahut Kenia.
"Apa kau mengenal Er?" tanya Or Well dengan penuh penasarannya.
"Tentu saja, dialah yang meminta kami untuk menolong kalian dan orang yang bernama Mark dan teman-temannya. Kami berdua sudah melihat pikiran Er Well tentang sosok kalian semua," jelas Kenia.
"Jadi Er Well selamat?" tanya Or Well kembali.
"Kau ini cerewet sekali. Cepat bersila, aku akan memberikan sedikit shenku. Agar diri kalian tidak selemah ini dalam pemulihan kalian."
Perintah dari Kenia itu langsung dituruti oleh mereka berlima. Mereka berlima bersila berjajar satu sama lainnya. Setelah melihat mereka bersila untuk memulihkan diri. Kenia lalu mengarahkan lima jari kanannya ke arah mereka berlima.
Terlihat 5 cahaya putih keluar dari 5 jari jemari kanan Kenia yang langsung masuk ke dalam tubuh mereka berlima. Saat cahaya putih itu masuk ke dalam tubuh mereka. 5 anggota Gura-Gura Lama merasakan kekuatan mereka langsung pulih hingga 50% dalam waktu yang sangat singkat. Akibat dari pemberian kekuatan dari saudara seperguruan guru mereka berlima.
__ADS_1
"Aku rasa kekuatan kalian sudah cukup untuk menjaga diri. Kalian tetap disini hingga pulih 100%. Nanti akan ada yang membawa warisan dari guru kalian, untuk kalian berlima," selesai berkata seperti itu. Kenia lalu melesat terbang dengan kecepatan tinggi ke arah timur, di mana Keneo dan Chen sedang bertarung dengan dahsyatnya.
"Maksudnya apa?" tanya Clerk.
"Sudah jangan dipikirkan, lebih baik kita fokus untuk memulihkan diri kita," jawab Pusia. Lalu memejamkan matanya yang diikuti oleh yang lainnya.
****
Sementara itu Keneo dan Chen yang sedang bertarung sejak daritadi. Akhirnya menghentikan pertarungan mereka di angkasa, dengan ketinggian 200 meter dari permukaan tanah. Napas Chen nampak memburu, ia merasa heran. Kenapa Keneo menjadi sekuat ini. Hingga dirinya pun harus kepayahan seperti ini.
"Kenapa kau bisa sekuat ini?" tanya Chen, berusaha mengatur napasnya yang memburu.
"Tentu saja!" sahut Chen dengan nada keras, setelah berhasil mengatur napasnya ke arah normal.
"Sayangnya aku tak ingin menjawabnya. Lebih baik kau gunakan kekuatan maksimalmu. Karena aku akan mulai serius, untuk menghabisimu," kata Keneo lalu meningkatkan kekuatannya ke level HS hingga dirinya pun di selubungi oleh aura merah yang begitu menyala.
Chen sangat tetkejut dengan kekuataan yang ditunjukan oleh Keneo. Dulu Keneo hanya mampu mengeluarkan level shen hingga ke level H. Hingga bukan menjadi sebuah ancaman besar bagi dirinya.Sekarang kekuatan shen mereka setara di dalam pikiran si kepang tiga.
"Sudah tak ada pilihan lainnya bagiku. Baiklah akan kukeluarkan kekuatan maksimalku!"
Chen lalu mengeluarkan shen maksimalnya yang berada di level HS. Hingga aura hitam begitu pekat menyelimuti dirinya. Ia langsung saja menyerang Keneo dengan begitu agresifnya dengan serangan fisiknya. Hingga pertarungan hebat pun terjadi kembali di tempat itu.
Pertarungan dengan shen level HS itu pun terus terjadi. Hingga mereka berdua pun menggunakan serangan shen. Yang membuat daratan di bawahnya, mengalami kerusakan yang sangat parah sekali. Mereka berdua nampak seimbang dalam duel itu, walaupun sebenarnya Keneo belum mengeluarkan kekuatan aslinya.
"Apakah hanya seperti ini kekuatanmu?" ejek Keneo kepada Chen.
Ejekan itu telah membuat Chen murka besar. Ia segera menciptakan tawon\-tawon dari shen hitamnya untuk menyerang Keneo dengan begitu ganasnya.
__ADS_1
"Akan kubuktikan. Kalau aku lebih hebat dari dirimu!"teriak Chen terus menyerang Keneo dengan tawon-tawon yang ia ciptakan dari shen hitamnya itu.
Keneo tak tinggal diam. Ia lalu menciptakan perisai shen berwarna merah yang menyelubungi dirinya. Hingga tawon-tawon dari shen hitam Chen itu musnah menjadi asap hitam. Saat menyentuh perisai shen merah milik Keneo, yang tampak sangat menikmati permainan mempermainkan musuhnya itu. Hingga tiba-tiba saja Kenia muncul dan melayang di samping kanannya. Masuk ke dalam perisai shen merah dengan radius 5 meter itu.
"Apakah kau ingin terus bermain-main seperti ini?" tanya Kenia datar.
"Tentu saja, Kakakku yang cantik," jawab Keneo lalu tersenyum.
"Kalau begitu aku yang akan menghabisi dirinya. Karena aku tak ingin membuang waktu lagi. Masih ada misi yang harus kita lakukan," kata Kenia bersiap menyerang Chen yang masih menciptakan tawon-tawon dari shen hitamnya.
"Biar aku saja yang menghabisinya. Kau jangan ikut campur dalam permainan ini," timpal Keneo dengan penuh kegusarannya. Takut Kenia yang membunuh Chen, bukan dirinya.
"Kalau begitu, lakukanlah sekarang...."
"Baiklah, kakakku yang cantik...."
Tiba-tiba saja Keneo meningkatkan kekuatan shennya hingga ke level HS+. Yang membuat Chen begitu terkejut. Keneo lalu membuyarkan perisai shen merahnya. Lalu melesat ke arah Chen dengan kecepatan tinggi.
Mengetahui Keneo ingin menyerang dirinya secara langsung kembali. Chen lalu menghentikan serangan tawon-tawon shen hitamnya itu. Ia lalu menciptakan perisai dari shen hitamnya. Yang sayangnya dapat ditembus dengan mudah oleh Keneo. Yang segera mendaratkan pukulannya ke arah perut Chen. Pukulan itu begitu keras, hingga Chen pun terpental jauh yang segera disusul oleh Keneo dengan kecepatan tinggi. Seakan elang yang tak ingin melepaskan buruannya.
"Sudah tak ada harapan untuk diriku menang. Lebih baik aku melarikan diri saja," kata Chen di dalam hatinya. Sesudah dirinya dapat mengendalikan tubuhnya.
Si kepang tiga Chen lalu melesat dengan kecepatan tinggi ke arah utara. Yang dibiarkan oleh Keneo yang tiba-tiba saja menghentikan lesatannya di angkasa.
"Apakah kau pikir, kau dapat melarikan diri dariku?" ucap Keneo berbicara sendiri, lalu tersenyum sinis ke arah Chen pergi.
Leluhur dari pasukan robot Mars itu lalu menciptakan panah api yang segera ia luncurkan ke arah Chen pergi. Panah api itu bukan panah shen biasa. Akan tetapi panah yang telah disisipi mantera oleh Keneo. Sebagai pembunuh Chen. Yang akan tetap hidup, sebelum Chen mati.
__ADS_1