Manusia Masa Depan

Manusia Masa Depan
Bab 45 (Kematian 3 Setan Racun Gurun Iblis)


__ADS_3

 


Pertempuran terus terjadi dengan sengitnya di antara mereka. Hingga tangan tubuh fusion Setan Racun Gurun Iblis yang berbentuk ular berhasil membelenggu tubuh Clirk dengan begitu kuatnya. Hingga Si Dewa Racun Hijau pun tak dapat menggerakan tubuhnya sama sekali. Karena belenggu yang sangat kuat itu.


Dan tubuh Fusion dari Setan Racun Gurun Iblis merasa sudah dapat mengalahkan Clirk. Mereka tinggal membunuhnya saja dengan racun yang mereka miliki, saat itu juga.


 


Terlihat senyum kemenangan di wajah tubuh fusion itu. Mendapati kemenangan telah berada di genggaman mata mereka.


Ur Well dan Drun sangat terkejut dengan hasil pertarungan itu. Hingga mereka berdua berniat untuk membantu saudara seperguruan mereka itu. Namun hal itu dicegah oleh Marandra. Yang mengetahui, apa yang sebenarnya sedang dilakukn oleh Clirk di dalam diamnya.


"Lebih baik kalian berdua jangan ikut campur dalam pertarungan itu. Biarkan pertarungan antara ahli racun itu diselesaikan oleh racun," tutur Marandra.


""Apa kau sudah buta, Marandra?. Apakah kau tidak melihat Clirk sudah tak dapat bergerak sama sekali?" kata Drun dengan nada sedikit keras. Mengkhawatirkan keadaan Clirk.


"Selain dapat meramal dengan tepat. Aku dapat melihat, apa yang tidak dapat kalian lihat dengan mata kalian itu...," sahut Marandra yang sudah mengaktifkan mata langitnya. Hingga kedua matanya menjadi biru terang.


"Maksudmu apa?" tanya Ur Well kali ini.


"Dia sedang mempersiapkan racun pemungkasnya dari dalam tubuh beracunnya itu. Kalau kalian tidak percaya, aku akan berbagi penglihatan mata langit dengan kalian," timpal Marandra.

__ADS_1


Drun dan Ur Well lalu terdiam tak banyak bicara lagi kepada Dewi Peramal Jingga. Mereka berdua lalu memegang pundak Marandra. Hingga mereka pun dapat melihat apa yang ada di dalam tubuh Clirk yang telah berubah menjadi hijau. Dengan mata langit milik Marandra. Sedangkan Pusia tak melakukan hal itu. Karena ia percaya 100% dengan ramalan Marandra. Jika mereka berlima akan mati bersama besok hari nanti, ditanggal 13.


Mereka berempat lalu benar-benar terdiam. Menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya. Antara Clirk dan tubuh fusion 3 Setan Racun Gurun Iblis.


"Akhirnya kami dapat mengalahkanmu, Racun Tua. Kini saatnya kami membalaskan dendam ayah kami!" ujar mereka bertiga menggema suaranya.


"Lakukanlah jika kalian mampu...," sahut Clirk dengan suara yang datar.


 


"Baiklah!. Terimalah racun terkuat dari kami!" teriaknya begitu menggema ke segala penjuru.


 


"Apakah kau sudah siap mati?" tanyanya, sembari memerintahkan tongkat berkepala 3 hewan beracun milik mereka, untuk menempel ke tubuh Clirk untuk menyalurkan racunnya.


"Aku sudah siap daritadi. Tapi sebelum aku mati, apakah wujud kalian akan menjadi normal kembali?" tanya Clirk dengan penuh selidik.


Tampak tubuh fusion 3 Setan Racun Gurun Iblis enggan untuk menjawabnya. Tetapi karena mereka sudah yakin Clirk akan mati di tangan mereka saat itu juga. Ia pun akhirnya menjawab pertanyaan itu. Tak perlu ada yang disembunyikan lagi bagi mereka bertiga.


"Mungkin tubuh kami akan seperti ini selamanya. Tetapi kami tidak peduli, dengan tubuh ini. Kekuatan kami akan melampui ayah kami si iblis Racun di masa lalu. Dengan tubuh ini, kami akan lebih mudah membunuh para petarung dan menghisap shen mereka. Hingga kami menjadi yang terkuat dengan tubuh ini," jelas tubuh fusion 3 Setan Racun Gurun Iblis, lalu tertawa lepas.

__ADS_1


Tampak Clirk tersenyum lalu tertawa dengan kerasnya sebelum berbicara kembali.


"Jadi kalian pantas mati untuk menemui ayah kalian di alam baka sana..."


Seusai berkata seperti itu. Tiba-tiba saja dari seluruh dalam tubuh Clirk keluarlah duri landak berwarna hijau yang segera masuk ke dalam tubuh fusion 3 Setan Racun Gurun Iblis beserta tongkat kesayangan mereka bertiga. Tanpa mereka sempat menghindari sama sekali dari serangan itu.


"Ternyata kau hanya pura-pura kalah dari kami," ujarnya dengan suara yang terbata-bata. Karena dengan begitu cepatnya racun Clirk menyebar di seluruh tubuh mereka.


"Julukanku yang jarang terdengar adalah Landak Hijau. Racun itu adalah yang terkuat yang aku miliki," jelas Clirk.


"Kami kalah Racun Tua..." ujar mereka bertiga.


Selesai berkata seperti itu. Tubuh Fusion 3 setan racun meleleh menjadi pasir hijau beserta tongkat kesayangannya itu. Hingga tubuh Clirk pun dapat bebas lepas dari belenggu mereka.


"Kalau aku tak membunuh kalian. Pasti kalian akan menjadi ancaman besar bagi dunia ini. Dengan wujud seperti itu, muridku pun belum tentu dapat menghadapi kalian di masa depan nanti," kata Clirk berbicara sendiri. Lalu berjalan menghampiri rekan-rekannya.


"Kalau kau memiliki racun sehebat itu. Kenapa kau tak menggunakannya saat melawan orang-orang dari masa lalu itu?" kata Drun.


"Masalahnya shen mereka jauh di atas kita. Racunku tak efektif menghadapi mereka," jawab Clirk apa adanya, lalu duduk bersila berniat untuk mengeluarkan pil inti sari shennya dari dalam tubuhnya.


"Sekarang giliranku untuk mengeluarkan pil shenku untuk muridku, Clirk."

__ADS_1


Mendengar perkataan dari Clirk. Rekan-rekannya lalu berdiri mengelilingi Clirk dari 4 arah. Seakan mereka sedang melindungi Clirk dari semua kemungkinan buruk yang akan terjadi dari segala arah. Dengan menatap langit senja yang merupakan langit senja terakhir yang akan mereka lihat di dunia fana ini.


 


__ADS_2