
Kehancuran Gunung Well masih begitu terasa hingga radius 100 km di barat dari kehancuran yang disebabkan oleh Chen. Penjahat dari masa lalu itu terlihat terbang ke arah barat dengan kecepatan rendah, pada ketinggian 500 mdpl. Ia sengaja terbang rendah, sembari menyerap energi alam yang ia lewati. Untuk memulihkan kekuatanya kembali. Yang sempat terkuras akibat dari pertarungan-pertarungan yang sudah ia lakukan di Pulau Gura-Gura maupun Gunung Well. Walaupun pertarungan-pertarungan itu hanya dianggap pertarungan kecil saja.
"Ke mana lagi aku harus mencari mereka?" tanya Chen di dalam hatinya.
Tiba-tiba saja Chen merasakan tubuhnya menjadi berat. Dan semakin memberat. Hingga ia pun tak sanggup lagi terbang, lalu jatuh dengan kecepatan tinggi ke bawah. Inginnya Chen terbang kembali secepatnya. Akan tetapi dirinya merasakan, ada kekuatan besar yang menarik dirinya dari bawah. Hingga akhirnya ia pun terjatuh dan menyentuh Bumi. Namun dalam sekejap mata. Dirinya sudah dapat bangkit, berdiri untuk mencari sosok yang telah menariknya jatuh.
"Siapa yang berani menarik aku jatuh!?" teriak Chen dengan kerasnya, yang menggema ke segala penjuru arah. Dengan penuh kekesalannya.
Tak ada jawaban sama sekali, atas ucapan Chen itu. Akan tetapi tiba-tiba saja dari arah langit muncullah 2 bola berdiameter 3 meter yang langsung menghantam tubuh Chen. Tanpa sempat menghindarinya sama sekali. Hantaman itu begitu dahsyat. Hingga membentuk lubang sedalam 50 meter, dengan diameter 20 meter. 2 bola raksasa itu lalu melesat keluar. Lalu berubah wujud menjad Hay dan Ded, yang berdiri 10 meter dari lubang itu.
"Suamiku, apakah orang itu sudah mati?" tanya Hay dengan penuh keseriusannya.
"Mana mungkin orang yang bisa menghancurkan dan melenyapkan Gunung Well dari dunia ini. Dapat mati dengan serangan kita yang seperti itu. Istriku...," sahut Ded, dengan tatapan menatap ke dalam lubang itu.
Selepas perkataan dari Ded. Dari dalam lubang itu keluarlah Chen yang melayang di atas lubang itu. Tatapannya begitu penuh selidik terhadap pasangan suami-istri terkuat di Semenanjung Sundaland itu. Penjahat dari abad ke 10 Masehi itu begitu heran. Melihat pasangan yang layak disebut raksasa, karena tinggi dan besarnya tubuh mereka itu.
"Kalian ini siapa, pasangan raksasa?. Berani-beraninya menjatuhkan aku dari langit, dan menyerangku tanpa alasan yang jelas!" ucap Chen dengan nada yang keras. Menunjukan ketaksukaannya kepada pasangan suami-istri terkuat dari Sundaland itu.
"Kami Hay dan Ded, pasangan suami istri terkuat di Sundaland ini. Kami menyerang diriku. Karena kau telah menghancurkan Gunung Hayded," jawab Hay dengan suara yang menggema.
"Menghancurkan Gunung Hayded?" tanya Chen, belum menyadari dan mengingat dalam catatan yang pernah dibacanya. Jika nama Gunung Well sebelumnya adalah Gunung Hayded.
__ADS_1
Chen pun belum menyadari. Jika Hay dan Ded tercatat dalam buku para petualang waktu sebelum dirinya, sebagai pemilik Gunung Hayded yang mati dibunuh oleh Dran dan Or Well untuk menguasai gunung milik mereka, yang akhirnya diganti nama menjadi Gunung Well oleh Or Well.
Entah kenapa catatan dari para petualang waktu itu berbeda dengan kenyataan yang sedang dihadapi oleh Chen. Mungkin saja buku yang dibaca oleh Chen. Merupakan catatan dari dunia pararel lainnya. Bukan dunia masa depan yang sedang didatangi oleh Chen dan para saudaranya.
"Gunung Hayded?" ucap Chen dengan penuh kebingungannya.
"Kalau kau tak mengenal Gunung Hayded. Pasti kau mengenal Gunung Well?" pertanyaan dari Hay itu telah membuat Chen mengingat. Siapa sosok di hadapannya.
"Oh jadi kalian penguasa gunung itu, sebelum Or Well?. Tapi bukannya seharusnya kalian sudah mati dibunuh oleh Or Well dan Dran, 80 tahun yang lalu. Menurut catatan para petualang waktu?" tutur Chen, lalu tersenyum sinis ke arah mereka berdua.
"Catatan macam apa yang kau percayai. Kami tidak peduli. Kenyataannya kami masih hidup, dan akan menghukummu. Karena telah menghancurkan gunung kami," kata Ded kali ini.
"Menghukumku?. Apakah kalian lebih kuat dari Gura-Gura Lama?" ejek Chen, merendahkan pasangan raksasa dari Sundaland itu. Yang kini memiliki shen level S+++. Efek dari latihan yang mereka lakukan selama ini.
Seperti angin Ded sudah berada satu jangkauan di depan Chen. Lelaki gendut itu langsung saja menghantam perut Chen dengan kerasnya. Hingga Chen yang tak siap menerima pukulan itu langsung terpental dengan kecepatan tinggi. Menghantam batang-batang pohon raksasa yang tumbuh rapat di tempat itu.
Puluhan batang pohon raksasa telah tumbang terkena lesatan tubuh Chen yang akhirnya. Dapat menghentikan lesatan tubuhnya, dengan menggunakan shen level S nya. Terlihat ia begitu kewalahan, mendapat serangan dari Ded dengan hanya menggunakan shen level S.
"Apa-apaan ini. Kenapa banyak orang yang lebih kuat dari Gura-Gura Lama?. Apakah catatan para petualang waktu itu salah?" tanya Chen di dalam hatinya. Lalu berdiri menunggu kehadiran Hay dan Ded.
Hay dan Ded pun tiba di tempat itu. Dengan tatapan penuh kebencian terhadap Chen. Yang begitu dalam. Akibat ulahnya menghancurkan Gunung Hayded yang kemudian dikenal sebagai Gunung Well.
"Kau itu, masa saja menyembunyikan kekuatan aslimu," ucap Ded bersiap menyerang Chen kembali.
__ADS_1
"Dari mana kau tahu, aku menyembunyikan kekuataanku?" tanya Chen dengan penuh selidik.
"Mana mungkin orang dengan level S. Masih baik-baik saja menerima serangan dariku?" sahut Ded.
"Ketahuan ya...," kata Chen lalu tertawa lepas.
"Hentikan tawa jelekmu itu. Lebih baik kau jelaskan siapa dirimu yang sebenarnya?" tanya Hay kali ini.
"Apakah kalian benar-benar ingin mengetahui tentang diriku, pasangan raksasa?" tanya Chen, sambil mengejek pasangan suami-istri gendut itu.
"Jelas kami ingin mengetahui, jati diri orang yang akan kami bunuh," tutur Ded dengan suara cukup keras.
"Jumawa sekali diri kalian ini. Tapi baiklah akan kujelaskan siapa diriku yang agung ini," Chen lalu melipatkan tangannya di dadanya.
"Aku adalah Chen si kepang tiga. Dari 5 kepang bersaudara. Aku ini berasal dari abad ke 10 Masehi," jelas Chen yang membuat Hay dan Ded saling tatap satu dengan lainnya.
"Jadi orang itu. Yang dimaksud oleh Gadis Bertopeng Emas itu," kata Hay kepada Ded.
"Ya, dialah orang yang membuat kekacauan di Semenanjung Sundaland," sahut Ded, yang segera melesat dan menyerang Chen tanpa memberi kesempatan dirinya bernapas sama sekali.
Terlihat walaupun tinggi Ded mencapai 3 meter dengan berat 500 kg. Akan tetapi dirinya begitu lincah menyerang Chen dengan serangan fisiknya. Yang membuat penjahat dari masa lalu itu kewalahan. Jika dirinya terus bertahan menggunakan level S. Dengan meredam kekuataan aslinya dengan mode dasar H. Tangan kanan raksasa Ded akhirnya dapat memukul dada Chen. Hingga Chen pun terpental sejauh 10 meter. Dengan mengeluarkan muntah darah dari dalam perutnya. Ia segera mengalirkan shennya ke dadanya untuk memulihkan dirinya secara cepat.
"Dengan menggunakan shen level S ini. Melawan satu raksasa itu pun. Aku sudah kewalahan seperti ini. Apalagi kalau melawan mereka berdua sekaligus. Bisa langsung mati, diriku ini. Lebih baik aku tak perlu menyembunyikan kekuataan asliku. Lebih baik kutingkatkan shenku hingga level H, sebagai mode dasarku," kata Chen di dalam hatinya.
__ADS_1