
"Kalau begitu, kita ada harapan untuk mengalahkan orang itu, melalui Jean Kecil?" tanya Mark kembali, dengan penuh semangat.
"Sayangnya tidak," jawab Jean, sembari melihat ke arah Jean Kecil yang berada 1 meter di hadapan mereka.
Terlihat Jean Kecil telah mengumpulkan energi alam hingga shennya mencapai level S.
"Kenapa tidak?" tanya Mark dengan penuh penasarannya.
"Karena saat aku menciptakannya, patokannya adalah Gura-Gura Lama dengan mode dasar shen S. Coba kau lihat dengan jim wellmu, sudah berada di mana level shen Jean Kecil?" tanya Jean.
Mark lalu mengarahkan jim wellnya ke arah Jean Kecil. Terlihatlah huruf S pada layar jim well milik Mark. Yang membuat Mark Well terperangah.
"Bagaimana bisa, Jean Kecil yang memiliki level shen D, kini secara cepat bisa berada di level S?" tanya Mark dengan penuh keheranannya.
"Kalian ini jangan banyak bicara, lebih baik pergi sekarang!" kata Jean Kecil dengan nada tinggi penuh kekesalannya. Mendengarkan pembicaraan mereka.
__ADS_1
"Ya, lebih baik kita pergi sekarang. Semuanya akan kuceritakan di dalam perjalan kita nanti," kata Jean, lalu terbang melesat ke arah utara dengan kecepatan tinggi. Yang diikuti oleh yang lainnya. Meninggalkan Jean Kecil yang terus meningkatkan kekuatannya dengan menyerap energi alam. Hingga level shennya pun telah mencapai level H.
"Aku sudah tidak bisa meningkatkan kekuatanku lagi. Ini adalah batas maksimalku. Aku harus membantu Patung Budha Giok itu untuk melawan orang itu. Walaupun pada akhirnya aku akan mati. Tapi paling tidak aku sudah mengulur waktu untuk Mark dan teman-teman pergi menjauh dari tempat ini," ucap Jean Kecil di dalam hatinya.
Jean Kecil lalu mengeluarkan kekuatan shen maksimal yang ia miliki. Hingga tubuhnya pun diselimuti oleh aura shen berwarna jingga. Jean Kecil lalu melesat dengan kecepatan tinggi, dan langsung saja menubruk perut duplikat Chin. Duplikat si kepang satu Chin yang tak mengira dapat serangan dari Jean Kecil secara mendadak, akhirnya terhuyung 50 meter. Karena ketaksiapannya itu.
Penjahat dari abad ke 10 Masehi itu tak menduga. Jika makhluk kecil yang tadi hanya memiliki shen level D. Tiba-tiba saja memiliki shen level H. Saking kuatnya serangan dari Jean Kecil. Patung Budha Giok yang ada di genggamannya pun terlepas, dan berada di samping Jean Kecil.
"Patung Budha Giok, sebaiknya kau pergi dan temui Mark dan teman-temannya. Untuk mengabulkan permintaan Mark atau Franco. Biar dia, aku yang menghadapinya," ucap Jean Kecil, berniat untuk bertarung sampai mati dengan Duplikat Chin.
"Apakah kau tidak bisa menggunakan mata langitmu?" sahut dan tanya Patung Budha Giok.
"Dia sudah memasang tirai pelindung dengan radius 200 meter. Yang membuat kita terkurung di dalam tirai pelindung berwarna hitamnya itu," jelas Patung Budha Giok.
Jean Kecil lalu mengaktifkan mata langitnya. Hingga ia pun dapat melihat tirai pelindung dari shen hitam dari duplikat Chin.
"Sejak kapan dia melakukannya?" tanya Jean Kecil, yang kali ini ditanggapi oleh duplikat Chin.
"Sejak kau menubruk perutku dengan tubuh mungilmu itu," jawab duplikat Chin, yang kini berada 5 meter di hadapan mereka berdua.
"Sepertinya kita sudah tidak memiliki pilihan lainnya. Kita harus bersatu untuk menyerangnya," ujar Jean Kecil.
__ADS_1
"Baiklah, aku akan merubah diriku kembali menjadi seorang petarung," jawab Patung Budha Giok.
Patung Budha Giok lalu berubah menjadi sosok biksu berjubah hijau yang langsung saja menyerang ke arah duplikat Chin dengan kekuatan penuh. Yang diikuti oleh Jean Kecil dengan kekuatan penuh yang ia miliki. Pertarungan hebat pun segera terjadi di antara mereka bertiga. Di dalam bola perisai beradius 200 meter itu.
Walaupun mereka bertiga bertarung dengan shen level tinggi. Akan tetapi daerah sekitarnya tidak terpengaruh oleh pertarungan tingkat tinggi itu. Yang masih dapat dirasakan oleh Mark dan kawan-kawan yang sudah berada 100 km dari tempat semula. Yang terbang dengan kecepatan tinggi, demi menghindari duplikat Chin.
"Pertarungan hebat terjadi lagi. Dan satu lagi, shen yang kurasakan adalah milik Jean Kecil yang berada di level H," kata Mark, terus terbang dengan kecepatan tinggi bersama teman-temannya.
"Bagaimana bisa, Jean Kecil memiliki level shen hingga level H?" tanya Nack, entah kepada siapa. Yang dijawab oleh Jean.
"Sudah kubilang ia adalah senjata pamungkasku. Tapi sayangnya, hanya sampai level H. Jean Kecil dapat meningkatkan kekuatanya. Jean Kecil tidak mungkin dapat menang dari orang berkepang satu itu," jelas Jean dengan panjang lebarnya.
"Apa mungkin, Jean Kecil masih dapat meningkatkan kekuatannya?" tanya Franco kali ini.
"Bisa, hingga level HS," sahut Jean.
"Lalu kenapa ia tidak melakukannya?" tanya Franco kembali.
"Kalau ia melakukannya, itu sama saja ia bunuh diri," jawab Jean
"Maksudmu?" tanya Clark kali ini.
"Energi alam yang ia serap, sudah melebihi ambang batas tubuhnya. Mungkin saja ia akan melakukan itu, untuk meledakan dirinya bersama musuhnya," jelas Jean.
Semuanya lalu terdiam, terus terbang dengan kecepatan tinggi ke arah utara. Untuk menghindari kejaran dari duplikat Chin. Yang dengan mudahnya dapat mengejar mereka dengan kecepatannya.
__ADS_1