Manusia Masa Depan

Manusia Masa Depan
Bab 80. (Chen Tiba di Puncak Gunung Well)


__ADS_3

 


Ketiga mantan anggota Gura-Gura Baru akhirnya tiba di puncak Gunung Well, dengan napas yang memburu. Karena takut kedahuluan oleh Chen tiba di puncak gunung milik Or Well itu. Hingga mereka bertiga pun terbang dengan kekuatan maksimal yang mereka miliki.


Mereka langsung saja mendarat di patung kepala Or Well. Di mana Er Well sedang dikelilingi oleh Well 1, 2, 3, 4 dan Well 5. Mereka sebenarnya sudah tahu dengan apa yang sudah terjadi di bawah, yang menimpa para saudara kloningan mereka. Melalui jim well mereka yang tetap utuh walaupun pemegangnya sudah mati dengan berbagai cara.


 


"Tuan Er, kami diperintahkan untuk menemui Anda oleh Tuan Well 6," perkataan Abel pun dipotong oleh Er Well.


"Aku sudah tahu semuanya," sambung Er Well lalu melepaskan jim well yang ia kenakan di tangan kirinya. Untuk maksud yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri.


"Tapi bagaimana Anda mengetahuinya?" tanya Abel dengan penuh tanda tanyanya.


"Ini berkat jim well kami, yang saling terhubung satu dengan lainnya, yang ada di gunung ini," jelas Er Well lalu memakaikan jim well miliknya ke tangan kiri Abel. Yang membiarkannya, tanpa tahu maksud dari ayah angkat Mark Well itu.


"Sekarang pergilah, cari Mark atau Tuan Or. Dan berikan jim well itu kepada siapa pun yang kalian temui pertama kali,." perintah Er Well kepada Abel.


"Tapi kami ingin berjuang dan bertarung demi gunung ini," tolak Abel.


"Jangan naif. Kalian tetap di sini, pasti kalian akan mati. Sekarang cepat pergi!" tutur Er Well dengan nada yang keras. Yang membuat Abel mau tak mau harus menuruti perintah dari ayah angkat Mark itu.


"Baik, Tuan Er. Kami pamit," sahut Abel lalu melesat bersama Adel dan Axel ke arah timur dengan kecepatan tinggi.


Setelah ketiga mantan anggota Gura-Gura Baru itu hilang dari penglihatan mereka berenam. Well 1 pun bicara kepada Er Well.

__ADS_1


"Kak Er, apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Well 1 dengan keseriusan tingkat tinggi.


"Tentu saja menunggu orang itu datang," sahut Er Well dengan tatapan ke arah langit Gunung Well yang dipenuhi oleh asap-asap, yang melayang dan naik ke langit dari arah bawah Gunung Well.


"Apakah sebaiknya kau pergi dari gunung ini. Selagi ada waktu," kata Well 1 kembali.


"Tidak bisa, aku sudah berjanji kepada ayah untuk menjaga Gunung Well. Bagaimana bisa aku mengingkarinya?" timpal Er Well. Sembari semakin merasakan kehadiran Chen yang semakin mendekati puncak Gunung Well dari arah bawah.


Akhirnya Chen muncul dari bawah puncak Gunung Well dengan cara terbang, dengan kecepatan tinggi. Penjahat dari masa lalu itu. Tiba-tiba saja sudah berada 10 meter di hadapan para kloningan Or Well.


"1, 2, 3, 4, 5, 6," Chen menghitung jumlah manusia yang ada di hadapannya.


" Ternyata Kloningan Or Well tinggal 6. Dan kau adalah yang istimewa, Er Wel. Karena kau adalah kloningan Or Well yang ditambah dengan dna 4 anggota Gura-Gura Lama lainnya,," lanjut Chen dengan menunjuk ke arah Er Well yang ada di tengah di antara mereka berenam.


"Bagaimana kau bisa tahu tentang diriku, hingga sejauh itu?" tanya Er Well dengan penuh penasarannya.


"Aku mendapatkannya data-data manusia yang hidup pada zaman ini. Melalui para petualang waktu yang sudah berkunjung ke masa ini terlebih dahulu daripada kami?" papar Chen, masih melayang di udara.


"Jadi kau datang tidak sendiri, ya?" tanya Er Well. Ketika Chen menyebut nama 'kami'


"Ya, kami datang berlima. Tapi sayangnya dua adikku sudah mati bersama, Mosa dan 5 guru dari Gura-Gura Lama," jelas Chen yang membuat Er Well terkejut bukan main.


Er Well jadi teringat dengan Mosa yang pernah bentrok dengan dirinya di kota Angkasa Khatulistiwa. Yang kekuataannya jauh di atas anggota Gura-Gura Lama, yang mengaku bernama Master Waktu. Er Well tahu nama asli Master Waktu adalah Mosa dari Mark, saat Mark dan teman-temannya sudah mendapatkan patung Budha Giok beberapa waktu yang lalu. Sedangkan Er Well tidak mengetahui sama sekali gambaran tentang para guru dari Gura-Gura Lama. Karena mereka tak pernah bercerita tentang sosok para guru mereka. Yang menghilang sejak mereka masih belia.


"Jadi benar apa yang dikatakan ayah, jika ia merasakan pancaran shen dari guru mereka?" ucap Er Well. Lalu melirik ke arah saudara kloningannya. Agar bersiap menyerang orang yang tak mungkin mereka kalahkan itu.

__ADS_1


"Sekarang di mana Or Well?" tanya Chen dengan tatapan tajam ke arah mereka berenam.


"Dia sedang pergi," sahut Er Well.


"Ke mana?" tanya Chen kembali.


"Mana aku tahu," sahut Er Well dengan nada yang ketus.


"Kau itu membuat aku kesal!" teriak Chen.


Penjahat dari masa lalu itu lalu melesat untuk menyerang Er Well. Yang disambut oleh melesatnya Well 3, 4 dan Well 5. Seperti kilat mereka bertiga menendang Chen dengan kekuatan penuh mereka secara bersamaan. Hingga Chen pun terpental sejauh 20 meter, karena tak siap menerima serangan dari tiga kloningan Or Well itu.Yang memiliki level shen A.


Tak berhenti sampai disitu saja. Tiga kloningan dari Or Well itu lalu menciptakan sabit berwarna putih dari shen mereka. Yang dapat mereka lemparkan sesuka hati mereka. Chen tak menganggap sama sekali serangan mereka bertiga sebagai sebuah ancaman yang dapat membunuh dirinya. Hingga ia pun menganggap ini hanyalah sebuah permainan anak kecil, bukan pertarungan yang sesungguhnya. Yang disaksikan oleh Er Well dan kedua saudara kloningannya itu.


"Kak Er, sepertinya. Kalau ada 5 anggota Gura-Gura lama di sini pun, dan mengeroyoknya bersama-sama. Orang itu tetap akan menang dengan mudah. Walaupun kekuataannya yang ia tunjukan adalah shen level S," kata Well 1.


"Kau benar, aku rasa manusia dari masa lalu itu. Menyembunyikan kekuataannya yang sesungguhnya," timpal Er Well sembari memasang jim well berlapis emas di tangan kirinya. Yang ia ambil dari saku celananya.


"Apakah Kak Er perlu menggunakan jim well itu untuk mengukur kekuataannya?" tanya Well 2 kali ini.


"Tentu saja aku harus menggunakan jim well emas ini untuk mengukur kekuataan shen aslinya. Jim well emas ini lebih hebat dari jim well biasa. Selain itu jim well emas ini bisa digunakan untuk menggunakan jurus terlarang itu," tutur Er Well. Lalu tersenyum kecut kepada kedua saudara kloningannya itu.


Ketiga kloningan Or Well itu terus mengamati pertarungan antara Chen dengan ketiga saudara kloningannya. Bersama angin yang semakin bertiup kencang di puncak Gunung Well. Yang kemungkinan akan bernasib sama dengan Pulau Gura-Gura, yang hilang dari peta dunia pada masa itu. Akibat dihancurkan oleh penjahat dari abad ke 10 Masehi itu. Dengan begitu mudahnya.


 

__ADS_1


__ADS_2