Manusia Masa Depan

Manusia Masa Depan
Bab 92. (Pelepasan Tubuh Kutukan Hay dan Ded)


__ADS_3

 


Gadis Bertopeng Emas yang dipanggil Nona Kecil oleh duplikatnya. Terlihat menatap duplikat dirinya dengan sepasang mata ungunya. Gadis misterius itu seakan ingin berbicara dari tatapan mata ungu mereka berdua, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dari mulut mereka berdua.


 


Hanya diam dan diam di antara mereka berdua. Hingga Hay berbicara kepada sosok yang ada di belakang dirinya.


"Kenapa kau tidak membunuh dirinya?. Orang dari masa lalu itu sangat berbahaya sekali," ujar Hay lalu membuka sepasang matanya. Karena dirinya sudah pulih. Begitu juga dengan Ded yang ikut membukakan sepasang matanya secara bersamaan dengan istrinya.


"Dia berbahaya bagi kalian saja. Tapi bagiku, mereka orang-orang yang dari masa lalu itu hanyalah debu," sahut duplikat Gadis Bertopeng Emas.


"Bukan hanya ancaman bagi kami. Tapi dia ancaman bagi dunia ini," sambung Ded.


"Kalian ini terlalu banyak berpikir tentang dunia. Pikirkanlah diri kalian sendiri. Aku pertegas, orang dari masa lalu itu akan mati. Dengan salah satu saudara seperguruan dari 5 Dewa Warna," jelas duplikat Gadis Bertopeng Emas.


Duplikat Gadis Bertopeng Emas itu lalu membelah diri, hingga menjadi dua sosok. Yang satu tetap berada di belakang Hay, sedangkan satu lagi berada di belakang Ded.


"Duplikatku, kau itu jangan terlalu banyak bicara. Cepat selesaikan tugasmu!" kata Gadis Bertopeng Emas dengan suara lembut tetapi tegas.


"Baiklah Nona Kecil!"


Secara serentak tiba-tiba saja tangan kanan kedua duplikat itu. Menyentuh ubun-ubun Hay dan Ded dengan begitu kerasnya secara bersamaan. Hingga membuat pasangan suami-istru terkuat dari Sundaland itu begitu terkejut. Menerima perlakuan seperti itu, dari sosok yang sudah menolong mereka.


"Apa yang kau lakukan terhadap kami berdua!!" ujar Hay, dengan penuh kepanikannya.


"Kalian akan mengetahuinya. Setelah kami ada di dalam tubuh kalian," sahut duplikat Gadis Bertopeng Emas.


Dua duplikat dari Gadis Bertopeng Emas. Lalu berubah menjadi cahaya toska yang segera masuk ke dalam tubuh pasangan gendut itu melalui lubang hidung mereka. Saat hal itu terjadi. Hay dan Ded merasakan tubuh mereka seperti terbakar oleh api yang begitu panas.

__ADS_1


"Kau ingin membunuh kami Gadis Gila!?" tanya Hay dengan suara yang keras.


"Ya, aku ingin membunuh kalian. Tapi tubuh kutukan kalian berdua itu." sahut Gadis Bertopeng Emas.


Mendengar perkataan dari Gadis Bertopeng Emas. Hay-Ded sangat terkejut. Bagaimana bisa gadis misterius itu mengetahui tentang tubuh kutukan. Padahal itu adalah rahasia besar suku mereka yang berada di dalam Bumi.


"Bagaimana kau tahu tentang tubuh kutukan kami?" tanya Ded kali ini.


"Aku mengetahui segala hal dari segala masa," jawab Gadis Bertopeng Emas.


"Jangan-jangan kau itu Dewi Waktu?" ucap Hay, menebak jika sosok gadis bertopeng emas itu adalah Dewi Waktu. Sosok mitologi yang ada di desa tempat mereka tinggal. Yang dapat mengendalikan waktu dengan sangat mudah sekali.


"Lebih baik kalian jangan banyak bicara lagi. Atau proses pelepasan tubuh kutukan kalian akan menjadi lama," kata Gadis Bertopeng Emas, lalu terdiam.


Pasangan suami-istri terkuat dari Sundaland itu lalu terdiam. Mereka berdua ingin segera lepas dari tubuh kutukan mereka secepat mungkin. Yang sangat menyiksa bagi mereka berdua selama ini.


Terlihat tubuh raksasa Hay dan Ded menjadi gosong dan semakin gosong. Hingga sulit untuk dikenali lagi. Tetapi tiba-tiba saja dari dalam tubuh raksasa mereka berdua. Keluarlah cahaya toska yang membuat tubuh gosong itu pecah berkeping-keping. Hingga terlihat dua sosok tubuh seukuran manusia sewajarnya yang diselimuti oleh aura toska yang perlahan-lahan meredup dan menjadi pakaian mereka berdua.


"Akhirnya tubuh kutukan kalian terlepas juga. Sekarang berdirilah. Sekarang tubuh asli kalian sudah kalian dapatkan kembali," jelas Gadis Bertopeng Emas. Lalu tersenyum dari balik topeng emasnya.


Dua sosok manusia, dengan tubuh berusia 23 tahun dengan tinggi 180 dan langsing itu segera bangkit. Dua sosok manusia itu merupakan Hay dan Ded dengan wujud asli mereka, dan level shen yang sudah mencapai HS++. Yang meningkat secara dratis dari kekuataan asli mereka. Dikarena kekuataan dari duplikat Gadis Bertopeng Emas telah menyatu dengan diri mereka berdua.


Wajah mereka berdua pun sudah berubah total. Kini wajah mereka berdua bercorak wajah manusia dari Negeri Sakura di masa lalu. Hingga wajah mereka berdua pun pantas disebut sebagai cantik dan tampan. Seperti perkataan yang sering mereka ucapkan dalam perbincangan mereka.


"Inilah saat yang paling kami tunggu dalam hidup kami. Bukannya begitu, Istriku yang cantik...," ujar Ded dengan suara yang lebih lembut dari sebelumnya.


"Benar sekali suamiku yang tampan. Pada akhirnya kita terbebas dari kutukan tubuh gendut itu," sahut Hay.


"Lebih baik sekarang, kalian kembali ke desa kalian di dalam tanah. Kendalikan kekacauan yang terjadi di dalam desa kalian selama ini," tutur Gadis Bertopeng Emas.

__ADS_1


"Tapi kami ingin membalas dendam kepada orang dari masa lalu itu," timpal Hay.


"Itu sudah bukan urusan kalian. Sebentar lagi juga mereka akan mati," jawab Gadis Bertopeng Emas.


"Baiklah kami akan menuruti keinginanmu itu," kata Ded.


"Kami berdua, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuanmu selama ini," sambung Hay.


"Sudahlah kalian jangan berbasa-basi lagi. Sekarang pergilah kalian," ucap Gadis Bertopeng Emas.


Hay dan Ded lalu menghentakan sepasang kaki mereka ke Bumi. Dan dalam sekejap mata, mereka berdua pun sudah masuk ke dalam bumi untuk menuju desa mereka yang berada di dalam tanah.


"Tugasku sudah selesai di untuk membantu mereka berdua di masa ini. Mungkin selanjutnya, dirinyalah yang akan mengakhiri kekacauan yang dibuat oleh orang-orang dari masa lalu itu," ujarnya berkata sendiri.


Gadis Bertopeng Emas itu lalu menghilang begitu saja. Tanpa menciptakan lubang ruang dan waktu. Untuk kembali ke tempatnya berasal.


***


Sementara itu Chen yang terus melesat ke arah barat. Akibat dari pukulan dari duplikat Gadis Bertopeng Emas. Akhirnya dapat mengendalikan dirinya juga. Terlihat napasnya begitu memburu akibat dari pukulan itu. Ia langsung saja bersila untuk memulihkan dirinya yang sudah hampir kehabisan shen.


"Duplikat gadis misterius itu, walaupun hanya 1%. Tetapi sudah membuat aku babak belur seperti ini. Bahkan kepang lima bergabung pun, dia masih bisa mengimbanginya pastinya. Pasukan khusus Humsha benar-benar debu di hadapannya," gerutu Chen, lalu menelan pil pemulihan stamina yang tak begitu efektif baginya untuk saat ini.


Kepang tiga pun melihat ke arah di sekitarnya yang dipenuhi oleh tumbuhan dan hewan-hewan hutan yang ada di dalamnya.


"Akan aku gunakan cara instan untuk memulihkan kekuataanku. Aku akan hisap energi kehidupan di tempat ini. Sekali si Chan tak ada di sekitar tempat ini. Agar aku tak dihajarnya habis-habisan karena berani menghisap energi kehidupan tempat ini," kata Chen masih berbicara sendiri.


Chen lalu memejamkan kedua matanya untuk menghisap energi kehidupan di tempat itu. Terlihat tumbuhan yang ada di hutan itu pun mengering lalu mati dan menjadi debu. Begitu juga dengan hewan-hewan yang ada di hutan itu.


 

__ADS_1


__ADS_2