
Pasangan suami-istri gendut Hay dan Ded yang melesat dengan kecepatan tinggi. Akhirnya tiba 50 km dari tempat semula dengan ketinggian pada 1200 Mdpl. Di tempat itu mereka mendadak berhenti tanpa alasan yang pasti.
Mereka berdua lalu saling pandang satu dengan yang lainnya. Seakan ingin memberi kode, siapa dulu yang harus bicara. Hingga akhirnya Ded lah yang memulai pembicaraan di antara mereka berdua.
"Ini adalah, batas di mana kita tak pernah dapat pergi lebih jauh daripada ini. Sebelum kita menemukan majikan asli gunung itu. Gadis bertopeng emas yang sudah membantu kita mengalahkan majikan terdahulu gunung itu," ujar Ded dengan menoleh ke arah Gunung Hayded yang terlihat biru dikejauhan. Untuk memastikan jika mereka berdua tak diikuti oleh ketiga murid Dewa 5 warna. Yang mungkin masih penasaran dengan mereka berdua.
"Tapi sekarang kita akan coba. Apakah perkataan Gadis Bertopeng Emas itu benar?. Setelah kita melakukan tugas darinya. Kita akan dapat melewati batas ini. Dan kekuatan kita akan ditingkatkan menjadi level S, oleh dirinya?" tutur Hay, sambil melirik ke arah suaminya. Yang berada di sisi kanan dirinya.
Hay lalu melesat kembali tanpa ada halangan sedikit pun. Seperti yang sebelum-sebelumnya di mana mereka terpental saat melewati batas itu di masa lalu.
Melihat istrinya dapat menerobos batas yang tak pernah mereka lewati selama ini. Tanpa halangan sama sekali. Ded lalu melesat menyusul Hay. Tanpa keraguan sedikit pun di benaknya.
Hay dan Ded lalu turun ke permukaan Bumi. Lalu melesat di tanah dengan kecepatan tinggi. Seolah mereka berdua sedang dikejar oleh waktu.
Pasangan suami-istri gendut itu terus melesat dengan kecepatan tinggi di permukaan Bumi. Hingga mereka berdua tiba pada sebuah tanah lapang berumput hijau. Di tempat itu mereka melihat sesosok manusia berjubah toska yang membelangai diri mereka berdua. Sosok berjubah toska itu seakan sedang menunggu sesuatu hal. Yaitu pasangan suami-istri gendut terkuat di Sundaland.
Hay dan Ded lalu menghentikan lesatan mereka itu. Sejauh 8 meter dari tempat berdiri sosok berjubah berwarna toska dengan topeng emas yang ia kenakan di wajahnya. Hingga wajah aslinya tak diketahui oleh siapapun. Seakan dirinya tak ingin diketahui jatidirinya oleh siapa pun.
"Akhirnya kami menemukanmu...," kata Hay, lalu tersenyum lebar.
"Kalian ini lama sekali. Aku sudah menunggu kalian sejak daritadi untuk menepati janjiku. Meningkatkan kekuatan shen kalian hingga level S. Jika kalian sudah menyelesaikan tugas kalian," sahut sosok berjubah toska bertopeng emas. Dengan suara seorang gadis muda berusia 20 tahunan.
"Kalau begitu. Tepatilah janjimu sekarang...," ujar Ded. Menagih janji Gadis Bertopeng Emas itu.
"Baiklah, akan kutepati janjiku sekarang," sahutnya lirih dan datar.
Gadis muda bertopeng emas berjubah toska itu lalu menunjukan kedua jari telunjuknya ke langit. Tampak dari kedua jari telunjuknya itu. Keluarlah cahaya toska yang ia lesatkan ke arah Hay dan Ded. Tanpa menoleh ke arah belakang sedikit pun. 2 cahaya toska itu lalu menghantam tubuh kedua pasangan suami-istri raksasa itu dengan begitu cepatnya.
Bukan rasa sakit yang mereka rasakan. Namun rasa nyaman, efek dari meningkatnya kekuatan shen mereka dari level A+++. Menjadi level S, yang setara dengan level shen mode dasar dari para guru dari Gura-Gura Lama.
__ADS_1
Padahal duo gendut itu mengira. Kalau gadis bertopeng emas itu. Akan membunuh mereka dengan 2 cahaya toska itu. Setelah menyelesaikan tugas yang diberikan olehnya 24 tahun yang lalu.
Gadis bertopeng emas itu jelas lebih kuat dari 5 orang terkuat di masa itu. Tetapi entah kenapa dengan kekuatan yang sebesar itu. Ia tak ingin pernah bentrok dengan para manusia dari masa lalu. Yang dengan seenak hatinya bolak-balik dari masa lalu dan masa kini. Padahal ia mampu mengalahkan para manusia masa lalu itu. Dengan begitu mudahnya.
Terlihat kedua gelang emas yang ada di kaki pasangan gendut itu lalu pecah berkeping-keping menjadi debu yang langsung ditiup oleh angin. Hingga mereka berdua lepas dan bebas dengan perjanjian yang dipaksakan oleh gadis bertopeng emas 24 tahun yang lalu dengan Hay dan Ded.
"Kami pikir kau akan membunuh kami berdua tadi?" tanya Ded mulai mencoba kekuatannya dengan mengeluarkan shen yang ia miliki. Hingga tubuhnya pun terselubungi oleh aura biru terang. Begitu juga dengan istri gendutnya. Yang mengeluarkan aura biru terangnya.
Tanpa alasan yang jelas Hay dan Ded melesat dan menyerang gadis bertopeng emas itu dengan kekuatan penuh barunya.
Tak ada rasa bergeming sedikit pun pada diri gadis bertopeng emas misterius itu. Hingga Hay dan Ded berada pada jarak 1 meter. Pasangan suami-istri gendut itu menyerang dari arah kiri dan kanan gadis itu. Akan tetapi gerakan mereka terhenti sama sekali. Ketika gadis bertopeng emas itu mengeluarkan shen berwarna toscanya.
Dunia terasa berhenti berputar bagi mereka berdua. Yang merasakan tekanan yang begitu berat terkena aura tosca itu.
"Kalian ingin bermain-main dengan diriku!?" tanyanya tetap dengan nada datar.
Gadis bertopeng emas itu lalu menghentakan kakinya ke Bumi. Hingga aura toscanya membuat Hay dan Ded terpental sejauh 10 meter. Gadis berjubah tosca itu lalu menarik pasangan suami-istri gendut itu ke hadapannya dengan aura toscanya.
"Kami mana berani bermain-main dengan dirimu, Nona...," ucap Hay dengan suara yang lembut. Takut menyinggung sosok misterius yang memiliki kekuatan shen di batas nalar mereka berdua.
"Kami hanya mengetes kekuatan baru kami saja. Apa benar kau telah meningkatkan kekuatan kami," jelas Ded kali ini.
"Apakah aku mendustai kalian?" tanya balik Gadis Bertopeng Emas yang memiliki sepasang mata berwarna ungu yang baru disadari oleh pasangan gendut itu.
"Tidak Nona bermata langit super," jawab Ded.
"Kau pintar juga gendut. Kalau sepasang mata ini adalah mata langit super," sahutnya dengan datar.
"Berarti Nona adalah anggota dari Suku Peramal Bulan?" tanya Hay dengan rasa penasarannya yang sangat tinggi sekali.
"Aku tak akan menjawabnya. Tapi aku akan memberi kalian penawaran," timpal Gadis Berjubah Tosca itu. Yang membuat pasangan suami-istri bersemangat untuk mengetahui. Penawaran apa yang akan diberikan oleh Gadis Bertopeng Emas itu.
"Apa penawaranmu kali ini?. Dan kami tidak suka dengan pemaksaan. Seperti yang kau lakukan 24 tahun yang lalu kepada kami," kata Ded langsung the to point.
"Kalau bukan karena orang itu. Aku pun malas melakukan penawaran kepada kalian. Karena tidak ada untungnya sama sekali untuk diriku," ucapnya lalu melanjutkannya perkataannya kembali.
__ADS_1
"Kali ini bisa dibilang. Ini hadiah dariku, bukan sebuah penawaran. Karena kalian sudah menjalankan tugas dariku dengan baik. Aku akan memberikan kalian 2 butir pil langit," jelas Gadis Bermata Ungu itu.
Mendengar pil langit disebut. Pasangan gendut itu seolah sedang bermimpi. Di mana pil langit dapat meningkatkan kekuatan penelannya hingga dua level sekaligus dengan efek permanen.
"Kenapa kau begitu baik hati terhadap kami ini?" tanya Hay dengan penuh rasa curiga.
"Ini bukan keinginanku. Tapi keinginan orang itu," jawab Gadis Bertopeng Emas.
"Jadi kau juga diperintah oleh seseorang?. Aku tak bisa membayangkan seberapa kuat orang yang memerintah Nona itu?"
"Kalian jangan berpikir aku ini pesuruh dirinya. Bertarung serius pun, dia tak mungkin mengalahkanku dengan mudah," tutur Gadis Bertopeng Emas itu.
"Lalu kenapa kau. Menerima perintah darinya?. Bukannya ini aneh, Nona Bertopeng Emas?" tanya Hay dengan penuh selidik.
"Karena aku mencintai dirinya. Apa kau puas dengan jawabanku?. Bukannya kau juga begitu, ingin menuruti semua keinginan orang yang kau cintai?" tanya balik Gadis Berjubsh Tosca kepada Hay.
Mendengar jawaban jujur dari gadis bertopeng emas. Perempuan gendut itu langsung terdiam. Ia merasa perkataan dari gadis berjubah tosca itu benar adanya. Dirinya pun begitu. Akan memenuhi semua keinginan Ded yang sangat ia cintai. Walaupun harus mengorbankan dirinya.
"Kau terdiam. Pasti perkataanku benar?" Hay hanya menganggukan kepalanya. Pertanda menyesetujui jika perkataan dari gadis bermata ungu itu benar adanya. Hingga gadis bertopeng emas itu bicara kembali.
"Sekarang lebih baik kembali ke desa tempat kalian tinggal. Setelah aku memberikan pil langit," ujarnya sembari mengambil 2 butir pil berwarna tosca yang langsung ia berikan kepada Hay dan Ded dengan melayang di udara.
"Kau benar-benar memberikannya kepada kami. Pil yang sangat berharga ini. Apa kau tak akan menyesal dikemudian hari?" tanya Ded.
"Aku punya banyak pil seperti itu. Dan jangan beranggapan kalau kalian menelan pil itu sekarang. Kalian dapat mengalahkanku?"
Gadis bertopeng emas itu lalu mengeluarkan aura dari shennya. Dengan level HS, yang merupakan di bawah mode dasar dari shennya. Hingga membuat pasangan gendut itu berlutut menahan kekuatan shen dari gadis misterius itu.
"Itu hanya di bawah mode dasarku. Setelah ini, mungkin aku tak akan pernah menemui kalian dalam waktu dekat ini,' tiba-tiba saja gadis bertopeng emas berjubah tosca itu menghilang begitu saja dari hadapan mereka berdua. Yang segera bangkit kembali.
"Dia benar-benar moster. Lebih baik kita kembali ke dalam tanah untuk meningkatkan kekuatan kita. Agar kalau kita bertemu lagi. Kekuatan kita tak begitu payah seperti ini," kata Ded kepada istri gendutnya itu.
Selesai berkata seperti itu. Ded lalu menenggelamkan dirinya ke dalam tanah yang diikuti oleh Hay. Hingga tempat itu benar-benar menjadi sepi seperti sediakala.
__ADS_1