Manusia Masa Depan

Manusia Masa Depan
Bab 77. (Kekacauan di Gunung Well)


__ADS_3

 


Chen terus melesat dengan kecepatan tinggi untuk segera melaksanakan tujuannya, mencari Or Well di Gunung Well untuk ia bunuh. Hingga akhirnya, dengan kecepatan setinggi itu. Penjahat dari abad ke 10 masehi itu pun tiba di Gunung Well bagian timur. Si Kepang Tiga lalu turun, menurunkan terbangnya, hingga berada di ketinggian 1000 mdpl. Di daerah yang bisa disebut sebagai kaki dari Gunung Well.


 


Chen lalu mengintari Gunung Well dari ketinggian 1000 mdpl. Ia sengaja mengitari gunung api soliter itu. Agar ia dapat menemukan Or Well dengan lebih mudah. Daripada harus langsung ke puncak Gunung Well. Anggota dari 5 kepang bersaudara itu pun ingin bermain-main dan membuat kekacauan di Gunung Well. Sebelum dihancurkan, seperti ia menghancurkan Pulau Gura-Gura sebelumnya.


"Mungkin hanya dengan shen level S. Aku sudah dapat menghancurkan gunung ini," ucap Chen di dalam hatinya. Lalu tersenyum jahat ke arah puncak Gunung Well di kejauhan. Dengan pikiran jahatnya.


Penjahat dari masa lalu itu turun, dan menginjakan kakinya di tanah Gunung Well. Yang segera disambut oleh kedatangan Well 30 yang memang menjaga pos terbawah dari 30 pos penjagaan yang ada ditiap 100 meter diketinggian gunung milik Or Well itu.


"Siapa kau?" tanya Well 30 dengan penuh kewaspadaannya. Karena ia merasa tamu yang tak diundang itu. Memiliki niat jahat terhadap Gunung Well.


"Aku adalah Chen. Di mana Or Well," sahut Chen dengan nada ketus, dan tanpa basa-basi sekali terhadap kloningan Or Well ke 30 itu.


"Aku tidak tahu," ujar Well ke 30 sembari menekan jim wellnya. Untuk meminta bantuan rekan-rekannya. Karena ia tahu, tak mungkin dirinya menghadapi orang yang ada di hadapannya itu seorang diri.Karena ia merasa pancaran shen yang begitu kuat dari Chen. Walaupun berusaha ditekan oleh Chen sejak daritadi.


Well 30 merasakan jika kekuatan shen Chen sangatlah besar. Ia sudah memastikan jika orang yang sedang mencari Or Well. Memiliki level shen S, dari jim well yang ia pakai. Walaupun itu bukan kekuataan mode shen dasar dari Chen yang sebenarnya.


"Tapi, aku ingin tahu," kata Chen dengan nada yang dingin.

__ADS_1


Penjahat dari masa lalu itu tiba-tiba saja melesat dan langsung saja memegang kening Well 30 yang mendadak tak dapat bergerak sama sekali. Dikarenakan tekanan shen yang begitu kuat terhadap dirinya. Dirinya seolah telah berubah menjadi patung, yang tak dapat berbuat apa-apa sama sekali.


Dengan menempelkan tangan kanannya ke arah kening Well 30. Chen dapat membaca isi pikiran dari Well 30 selama 2 hari dalam hidupnya. Walaupun sudah melakukan hal seperti itu. Akan tetapi Chen tak dapat menemukan Or Well di pikiran Well 30. Ada rasa kesal yang begitu besar di wajah Chen. Hingga akhirnya ia menggunakan shen di tangan kanannya untuk membunuh kloningan ke 30 dari Or Well itu.


 


Terlihat dari telapak tangan kanannya yang menyentuh kening Well 30 keluarlah cahaya hitam yang segera menyelubungi kloningan termuda dari Or Well itu. Dan membakarnya menjadi debu yang berserakan tertiup oleh angin yang bertiup di tempat itu.


 


"Kloningan yang payah...," Chen pun berbicara sendiri. Lalu melangkahkan kakinya meninggallkan tempat itu. Tanpa menyadari ssma sekali, jika jim well milik Well 30 masih utuh dan tergeletak begitu saja di tanah. Walaupun tuannya sudah menjadi debu yang hilang tertiup oleh angin.


Chen terus berjalan dengan santainya seperti orang biasa yang tidak memiliki shen sama sekali. Sembari menikmati pemandangan ke arah puncak Gunung Well yang masih terlihat jauh di sepasang matanya itu. Sebenarnya ia bisa saja menghancurkan Gunung Well dengan mudahnya dengan kekuatannya itu. Akan tetapi Chen ingin menikmati permainan yang sedang ia buatnya itu. Permainan untuk mengobati rasa kesalnya, karena tak menemukan Dran di Pulau Gura-Gura. Yang sudah ia hancurkan beserta isinya dengan kekuataan jahatnya itu.


Tiba-tiba saja ada serangan bola shen berwarna merah sebesar bola tenis yang menghantam tubuhnya dengan begitu kerasnya secara bersamaan. Hingga terciptalah asap hitam yang sangat pekat menyelubungi dirinya. Akibat benturan dari bola-bola shen berwarna merah bersama tubuh Chen.


Ternyata serangan bola-bola shen merah itu berasal dari Wel 20 hingga Well 29. Yang telah berkumpul di hadapan Chen dengan jarak 10 meter. Para kloningan Or Well itu datang. Karena pancaran shen dari chen yang telah membunuh saudara kloningan mereka. Dan pemberitahuan dari jim well milik Well ke 30, yang meminta bantuan kepada mereka.


"Di mana saudara kami?" tanya Well 20 menanyakan keberadaan Well 30. Yang meminta bantuan mereka untuk datang. Akan tetapi saat mereka tiba, Well 30 tak ditemukan oleh mereka. Hingga mereka bersepuluh memutuskan untuk mengikuti pancaran shen Chen.


Perlahan-lahan asap hitam pekat yang menyelubungi tubuh Chen pun menghilang bersamaan dengan dirinya bersuara.

__ADS_1


"Oh, kloningan Or Well bernomor 30 ya?. Orang lemah itu sudah kukirim ke alam baka..," sahut Chen lalu tertawa dengan kerasnya. Tanpa rasa bersalah sama sekali. Karena sudah membunuh Welll ke 30


"Jangan berbohong, kami tak menemukan mayatnya," kata Well 20.


"Orang lemah itu sudah kuubah jadi debu. Apa kalian perlu bukti?" tiba-tiba saja Chen melesat dengan kecepatan tinggi ke arah mereka bersepuluh. Dengan kecepatan seperti itu. Chen pun telah mencekik leher Well 27 dan Well 23, tanpa mereka sempat hindari sama sekali dan dicegah oleh siapapun.


"Seperti ini, orang lemah itu aku ubah menjadi debu...," Chen pun mengeluarkan shen hitamnya. Hingga Well 27 dan Well 23 menjadi debu dengan meninggalkan jim well yang mereka kenakan jatuh ke tanah yang tak dipedulikan oleh Chen sama sekali.


Melihat kedua saudara mereka mati dengan cara seperti itu. 8 kloningan Or Well langsung mengeluarkan pedang baja mereka untuk menyerang Chen secara bersamaan.


Dengan senang hati si kepang tiga pun melayani mereka semua. Tanpa disadari mereka sedang di awasi oleh 3 mantan anggota Gura-Gura baru. Yaitu Axel, Abe dan Adel dari rerimbunan pohon di lereng Gunung Well.


"Orang itu jauh lebih mengerikan daripada Tuan Dran," ujar Axel membandingkan kekuatan Dran dan Chen yang dapat ia rasakan berdasarkan nalurinya.


"Kau benar, bahkan kloningan Tuan Or Well yang setara dengan kekuatan Gura-Gura baru merah pun. Menjadi mainan bagi dirinya," sahut Adel sambil melihat ke arah pertarungan antara Chen dengan 8 kloningan Or Well.


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Abel kepada kedua rekannya.


"Karena kita sudah menjadi bagian dari Gunung Well. Maka kita harus membantu mereka," ucap Axel yang langsung disetujui oleh 2 rekannya itu.


Tiga mantan dari anggota Gura-Gura Baru itu. Lalu melesat ke arah pertarungan antara Chen dengan 8 kloningan Or Well. Walaupun mereka tahu, diri mereka itu lebih lemah dari kloningan Or Well terlemah sekali pun. Akan tetapi tekad mereka sudah bulat untuk bertarung dengan pengacau Gunung Well itu. Yang memiliki niat buruk terhadap gunung milik Or Well itu.

__ADS_1


 


__ADS_2