Manusia Masa Depan

Manusia Masa Depan
Bab 27 (Rasa Khawatir Er Well)


__ADS_3

Sementara itu di puncak Gunung Well. Or Well dan Er Well tampak berdiri di atas kepala patung raksasa Or Well yang memiliki ketinggian 50 meteran, sebagai titik puncak tertinggi di Gunung Well. Mereka berdua seakan bisa memandang ke arah di mana Mosa dan Syam bertarung tadi.


 


Seharusnya pada masa itu. Gunung dengan ketinggian lebih dari 3000 Mdpl. Akan tertutup es pada puncaknya. Akan tetapi Or Well menggunakan teknologi dan kemampuan shennya dengan menciptakan alat yang mampu membuat salju dan es lenyap dari puncak Gunung Well. Untuk selamanya.


Karena majikan dari Gunung Well itu tak ingin patung raksasa kepalanya sebagai anggota Gura-Gura Lama terkuat. Lenyap tertutupi oleh salju dan es yang membeku.


Karena ia merasa patung wajahnya itu sangatlah tampan dan sempurna di masa mudanya.


Mereka berdua tampak terkesima dengan pancaran shen dua orang dari masa lalu itu. Tanpa mengetahui jatidiri dari para manusia masa lalu itu.


"Menakjubkan, kekuatan shen yang bisa membuat Bumi bergetar seperti tadi. Bertarung dengan kekuatan penuhku, ditambah 4 anggota Gura-Gura Lama. Kami tetap bukanlah tandingan mereka. Apalagi yang satu lagi, kekuatannya di atas orang yang pernah kau ceritakan itu," ucap Or Well, terus memandang tajam ke arah tadi.


"Ayah, yang satu lagi. Aku tidak tahu siapa dirinya. Tapi sepertinya memiliki hubungan dan asal muasal yang sama, yaitu 2000 tahun yang lalu. Mereka berdua sepertinya menembus waktu untuk sampai ke masa kita. Tidak mungkin mereka berasal dari masa kita, jika yang terkuat selama ini adalah Ayah. Sejak para Guru Gura-Gura Lama menghilang, 80 tahun yang lalu. Mereka berdua tidak pernah ada di dalam catatan sejarah kita," ujar Er Well dengan tegasnya.

__ADS_1


"Tidak pernah tercatat dalam sejarah, bukan berarti mereka tidak ada selama ini. Mungkin selama ini mereka bersembunyi, hingga muncul saat ini. Ketika mereka ingin melakukan tujuan mereka itu. Entah apa itu tujuan mereka itu, aku pun tidak tahu sama sekali. Tapi yang pasti, aku rasa mereka berasal dari masa lalu. Di mana pada saat itu kemampuan shen sedang berkembang dengan pesat-pesatnya," Or Well pun menatap kloningannya itu dengan tajamnya, lalu melanjutkan ucapannya kembali.


"Mungkin benar adanya, jika Master Waktu itu berusia 2000 tahun. Atau mungkin juga Master Waktu itu pengguna kemampuan menembus waktu. Sejenis dengan jurus yang sedang aku pelajari, tapi belum berhasil aku kuasai. Karena shenku tidak cukup, walaupun dengan kekuatan maksimalku saat ini. mungkin jurus ini sama hebat dan beratnya untuk dipelajari, seperti jurus yang sedang dipelajari oleh Kasandra. Yaitu jurus menghidupkan orang mati, yang ia pelajari sejak 51 tahun yang lalu," jelas Or Well, dengan panjang lebarnya.


"Ayah terlalu banyak bicara tentang kemungkinan, mungkin juga jurus yang Ayah dan Bibi Kasandra itu memerlukan mantra-mantra khusus, bukan hanya mengandalkan shen semata. Agar dapat bereaksi jurus itu," kata Er Well.


"Kau mungkin benar Er, tapi di buku itu tidak ada mantra-mantra. Ingin bertanya kepada Guruku, itu percuma. Ia telah menghilang sejak 80 tahun yang lalu secara misterius," ujar Or Well.


Di tengah asyiknya perbincangan mereka berdua. Tiba-tiba saja Well ke 1 datang dari arah bawah, lalu melompat menghampiri mereka berdua.


"Dasar Anak Bodoh!, ingin mati di tangan Master Waktu. Ayah, izinkan aku menyusul mereka," tutur Er Well, dengan rasa khawatirnya.


Akan tetapi Or Well nampak tenang mendengar laporan dari kloningannya itu.


"Kau juga sama bodohnya dengan Anak Angkatmu itu. Jika ia memiliki niat ingin membunuh mereka, pasti telah dilakukannya dari dulu. Saat kau dan Mark beserta teman-temannya itu, bentrok dengan dirinya di Kota Angkasa Khatulistiwa. Walaupun saat itu masih di tambah dengan Clark dan Jean. Aku rasa sangat tidak mungkin kalian dapat mengalahkannya. Aku rasa ia tidak berminat bertarung dengan lawan yang memiliki shen jauh lebih rendah darinya. Lagipula mereka berdua telah pergi dari tempat itu, kecil kemungkinannya Mark dan teman-temannya itu akan bentrok dengan mereka," tutur Or Well tenang, lalu memandang ke arah Well ke 1.

__ADS_1


"Apa anak buah Dran ikut dengan Mark?" tanya Or Well.


"Tidak Ayah, mereka dilarang ikut oleh Mark," jawab Well ke 1.


 


"Jika begitu bagus, sekarang kembalilah ke posmu. Biarkan Mark pergi, lagipula mengejarnya. Kau sepertinya tidak bisa, kali ini mereka bergerak dengan kecepatan yang sangat luar biasa," jelas Or Well, masih dengan menatap ke arah, di mana patung Budha Giok berada. Sedangkan Well ke 1 pergi, kembali ke posnya.


"Bisa-bisa, jika aku seperti ini terus, dalam waktu 10 tahun ke depan. Kekuatan mereka telah dapat menyamai bahkan melampui kekuatanku selama ini . Aku tidak ingin hal itu terjadi. Lebih baik aku giat berlatih mulai saat ini," ucap Er Well di dalam hatinya.


"Ayah!, aku ingin pergi berlatih. Aku tidak ingin dikalahkan oleh mereka suatu saat nanti," kata Er Well, lalu melompat dari atas patung itu. Lalu berlari menuruni Puncak Gunung Well.


"Saat ini, jika mereka bergabung melawanmu, kau pasti kalah Er. Tidak perlu memerlukan waktu 10 tahun lamanya untuk mencapai tingkatan kekuatanmu saat ini, bagi mereka. Mereka hanya perlu waktu 5 tahun untuk mencapai hal itu. Mereka memang anak-anak yang luar biasa, bahkan lebih luar biasa dari kami. Para anggota Gura-Gura Lama, suatu saat nanti," ujar Or Well, dengan masih terus memandang ke arah di mana patung Budha Giok itu berada. Tanpa berniat sama sekali untuk pergi ke tempat itu.


 

__ADS_1


__ADS_2