Mengejar Cinta Kimmy

Mengejar Cinta Kimmy
66# Elu nakal !


__ADS_3

"Tadi siapa?"


"Astaghfirullah !" Pekik Kimmy sambil menoleh ke sampingnya. Terlihat Athar tersenyum kepada dirinya.


Kimmy yang baru saja keluar dari gedung kantornya pun terkejut, lalu menepuk-nepuk dadanya.


"Athar !" Seru Kimmy sambil memukul lengan lelaki itu.


"Gue jemput elu Kim... Eh, tadi gue melihat elu ngobrol sama laki-laki itu," Ucap Athar sambil menunjuk Ricky yang sedang berjalan di halaman kantor menuju ke parkiran mobil.


"Dia siapa?" Sambung Athar.


"Oh, dia itu Pak Ricky, atasan gue." Terang Kimmy.


"Lu ngaget-ngagetin gue aja sih !" Kimmy mengerutkan dagunya sambil menatap Athar dengan sebal.


"Ya maaf.... Ikut gue yuk..." Ucap Athar sambil menarik lengan Kimmy.


"Mau kemanaaaaa?"


"Sudah ikut saja," Ucap Athar sambil membukakan pintu mobilnya untuk Kimmy dan mempersilahkan Kimmy untuk masuk ke dalam mobilnya.


Mau tidak mau, Kimmy menuruti Athar. Ia duduk dengan manis di dalam mobil.


Athar pun menyusul masuk dan menatap Kimmy yang sedang menatap dirinya dengan tatapan yang bingung.


"Pakai dong safety belt nya," Ucap Athar sambil menarik safety belt di bangku Kimmy.


Kimmy terdiam saat Athar mencondongkan tubuhnya begitu dekat dengan nya saat menarik safety belt di samping kepala bangkunya. Saking dekatnya, sampai Kimmy dapat mencium aroma parfum yang begitu manly dari tubuh Athar. Athar menatap Kimmy yang terus memandanginya sambil memasangkan safety belt ke tubuh gadis itu.


"Kenapa?" Tanya Athar.


Kimmy menelan saliva nya, jantung nya berdegup kencang saat Athar bertanya kepada dirinya.


"Ng....ng...ngak apa-apa kok," Ucap nya.


Athar tersenyum dan kembali duduk dan memasang safety belt nya, lalu menyalakan mesin mobil itu.


"Kok tatapan lu terpesona begitu sama gue?" Tanya Athar sambil tersenyum jahil.


"Apaan sih lu..!" Ucap Kimmy.


Sebenarnya Kimmy memang terpana dengan Athar saat lelaki itu begitu dekat dengan nya. Ia terpana dengan Athar yang begitu perhatian, terpana dengan tatapan lelaki itu yang terlihat lebih tegas saat ini. Ia juga terpana karena aroma parfum Athar yang begitu menggoda dirinya.


"Astaghfirullah..!" Gumam Kimmy sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Selama ini ia tidak pernah berpikir Athar semenarik itu. Entah mengapa, setelah lama tidak berjumpa, Athar kerap membuat jantung nya berdebar kencang saat lelaki itu berada di dekatnya.


"Ki-Kita mau kemana?" Tanya Kimmy.


"Temenin gue, makan malam," Ucap Athar sambil memacukan kendaraan nya dengan kecepatan sedang.


"Ta-tapi gue belum mandi.." Ucap Kimmy.


"Mau mandi atau enggak, cantik nya sama," Ucap Athar yang terlihat cuek namun menggemaskan.


Kimmy tersenyum malu, lalu ia menoleh menatap Athar dari samping lelaki itu.

__ADS_1


"Tapi gue bau ini," Ucap Kimmy lagi.


"Mana? Sini cium dulu," Ucap Athar sambil mendekatkan wajahnya dan mengerucutkan bibirnya kearah Kimmy.


"Apaan sih lu Thar !" Kimmy mencubit bibir Athar kuat-kuat.


"Hmmmmmpppppp !" Seru Athar.


Kimmy pun melepaskan cubitannya dari bibir Athar sambil tertawa geli.


"Sakit tau Kim," Ucap Athar sambil mengusap-usap bibirnya yang terasa perih.


Kimmy kembali terpana saat melihat lelaki itu mengusap bibirnya. Jantung Kimmy pun kembali berdegup kencang. Ia seperti tidak bisa mengontrol dirinya saat melihat segala tingkah laku Athar. Semua yang ada di diri Athar saat ini terlihat sangat menarik.


"Arghhhhhh...! Gue kenapa ya?" Gumam Kimmy. Ia mencoba mengalihkan pandangan nya ke arah jendela mobil di sampingnya, menatap lalu lalang kendaraan yang ramai pada sore hari itu.


Beberapa menit kemudian, Athar mengajak Kimmy untuk masuk kedalam sebuah gedung. Lalu, mereka menaiki lift menuju ke restoran rooftop di gedung itu. Saat tiba di restoran itu, Kimmy terpana dengan pemandangan yang ada disana. Suasananya begitu menyenangkan dan terasa sangat romantis. Di tambah dengan langit jingga saat matahari mulai tenggelam di sudut Kota itu.


"Keren banget Thar..." Ucap Kimmy sambil tertawa lebar.


"Keren dong, gue sengaja reservasi dari tadi pagi, hanya untuk mengajak elu makan disini. Soalnya, kalau gak di reservasi duluan, gak akan bisa makan disini," Ucap Athar.


"Pasti mahal ya Thar makan disini?"


Athar menatap Kimmy yang terlihat sungkan kepada dirinya.


"Hei, harga tidak masalah, bila makan berdua dengan elu," Ucap Athar.


Kimmy menatap Athar dengan tatapan haru. Selama ini, Farhan tidak pernah seromantis ini kepadanya. Tetapi, Athar...


Lelaki ini begitu mengerti dan tahu bagaimana menyenangkan Kimmy.


Tak lama kemudian, beberapa waiter membawakan hidangan yang sudah di pesan oleh Athar saat reservasi. Kimmy pun terkejut saat melihat hidangan seafood yang ada di atas meja.


"Seafood?"


"Iya, masih suka seafood kan?"


Kimmy tersenyum semringah, ia tidak menyangka, bila Athar masih mengingat semua tentang dirinya, hingga makanan favoritnya.


"Masih suka kan?" Tanya Athar lagi.


"Masih lah," Ucap Kimmy.


"Syukurlah, yuk makan," Ucap Athar sambil tersenyum manis.


Kimmy kembali terpana menatap senyuman lelaki itu.


"Ya Allah...! Manis banget sih...!" Batin nya.


....


"Nanti malam, lu gak keluar sama Bang Farhan kan?" Tanya Athar setelah mereka baru saja menyelesaikan makan malam mereka.


Kimmy menggelengkan kepalanya dan melemparkan pandangannya ke hamparan gedung-gedung yang lebih rendah dibandingkan gedung itu.


"Oh... apa kalian ada masalah? Kok lu murung?" Tanya Athar.

__ADS_1


Kimmy menatap Athar, lalu ia tersenyum tipis.


"Gak ada kok, hanya saja, dia lagi sibuk bekerja," Ucap Kimmy sambil meraih tisu yang berada di atas meja dan mengusapkan tisu itu ke sudut bibirnya.


"Kalau begitu, kita bebas berkencan ya?" Tanya Athar lagi.


Kimmy terpaku dengan pertanyaan yang dilontarkan Athar. Ia mengerutkan keningnya dan menatap Athar yang terlihat serius.


"Kencan?" Tanya Kimmy.


"Iya, kencan sebelum lu nikah dengan Farhan. Lu kan janji, sebelum lu nikah akan terus jalan sama gue untuk menebus semua perasaan bersalah elu. Itu sih kata elu.." Ucap Athar dengan wajah yang merasa menang.


Kimmy menghela nafasnya,


"Berarti gue selingkuh dong sama elu?"


"Merasa selingkuh?" Tanya Athar.


"Ya enggak..., kita kan cuma temenan," Ucap Kimmy sambil bersungut-sungut.


"Ya sudah terserah, tapi kalau sudah cinta bilang ya."


Kimmy terdiam, kata-kata yang Athar ucapkan saat ini, sama persis dengan kata-kata yang pernah Athar katakan waktu mereka duduk di bangku kelas dua STM dulu.


"Memang, apa sih alasan lu cinta sama gue?" Tanya Kimmy.


"Alasan? Gak ada, memangnya cinta butuh ada alasan gitu?" Tanya Athar.


"Bukan begitu, kenapa lu cinta sama gue Thar?"


"Kenapa? Ya tadi itu, gak ada alasan. Pokok nya elu yang ada di hati gue dan yang terucap di dalam do'a gue, sudah itu saja," Ucap Athar sambil meraih kedua tangan Kimmy yang berada di atas meja.


"Kim, gue mau nanya, andaikan dulu kita tidak bersahabat, apa lu mau jadi pacar gue?"


Kimmy menatap kedua mata Athar dengan lekat.


"Gue gak tahu," Ucap Kimmy.


Athar tertawa geli sambil menundukkan wajahnya. Lalu, ia kembali menatap Kimmy dengan tatapan nya yang sendu.


"Kim, kalau lu takut pacaran sama gue hanya karena elu takut kita putus dan menjadi menjauh, usahakan jangan putus. Kita menikah, punya anak dan tua bersama, sebenarnya sesimpel itu loh," Ucap Athar.


"Gampang amat lu ngomong," Ucap Kimmy sambil melepaskan tangannya dari genggaman Athar.


"Emang lu gak percaya gue setia? Gue loh sekarang berusia dua puluh tiga tahun, yang ada cuma nama elu doang dari orok sampe setua ini. Jadi, pacaran sama gue gak akan putus. Karena gue gak akan mau lepasin elu. Pokok nya nikah, punya anak dan bahagia sampe maut memisahkan !" Tegas Athar.


"Ya Allah Thar, misi lu apa sih sekarang? Mau menggoyahkan iman gue?" Tanya Kimmy.


"Bukan, gue ingin elu sadar, lu cinta sama gue bukan Farhan !" Ucap Athar sambil mengecup kening Kimmy.


Kimmy terdiam, tubuhnya dan lidahnya terasa kaku. Nafasnya sesak dan jantung nya berdegup kencang.


"Thar...."


"Ya?"


"Elu nakal !" Ucap Kimmy sambil menepuk pipi Athar dengan pelan.

__ADS_1


Athar tertawa terpingkal-pingkal, sambil menatap wajah Kimmy yang jengkel kepadanya.


__ADS_2