Mengejar Cinta Kimmy

Mengejar Cinta Kimmy
82# Kepergian Om Fathur


__ADS_3

Tante Rara terduduk dilantai, saat ia baru saja keluar dari ruang UGD. Ia memeluk Kedua lututnya dan menenggelamkan wajahnya di atas lututnya. Air mata terus mengalir di pipinya. Kepergian Om Fathur yang secara tiba-tiba membuat dirinya tak sanggup berkata-kata. Ia benar-benar merasakan duka yang mendalam.


Angannya kembali ke puluhan tahun yang lalu, Tante Rara seakan-akan menyesali pernikahan nya dengan Om Fathur. Ia menjadi sering menangis karena penyesalan itu.


Tante Rara menikahi Om Fathur tanpa berpacaran sebelumnya. Om Fathur adalah seorang sahabat laki-laki satu-satunya di gank SMA Tante Rara, bersama Bunda Farah dan yang lainnya.


Om Fathur sudah menyukai Tante Rara sejak masuk ke sekolah itu. Tetapi, karena Tante Rara menganggap Om Fathur hanya sebatas sahabat dan juga tidak menyangka bila Om Fathur menyukai dirinya. Maka, Tante Rara tidak memandang Om Fathur sebagai seorang lelaki dewasa yang sedang mendekati dirinya.


Tante Rara bertemu dengan Om Andreas yang sangat mempesona. Setelah sekian lama menjalin asmara, akhirnya hubungan Tante Rara dengan Om Andreas menjadi lebih serius. Om Andreas pun melamar Tante Rara dan pernikahan pun akan segera di gelar. Tetapi, 40 hari sebelum pernikahan, Tante Rara mendapati gejala perselingkuhan dari Om Andreas. (Dapat di baca di Novel H-)


Yang membuat Tante Rara semakin hancur adalah. Ternyata penghianat itu adalah dua orang teman nya, yaitu Tante Alin dan Tante Naya. Hal itu sangat tidak termaafkan, hingga Tante Rara membuat perhitungan kepada Om Andreas dengan mempermalukan Om Andreas dan keluarga besarnya.


Selama 40 hari mencari bukti, Tante Rara dengan Om Fathur menjadi semakin dekat. Karena Om Fathur dan Mama Nia lah yang membantu mencari fakta dan membongkar perselingkuhan Om Andreas.


Entah cinta atau hanya terpesona dengan kebaikan Om Fathur, Tante Rara menjadikan Om Fathur sebagai mempelai laki-laki yang akan menggantikan Om Andreas di hari pernikahan. Maka, jadilah mereka sepasang suami istri.


Walaupun canggung, mereka dapat menjalani rumah tangga beberapa tahun. Setelah itu, Tante Rara mulai menyadari dirinya tidak mencintai dan belum mampu untuk mencintai Om Fathur. Penyesalan atas pernikahan yang tanpa di pikiran matang-matang itu pun kini bagai neraka.


Om Fathur dan Tante Rara selalu bertengkar, bahkan itu masalah kecil sekalipun. Farhan sendiri menjadi saksi, betapa parahnya keluarga mereka, walaupun terlihat sempurna dimata orang banyak.


Diam-diam, Tante Rara merasa hal ini semua adalah salah Tante Naya dan Tante Alin. Karena Tante Alin sudah pergi dari hidup mereka, Tante Naya lah yang menjadi pusat dendam Tante Rara. Terlebih, saat Tante Naya benar-benar menikahi Om Andreas.


Rasa kecewa itu menjadi berpuluh-puluh kali lipat. Andaikan dirinya tidak di khianati oleh Tante Naya, mungkin itu tidak apa-apa. Tetapi, karena sahabatnya sendiri, itulah yang menambah rasa dendam itu semakin menebal.

__ADS_1


Tante Rara sempat frustasi dengan pernikahan nya. Tetapi, Om fathur terus bersabar kepada Tante Rara yang sangat egois dan tidak mempedulikan perasaan Om Fathur.


Tidak hanya Tante Rara, Om Fathur pun perlahan merasa tertekan dan putus asa. Hingga akhirnya, Om Fathur memergoki Tante Rara bersama dengan lelaki lain. Walaupun hanya bersenang-senang dengan berjalan-jalan bersama, tetapi rasa di hati Om Fathur perlahan runtuh. Ia baru menyadari bila dirinya sudah menyerah dengan Tante Rara.


Saat itu juga, Om Fathur memberikan talak kepada Tante Rara. Om Fathur mulai menyesali keputusannya menikahi sahabatnya itu. Ia mulai teringat dengan Mama Nia yang begitu tulus kepada dirinya. Sayangnya, Mama Nia sudah akan dinikahi oleh Papa Bobby.


Disitu, hati Om Fathur semakin hancur. Bayangan Mama Nia terus mengusik dirinya. Tetapi, apa daya? Penyesalan tinggal penyesalan.


Tante Rara yang panik karena di talak pun, akhirnya menyadari, bila cinta Om Fathur selama ini sangat tulus kepada dirinya. Lelaki yang selama ini menjalin asmara dengan nya pun memutuskan hubungan dengan Tante Rara. Tante Rara pun jatuh sakit. Saat itu, hanya Om Fathur lah yang sering ke rumah nya demi Farhan.


Setelah berbulan-bulan lamanya, saat mediasi perceraian, akhirnya mereka masing-masing melepaskan ego dan sah rujuk kembali. Kehidupan pernikahan mereka pun di mulai dari nol kembali. Masing-masing dari mereka berusaha untuk saling belajar mencintai. Setelah sekian lama, Tante Rara pun jatuh cinta dan benar-benar mencintai Om Fathur. Tetapi, tidak dengan Om Fathur. Perasaan nya kini hanya penuh dengan penyesalan dan penyesalan. Hanya ada nama Mama Nia lah yang ada di hatinya.


Memaafkan bukan berarti melupakan, hubungan Tante Rara dan Tante Naya hanya sekedar basa basi belaka. Mereka kerap bersama tetapi saling tidak menyukai. Hubungan fake itu terus berlanjut hingga usia mereka memasuki usia senja.


Hubungan Tante Rara dengan Mama Nia dan Bunda Farah memang tulus dan tidak sekalipun Tante Rara berucap kasar kepada dua sahabatnya itu. Tetapi, bila dengan Tante Naya, terkadang ucapan Tante Rara sedikit tajam dan terlihat sangat tidak menyukai Tante Naya. Tetapi, demi keutuhan persahabatan, Tante Rara dan Tante Naya terus berpura-pura berhubungan baik, walaupun ada perasaan yang mengganjal diantara mereka.


Jenazah Om Fathur yang meninggal membawa penyesalan dan rasa cintanya yang terpendam kepada Mama Nia, sedang di urus untuk di pulangkan ke rumah duka. Pihak keluarga hanya bisa duduk menunggu hingga jenazah itu siap untuk diberangkatkan ke Jakarta.


"Kok bisa Papa pergi Ma? Papa kenapa?" Tanya Farhan sambil terisak.


"Ini semua gara-gara Vania !" Ucap Tante Rara.


Farhan terdiam, ia tidak menyangka bila Vania berhasil menemui kedua orangtuanya.

__ADS_1


"Vania?" Gumam Farhan.


"Apa benar yang Vania bilang Han? Apa kamu dan Vania berpacaran? Apa benar kamu sudah tidur dengan dia? Jawab Farhan !" Ucap Tante Rara sambil menangis dan memukuli dada putranya itu.


"Gara-gara ucapan Vania itu, Papa mu menjadi jantungan dan meninggal dunia! Katakan bila itu bohong Han ! Kamu kan hanya berpacaran sama Kimmy kan? Bukan dengan anak dari perempuan bin*l itu? Jawab Han !" Desak Tante Rara.


Farhan diam seribu bahasa, air mata terus membanjiri pipinya. Ia sangat menyesal, gara-gara ulahnya lah yang membuat semua ini terjadi.


"Jadi benar Han?" Tanya Tante Rara lagi.


"Kamu ngomong dong Han ! Jangan kecewakan Mama ! Papa mu sampai meninggal karena ucapan anak sundel itu Han ! Jawab Han !" Ucap Tante Rara sambil mengguncang-guncang tubuh Farhan.


"Itu semua bohong Ma," Ucap Farhan.


Tante Rara terbelalak dan menatap Farhan dengan seksama.


"Ma, jangan percaya apa kata Vania," Ucap Farhan sambil memeluk untuk menenangkan Mamanya.


"Vania ! Perempuan itu sama bin*l nya dengan Mamanya. Dia harus diberikan pelajaran !" Ucap Tante Rara.


Mendengar ucapan Mamanya, Farhan semakin risau. Kini, ia terjebak dengan kebohongan-kebohongan yang ia ciptakan sendiri.


.....

__ADS_1


Cintai pasanganmu, hargai pengorbanan nya. Jangan tukar ketulusannya dengan penghianatan dan penolakan darimu. Saat kau menyadari dirinya sangat berarti, saat itu juga hatinya tidak akan sama seperti dulu lagi. Bahkan, mungkin saja ia sudah tidak lagi menganggap dirimu berarti.


*De'rini*


__ADS_2