
Alvin membukakan pintu, dan langsung melihat Ibu dan kedua adiknya ada di depanya. Alvin langsung memeluk satu persatu.
"Ayo masuk,,, "kata Alvin.
"Kak Kay mana Kak,,? "sambil masuk ke dalam rumah. Tiwi bertanya.
"Nanti juga turun,, Kak Kay lagi ngga enak badan soalnya,, "jawab Alvin.
"Tuh kak Kay turun,, "kata Rara, dan Kay tersenyum sambil menuruni tangga.
"Gimana kabar Ibu,, "sambil menyalami Ibu Kay berkata.
"Ibu sehat, Kay kata Alvin lagi ngga enak badan yah,, "
"Iya nih Bu, badan Kay rasanya lemas dan perut suka kram gitu,, "
"Udah di urut belum,, "Kay menggeleng.
"Mending ngobrolnya sambil duduk aja yuk, "kata Alvin sambil merangkul Kay dengan Ibunya.
Semua pun duduk, begitu juga Bimo. Alvin lalu mengambil minuman kaleng di kulkas.
"Kak,, rumah Kaka besar yah,,enak lagi,, "Kata Tiwi yang ikut ke dapur untuk membantu Alvin.
"Ini rumah Kak Kay, bukan rumah kaka,, kaka saat ini belum bisa beli apa apa, "Tiwi mengangguk.
"Rumah kita aja yang di kampung udah bagus loh kak,, "
"Iya lah, sejelek apa pun rumah kita pasti terlihat bagus, karena rumah sendiri,, "
"Tapi emang rumah kita sudah jadi bagus, Kak Kay kirim uang pada kak Rara ,katanya untuk membangun rumah kita,, "Alvin diam sesaat.
"Kapan di bangunya,, ?"
"Waktu kaka dan Kak Kay kembali ke kota, besoknya Kak Kay kirim uang buat bangun rumah, dan Kak Kay juga kirim gambar rumahnya, sekarang kamar Kak Rara sama Tiwi udah ngga bareng, kita udah punya kamar sendiri sendiri, kak Kay baik ya Kak,, "
__ADS_1
"Iya,, kak Kay emang baik, "jawab Alvin dengan pelan.
Lalu setelah minuman siap, Alvin dan Tiwi membawanya ke depan. Ibu dan Rara mengobrol dengan Kay, sedang Bimo memainkan hpnya.
"Bim,, kamu mau nginep apa pulang,, ?"tanyaAlvin.
"Pulang aja,, "jawab Bimo.
"Ini udah malam, lebih baik nginep aja di sini, besok libur kerja ini,, "Kay berkata.
"Iya nginep aja Bim, masih ada kamar kosong kok,, "
"Emang ngga bikin repot kalian,, "
"Ngga lah,, santai aja,, "Bimo pun mengangguk.
Lalu Alvin menujukan kamar buat semuanya tidur ,tapi Rara dan Tiwi rupanya tidak mau tidur sendiri sendiri, mereka berdua pengin tidurnya bareng Ibunya, ahirnya Alvin pun membolehkanya.
Sedang Bimo di kamar tamu, setelah itu Alvin dan Kay masuk ke kamarnya.
Matahari pun terbit, dan Ibu juga Bu Linda keluar dari kamarnya masing masing, lalu mereka pun bertemu.
"Pagi Jeng,,, gimana kabarnya,, Ibunya Alvin kan,,? "kata Bu Linda.
"Pagi juga Bu, saya sehat,, iya saya Ibunya Alvin, ibu ini Mamahnya nak Kay yah,, "sambil berjabat tangan.
"Iya Bu,, kita ini besan,,"setelah saling berjanat tangan, lalu mereka langaung menuju dapur.
Dua ibu ibu di dapur sedang membuat sarapan, beda dengan Kay yang ada di kamarnya, Kay merasakan pusing dan perutnya yang Kram.
"Mass,,, bangun Mas,, perutku kram Mass,, "sambil tangan Kay mengusap perutnya.Alvin belum bangun juga.
"Aduhhh,, Mass,, sakittt,,, "sambil tangan Kay menggoyangkan dada Alvin.Alvin lalu bangun karena merasakan usapan tangan Kay.
"Kenapa sayang,,, "Alvin langsung bangun dan melihat Kay berkeringat sambil kesakitan.
__ADS_1
"Sakit Mas,, perutnya kram,,"sambil merengek.
"Kita ke dokter sekarang,, "
"Ngga mau Mas,, Kay pengin di usap aja perutnya sama air hangat ,kaya semalamm,, "
"Tapi kita ke dokter dulu aja, Mas ngga tega lihat kamu yang kesakitan seperti itu,, "
"Iya nanti aja ke Dokternya, sekarang Aku mau diusap air hangat dulu,, ini sungguh sakit Mas ngga enak rasanya,, "
"Ya udah Mas akan ambil air hangat dulu, kamu sabar yah,, "Alvin langsung keluar dari kamar tanpa melihat kondisi badanya yang berantakan, rambut acak acakan, tidak memakai kaos dan hanya celana pendek saja.
"Ada apa Kak,, kok buru buru gitu, kaka mau buat apa,,? "tanya Ibu saat melihat Alvin yang mencari botol yang semalam di pakainya.
"Kaka lagi cari botol Bu, Kay perutnya kram lagi, dan dia lagi kesakitan,, "sambil mengisi air di tempat minum dan airnya yang panas.
"Di bawa ke Dokter aja Al,, biar tau kenapa ,,"
"Kay ngga mau Mah, katanya mau di kompres aja dulu kaya semalam, udah dulu yah Alvin mau ke kamar, mau kompras perut Kay dulu, "
"Iya,, "jawab ibu dan Mamah.
Setelah Alvin pergi dua ibu itu lanjut membuat sarapan.
"Kay sering merasakan kram di perutnya jeng,? "tanya Ibu.
"Sudah dua hari ini Kay suka ngeluh perutnya ngga enak dan suka kram gitu,, "
"Aduh jangan di biarkan itu, takutnya kenapa kenapa lagi,,, apa jangan jangan Kay Hamil Jeng,, "Mamah langsung diam sesaat saat mendengarkan perkataan Ibu.
"Bisa jadi Jeng,,, "
Sedang di kamar Alvin sedang mengompres perut Kay dengan pelan dan telaten.
Jangan lupa like komen dan votenya,, terimakasih..
__ADS_1