
Jam sudah menujukan pukul 8 pagi, tapi Bimo dan Rara belum juga bangun, mereka berdua masih saling peluk di atas kasur, karena mereka berdua baru tidur jam 3 pagi.
Semalam Bimo memintanya lagi pada Rara, dan Rara yang sebenarnya masih merasa sakit tidak bisa menolaknya, karena bagai manapun Bimo suaminya dan sudah sepatutnya Rara melayaninya.
Rara benar benar di buatnya melayang, sampai tidak merasakan sakit tapi merasakan kenikmatan, Bimo benar benar bisa memberi kepuasan yang sesungguhnya.
Bimo terbangun saat mendengar bunyi hp dari hpnya. Bimo sebenarnya malas mengangkatnya, tapi karena bunyi terus ahirnya Bimo pun bangun.
Bimo melepaskan pelukanya pada Rara, lalu. mengambil hpnya.
"Hallo,,, "dengan suara khas bangun tidur.
"Kamu baru bangun jam segini,, "Bimo langsung menjauhkan hpnya dari telinga, karena Alvin bicaranya sangat keras. yang menelfon Bimo adalah Alvin.
"Ini kan hari libur,, ngapain juga bangun pagi sih,, ada apa pagi pagi dah telfon ganggu banget sih,, "
"Eh,,, ngomong yang sopan yah, Aku ini kaka iparmu sekarang, jadi harus jaga sikap,dan omongan, "
"Iya kaka ipar,, saya minta maaf,,"
"Nanti malam makan malam di rumah, harus datang dan tidak boleh ada alasan apa pun, "
"Iya baiklah kaka ipar, saya dan istri saya akan datang, udah selesai kan bicaranya,saya tutup dulu karena mau lanjut tidur,, "dan Bimo langsung menutup telfonya.
Alvin langsung ngomel sendiri karena telfonya langsung di matikan.
"Kamu kenapa Mas,,? "tanya Kay saat baru masuk kamar melihat Alvin yang sedang kesal.
"Bimo brengsek,, Mas belum selesai bicara sudah main matiin telfon Mas,, kesel kan,, "
"Lagian Mas ngapain telfon pagi pagi gini, kan bisa nanti agak siangan,, "
"Mas sengaja sih,, pengin ngerjain Bimo, pasti dia semalam habis kerja dan kelelahan,, "
__ADS_1
"Mas,, kamu tuh iseng banget sih,, "Alvin hanya tersenyum.
"Itu bawa apa Yang,, "tanya Alvin saat melihat piring yang di bawa Kay tadi. dan Kay sambil duduk dan memakanya.
"Pisang goreng Mas,, Ibu yang buat dan rasanya enak banget,, "Alvin langsung mengambilnya dan memakanya.
"Iya enak ya Yang,,"kata Alvin lalu ikut duduk di sebelah Kay.
Bimo yang sudah bangun, ahirnya tidak bisa tidur lagi, ahirnya Bimo bangun dan langsung menuju kamar mandi.
Bimo juga rupanya merasa lemas dan tidak bertenaga, Bimo lalu mandi agar merasa lebih segar, selesai mandi Bimo lalu keluar dari kamar, Bimo mau membeli bubur ayam di depan kos kosanya.
Bimo tidak bilang pada Rara, karena Rara masih tertidur dengan nyenyaknya.
"Bu,, bubur ayamnya dua di bungkus yah, satu pake sambel yang satunya buat saya ngga usah pake sambel, "kata Bimo saat sudah sampai di tukang bubur.
"Siap Mas Bimo,, tumben beli dua,, ada temanya yah,, ?"sambil si ibu membuatkan pesanan.
"Iya Bu,, tapi bukan teman biasa, tapi teman hidup ,,"
"Maksudnya ada istri saya Bu,, "jawab Bimo.
"Mas Bimo dah nikah emangnya,? "
"Sudah Bu,, baru dua bulan, "
"Oh,, masih pengantin baru yah, wah pantas hari libur gini pagi pagi rambut udah basah aja, rupanya habis mandi basah yah,, "sambil memberikan kantong plastik pada Bimo.
"Ah ibu bisa aja,, jadi berapa ini Bu,, "Bimo sambil tersenyum malu.
"20 rb aja Mas, yang pedes yang atas ya Mas,"
"Iya Bu,, makasih,, mari Bu,, "si ibu lalu menjawab iya.
__ADS_1
Bimo lalu menuju kamar kosnya lagi, dan saat masuk ternyata Rara belum bangun juga, dan. jam sudah menujukan pukul 10 pagi.
"Sayang,, bangun yuk,, ini udah siang. loh,, "sambil mengusap rambut Rara.
"Eeemmmm,,, jam berapa sih mas?"setengah sepuluh.
"Tapi badan Rara sakit semua Mas,, ngga bisa bangun,, "
"Sinih Mas pijitin, biar sedikit enakan,, "Lalu Rara tengkurap, dan Bimo mulai memijit.
"Enak ngga,, "
"Hemm,, enak,, di punggung yang lama ya Mas,, "
"Ok sayang,, "Bimo lalu memijit punggung mulus Rara yang polos, dan Bimo hanya bisa menelan ludah ,rupanya Bimo ter**angsang.
"Mas,,, sekarang tanganya dong,, "Bimo pun menurut.
Sekitar setengah jam Bimo memijit, perut Rara berbunyi tanda lapar.
"Lapar,,? "tanya Bimo.Rara mengangguk.
"Mas udah beli bubur ayam tuh, kita makan dulu yuk,, "
"Tapi Rara belum mandi, Rara bau lagi,, "sambil bangun dan menarik selimut untuk menutupi badan polosnya.
"Mas malah suka bau badamu kaya gini, "sambil mencim pundak Rara yang terlihat.
"Iihh,,Mas,, "sambil Rara memundurkan badanya. karena merasa tidak enak.
Tanpa banyak kata Bimo lalu mengangkat badan Rara menuju karpet untuk duduk di bawah.
"Masss,,, "teriak Rara dan langsung mengalungkan tanganya di leher Bimo karena takut jatuh.
__ADS_1
Lalu Bimo dan Rara menikmati sarapan bubur Ayam bersama.
Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...