MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Alvin Kaget


__ADS_3

Pagi pun datang, Alvin dan Kay membantu membereskan baju yang akan di bawa ke kota, setelah siap Bu Linda minta di antarkan ke rumah para tetangga untuk berpamitan.


Lalu Kay menuntun Bu Linda ke luar dari warung, Bu Linda lalu ke rumah Mba Titin dulu, MbaTitin adalah tetangga yang selalu membantu Bu Linda, kalau Bu Linda sedang sakit atau kerepotan.


"Eh Bu Linda,, ada apa pagi pagi dah datang ke rumah saya,,?"


"Ini Tin,, saya mau pamit, saya mau ikut anak saya ke kota,, "


"Oh jadi benar ini anaknya Bu Linda,, "


"Iya Tin ini anak saya, dan ini suaminya,, "


"Sukur kalau Bu Linda akan ikut anaknya, jadi Ibu ada yang mengurusnya,, "


"Iya Tin,, oh iya Tin itu warung kamu mau ngga terusin, kontraknya baru 5 bulan dan masih sisa 7 bulan, kamu mau kan,, "


"Saya sih mau bu,, tapi saya ngga punya uang untuk gantiin uang Ibu,, tau sendiri kan Ibu gimana ekonomi saya,, "


"Kamu ngga perlu gantiin Tin,itu semua buat kamu ,,"


"Beneran Bu,, "


"Iya Benar,, saya sudah ngga boleh jualan sama anak saya,, "


"Oh gitu,, kalau gitu terimakasih banyak ya Bu,, "sambil memeluk Bu Linda.


Setelah Itu Kay dan Alvin juga pamitan, dan Bu Linda memberikan kunci kontrakan warungnya.


Bu Linda lanjut ke tetangga lainya untuk pamitan, setelah selesai baru mereka bertiga masuk mobil.

__ADS_1


"Kita berangkat ya Mah, "kata Alvin.


"Iya kita berangkat,, "jawab Bu Linda.


Alvin lalu menjalankan mobilnya,Kay bersama Mamahnya duduk di bangku belakang, dan Alvin di depan sendirian.


Sekitar 3 jam lebih, mobil ahirnya sampai di apartemen, Kay langsung mengajak Mamahnya masuk ke kamar untuk istirahat.


"Yang,, Mas mau pergi sebentar yah,, "setelah Kay keluar dari kamar.


"Mas mau kemana, istirahat aja dulu, pasti Mas cape,, "


"Mas mau lihat kontrakan Rumah dulu, Bimo ada di sana sekarang,, "


"Apa perlu Aku ikut,, "


"Ngga usah,, temani Mamah aja, kasihan kalau Mamah di tinggal sendiri,, Mas bentar kok,, "


"Iya sayang,,, Mas ngga akan macam macam tenang aja sih,, yang ini aja udah lebih dari segalanya, dan ngga mungkin Mas cari yang lain,, "sambil menarik pinggang Kay agar menempel dengan badan Alvin.


"Gombal,,, "sambil memukul dadaAlvin dengan pelan.


"Mana ada Mas gombal,, cium dulu dong,, "Kay menggeleng.


"Ayo lah, jangan pelit,, "Kay menutup mulutnya.


Alvin lalu menarik tangan Kay dan langsung menciumya setelah tangan Kay tidak lagi menutupi mulutnya.


"Eeemmmm,,, "Kay yang keualahan karena ciuman Alvin sangat menuntut.

__ADS_1


Alvin lalu melepaskan ciumanya, dan mengusap bibir Kay yang basah.


"Mas pergi dulu yah,, "Kay mengangguk, lalu Alvin mencium kening Kay.


Alvin pun pergi, Kay lalu masuk ke kanar dan ikut tidur bersama Mamahnya.


Alvin lalu pergi menggunakan mobil Kay menuju rumah yang akan di kontraknya.


Saat sampai Bimo sedang menunggunya, Lalu Alvin turun dan melihat dalam rumahnya bersama Bimo.


"Gimana Vin,, bagus ngga,,? "


"Bagus,, besar lagi,, "


"Iya,, dan sewanya pun murah, makanya Aku ngajakin kamu buat lihat ini rumah cepat cepat, takutnya keduluan orang,, masalahnya di depan jalan utama, dan orang bisa lihat ini nanti jadi kantor,iya kan,, "


"Iya sih,, kita kalau jadi sewa bayarnya ke mana ini,, "sambil Alvin memfoto setiap ruangan.


"Ke yang punya langsung,, ayo kita ke rumahnya aja sekarang, siapa bisa nego,, "


"Ok lah ayo kita ke rumahnya sekarang,, "


Alvin dan Bimo lalu pergi ke pemilik rumah yang akan di sewa, sesampainya di rumah si pemilik rumah yang akan di sewa Alvin dan Bimo langsung mengetuk pintunya.


Rumahnya sangat besar dan di depanya pun ada satpam yang berjaga, sepertinya orang kaya yang punya rumah Itu.


Bimo mengetuk pintu, setelah terbuka Alvin langsung kaget saat melihat siapa yang membuka pintu rumah mewah itu,,


Maaf dikit,,lanjut besok yah..

__ADS_1


Jangan lupa ,like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2