MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Rara Wisuda


__ADS_3

Rara, Tiwi dan Ibu pulang ke kota S,


karena Tiwi yang mau ujian sekolah, dan Rara yang mau wisuda.


Alvin nanti berencana akan memboyong ibu dan ke dua adiknya untuk tinggal kota, Ibu dan tiwi akan tinggal di rumahnya agar Kay ada teman di rumah.


Tapi kalau Rara sudah di pastikanakan tinggal dengan Bimo, karena mereka sudah menikah. sedang untuk Tiwi Alvin akan mengkuliahkanya di kota.


Alvin sekarang sering pulang cepat dari kantor, karena tidak bisa meninggalkan Kay di rumah sendirian, walau ada mba tapi Alvin tetap tidak tenang.


Kay sudah lebih baik walau kadang suka melamun karena teringat Mamahnya, tapi Alvin selalu menasehatinya agar mengiklaskanya.


"Sayang,, ikut Mas ke kantor aja yuk, hari ini Mas ngga bisa pulang cepat soalnya, "kata Alvin saat sedang memakai dasinya.


"Apa banyak kerjaan,,? "tanya Kay.


"Iya,, Bimo hari ini kan pergi ke rumah Ibu, Rara besok wisuda soalnya, jadi Mas di kantor ngga ada yang bantu,, "


"Aku di rumah aja Mas,, ngga papa kok kalau Mas nanti ngga bisa pulang cepat, kan di rumah juga ada mba ,,"


"Tapi Mas tetap ngga tenang sayang,, kamu masih sering melamun, Mas kuatir ,"


"Aku sudah jauh lebih baik kok Mas,, Aku janji ngga akan banyak melamun, Mas ngga usah kuatir yah,, Mas berangkat lah kerja dengan tenang, nanti Mas kan bisa telfon,, "


"Jadi ngga mau ikut nih ke kantor, mau di rumah aja,, "sambil mendekati Kay, dan Kay pun mengangguk.

__ADS_1


"Ya udah kalau gitu, tapi janji yah jangan kebanyakan melamun, kasihan anak kita nanti, takut berpengaruh,, "Alvin sambil menciumi perut Kay yang sudah besar.


"Iya,,, ya udah ayo kita sarapan Mas,, "Alvin menjawab Iya, lalu mereka berdua keluar dari kamar menuju meja makan.


Selesai sarapan Alvin langsung pamitan pada Kay.


"Jangan lupa makan ya sayang,, baik baik di rumah,, "Sambil mencium kening Kay.


"Iya Mas,, Mas juga hati hati di jalan yah,, "Alvin mengangguk, setelah Kay mencium tangan Alvin, Alvin lalu masuk ke mobil dan berangkat ke kantor.


Sedang Bimo sudah ada di Bandara, karena Bimo naik penerbangan pagi.


"Mas,, kamu udah berangkat belum,? "Tanya Rara, Rara dari tadi menelfon Bimo dari subuh.


"Sudah sayang, ini Mas udah di Bandara, tinggal nunggu jam keberangkatan aja, "


"Iya Maaf,, kan Mas dah bilang banyak kerjaan, Kaka mu itu selalu pulang cepat, dan kerjaan Mas jadi numpuk,, "


"Iya,, Rara juga ngerti sih, Maaf ya Mas Rara terlalu berlebihan,, "


"Ngga sayang,, ya udah yah, Mas mau masuk ke dalam dulu, udah pengumuman berangkat,"


"Iya Mas,, Mas nanti langsung ke kampur Rara aja yah, Rara sama Ibu mau berangkat sekarang nih,, "


"Tiwi ngga ikut,,? "

__ADS_1


"Ngga,, Tiwi udah mulai ujian,, "


"Ya udah, Nanti Mas langsung ke kampus yah,, "


"Iya Mas,, Mas hati hati yah,, "Bimo menjawab Iya lalu telfon pun mati.


Bimo lalu masuk ke dalam pesawat, sedang Rara bersama Ibu berangkat naik Taxsi menuju kampus, Tiwi sudah berangkat dari pagi ke sekolah karena mau belajar dulu sebelum ujian, itu kata Tiwi.


Setelah satu jam setengah, ahirnya Bimo sampai di kampus Rara, Bimo tadi di jalan membeli buket bunga, dan Bimo juga membawa kado buat Rara. dengan hanya menggendong tas di punggung dan ke daua tanganya memegang bunga dan Kado Bimo mendekati Rara dan Ibu yang sedang duduk di depan gedung.


"Sayang,,,, "Kata Bimo saat sudah berdiri di depan Rara, karena dari tadi mata Rara menunduk sibuk melihat ke layar hpnya.


"Mas,,, "Saat Rara mendongakan wajahnya.


"Selamat yah,,, "Lalu Bimo dan Rara pun berpelukan.


Lalu acara pun di mulai, dan ternyata Rara mendapat IPK 3,9 dan nilai yang memuaskan. Bimo dan Ibu tersenyum bahagia saat nana Rara di sebukan sebagai Mahasiswi berprestasi.


Setelah selesai acara sekarang sesi foto, Rara dan teman temanya pun ferfoto, begitu juga Rara dengan Bimo juga Ibu.


Teman Rara banyak yang memuji ketampanan Bimo, dan ada saja yang menginginkan berfoto dengan Bimo.


Rara mengajak Ibu dan Bimo pulang cepat, karena Rara merasa kesal pada teman temanya yang banyak meminta foto juga menggoda Bimo, Rara di dalam Taxsi terus cemberut, dan Bimo pun tau apa penyebabnya hanya tersenyum tipis.


"Ngga usah cemberut gitu, kita kan udah di rumah,, "Saat Bimo dan Rara sudah di kamar untuk istirahat.

__ADS_1


"Lagian sih Mas ngapain sih pake gantengnya di bawa ke sana, harusnya simpan dulu di tas apa di mana, biar mereka ngga bisa lihat kalau Mas itu ganteng,, "Bimo yang mendengarnya justru tertawa dengan kencangnya mendengar perkataan Rara.


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2