MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Godaan Dari Kay


__ADS_3

Kay dan Alvin lalu keluar dari clab bersama,lalu Alvin menyadari ada orang yang seperti mengikutinya.


"Yang,, sepertinya dari tadi ada yang mengikuti kita, Mas mau mengalihkanya dulu, Kamu keluar lewat pintu utama, bawa mobilmu keluar, dan tunggu Mas di jalan depan yah,,"Sambil merangkul Kay lalu membisikinya.


"Masa sih Mas,, mana orangnya,,? "


"Ngga usah nengok, kita pura pura ngga tau dan biasa aja, "saat Kay akan melihat ke kiri dan ke kanan, Alvin langsung melarangnya.


"Sanah kamu keluar dulu, dan Mas mau mengalihkanya sebentar,, "Kay pun mengangguk dan lalu mereka berpisah.


Kay menuju pintu utama sedang Alvin berjalan lagi ke arah kanan,, Alvin tau orang itu mengikutinya dan Alvin langsung mengecohnya dengan masuk ke kerumunan banyak orang yang sedang berjoged.


Dan saat orang itu lengah, Alvin langsung berjalan cepat menuju luar clab. Mobil Kay sudah ada di pinggir jalan dan Alvin langsung mengetuk pintu mobil, sedang Kay yang sudah melihat Alvin berjalan dari kaca sepon langsung membuka kunci pintu mobil.


"Ayo Yang kita pergi,, "kata Alvin saat sudah masuk dalam mobil.


Kay membawa mobilnya dengan kecepatan penuh,karena jalanan sudah sepi juga memang Kay kalau bawa mobil ngga bisa pelan.


"Kira kira siapa ya Mas yang ngikutin kita,,? "tanya Kay saat menyetir.


"Mas juga ngga tau, tapi apa mungkin Mamahmu yang menyuruhnya,,? "Kay lalu sambil berfikir.


"Tapi kalau Mamah buat apa coba Mas nyuruh orang buntutin Kay,, "


"Sayang,, kamu itu anak satu satunya dan kamu juga orang kaya, pasti mamahmu itu takut kalau kamu ada apa apa, atau takutnya salah pergaulan, apa lagi kalau samapi tau Mamahmu kita ada hubungan pasti akan sangat marah, besok kalau memang itu benar suaruhan Mamah kamu, bilang kita hanya teman saja, jangan bicara yang sebenarnya, takutnya nanti kita akan dapat masalah,, "


"Tapi semoga saja bukan suruhan Mamah ya Mas,, "

__ADS_1


"Iya mudah mudahan,, "


Lalu mobil pun sampai di apartemen,dan mereka berdua langsung menuju ke atas.


Sampai di kamar Alvin mengganti bajunya, sedang Kay langsung naik ke atas kasur.


"Yang,, ganti baju sanah, baju mu bau alk**ohol dan sekalian bersih bersih,, "


"Males Mas,, sudah nyaman banget,, gantiin Mas aja yah,, "kata Kay sambil melepas celanaya.


"Yang jangan macem macem deh,, Mas takut hilaf,, "


"Ya ngga papa hilaf juga, kita kan sudah nikah"


"Tapi Mas ingin melakukanya saat nanti hubungan kita sudah dapat restu dari keluargamu,, "


"Tapi kalau ngga dapat restu sampai bertahun tahun gimana,, emang Mas tahan,, dan awas kalau sampai Mas jajan diluar, Aku potong burung kamu lo Mas,, "Kay bicara samil terus saja melepaskan kain yang menempel di badanya. Alvin hanya tersenyum mendengarkan perkataan Kay yang akan memotong miliknya.


"Ayo sinih Mas naik ke kasur, kenapa berdiri aja,, "


"Mas tidur di sofa aja yah, Mas benar deh lihat kamu kaya gitu benar benar takut,, "Kay pun tertawa mendengar perkataan Alvin.


Lalu Kay turun dan mendekat ke Alvin, setelah dekat Kay langsung mengalungkan tanganya di leher Alvin.


"Aku istrimu kan,, jadi Mas bebas sesuaka hati Mas mau berbuat apa,, hemmm,,, "sambil menempelkan hidungnya pada hidung Alvin. lalu di gesek gesekanya.


Tangan Alvin memeluk pinggang Kay, dan tersenyum senang,Alvin merasa senang sekarang melihat Kay yang sudah lebih berani mengekspresikan rasa yang dia suka dan inginkan, ngga ada rasa malu atau jaim lagi.

__ADS_1


"Mas juga rasanya sudah sangat ingin melakukanya, tapi rasa takut masih ada di sini,, "sambil menujuk ke dadanya.


"Kan kita sama sama menginginkanya, jadi ngga ada rasa takut lagi dong, "


"Sudah kita tidur yuk,, jangan lanjutkan pembicaraan ini,, "kata Alvin sambil menggendong Kay ke kasur.


Setelah mereka berdua sama sama tidur di atas kasur, Kay lalu naik ke atas badan Alvin, dan Kay dengan beraninya mencium bibir Alvin duluan.


Mungkin karena pengaruh alko**hol Kay jadi berani, pikir Alvin.Tapi Kay ngga minum, jadi yang Kay lakukan itu dalam kondisi sadar.


"Sayang,,sudah,, "kata Alvin saat Kay melepaskan ciumanya di bibir Alvin, tapi ciuman Kay sekarang berpindah ke lehernya.


Tapi Kay tidak mau mendengar, Kay terus saja menciumi Alvin, sampai dalam badan Alvin sudah merasa panas, apalagi yang di bawah selalu bergesekan dengan inti tubuh Kay.


Milik Alvin sudah sangat tegang, karena permainan Kay membuatnya teran**gsang.


Kay lalu duduk dan menggerakan pinggulnya, membuat Alvin merem melek.


Jangan di tanya kok Kay pintar, Kay itu anaknya ngga kuper, cuman memang anaknya tidak bisa terbuka dengan orang dan masalah dia sudah pintar, kan mainya aja sama Maya dan Anin, namanya anak kuliahan pasti suka nonton gituan di Laptopnya dong, sekali dua kali mah,, (hehee... )


"Yang,, oohhh,,,, "kata Alvin yang merasakan piliknya sangat nikmat mendapat gesekan.


Lalu Kay memancing Alvin lagi dengan membuka pembungkus dadanya,dan Alvin menjadi makin terang**sang .


"Yangg,,, "kata Alvin saat Kay mendekatkan buah dadanya ke mulutnya Alvin.


"Hemmm,, kenapa, ngga mau nih, bener ngga mau,,,? "sambil Kay terus saja menggesekan Dadanya ke wajah dan ke mulut Alvin. karena Alvin ngga mau saja membuka mulutnya juga bergerak. Hanya melihatnya saja.

__ADS_1


Kay yang terus saja menggoda mbuat iman Alvin tidak kuat lagi dan bisa menahanya lagi, Kay langsung di jatuhkan ke kasur oleh Alvin dan Alvin langsung menindihnya.


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2