MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Kay Pergi Keluar Kota


__ADS_3

Keesokan harinya saat Kay sampai kantor,Kay langsung menjelaskan pada Eva dan juga menyerahkan hasil yang kemaren di periksanya dan yang di bantu oleh Alvin.


Eva pun sangat marah karena di lihat dari kerugian yang terlihat di situ sekitar 1 M.lalu Eva bilang pada sekertarisnya untuk mengadakan rapat darurat.


Eva dan sekertarisnya pun pergi menuju ruang rapat,tapi tidak dengan Kay,dia menyerahkan semuanya pada Eva.


Kay lanjut bekerja,karena kerjaan Kay juga rupanya sangat banyak.


Sekitar jam 10 ada pesan masuk ke hp Kay,dan ternyata Alvin kirim pesan pada Kay,mengatakan kalau sedang bersiap untuk pulang.


Kay pun membalas pesanya,setelah berkirim pesan selesai Kay lanjut bekerja.


Sekitar jam 11 siang rapat yang di pimpin Eva pun selesai,dan Eva sudah memecat orang yang hampir membuat perusahaan rugi sampai 1 miliar itu.


"Gimana rapatnya Mah,,?"tanya Kay saat Eva kembali keruanganya.


"Mamah sudah selesaikan,dan Mamah langsung memecat orang yang teledor dalam bekerja,dan untungnya kamu langsung menemukan kesalahan dalam laporan itu sayang,,kalau tidak entah apa yang akan terjadi,,"


"Sukur lah Mah kalau sudah selesai,,"Eva pun mengangguk lalu berjalan ke mejanya.


"Terus siapa yang akan menggantikan tempat kosong itu Mah,,?"


"Mamah akan menujuk Sam untuk menempatinya,gimana menurut kamu Sayang,Sam kan di sini belum bekerja hanya membantu saja,mumpung ada yang sedang kosong gimana kalau Sam yang isi,,"Kay hanya diam saat mendengar Sam yang akan mengisi tempat kosong itu,Kay ingin menolak tapi ngga enak sama Mamahnya.


"Terserah Mamah aja,,"jawab Kay.sedang Eva tersenyum sambil mengangguk.


Hari pun berlalu,Kay selalu sibuk ahir ahir ini,dan seperti siang ini Kay sedang bertemu dengan pimpinan perusahaan yang akan bekerja sama dengan perusahanya sambil makan siang.


"Nona Kay selain cantik rupanya pintar juga yah,,"setelah Kay menjelaskan tentang pengajuan kerjasamanya.

__ADS_1


"Trimakasih atas pujianya Bapak,,"sambil tersenyum ramah.


"Jangan pangil Bapa dong,,Saya masih muda loh,panggil Mas aja gimana,,"


"Maaf,,sepertinya itu tidak sopan,"jawanb Kay.


"Kita kan sedang di luar kantor,jadi jangan terlalu formal lah Nona,,"Kay hanya tersenyum ramah.


"Nona Kay,,Gimana kalau besok kita main golf,besok kan ahir pekan, kita bisa mengobrol tentang kerja sama kita sambil bermain golf,"


"Maaf Pak,Saya tidak bisa,karena besok Saya akan keluar kota,,"


"Oh begitu,,baiklah,,kita akan bertemu hari senin saja kalau gitu dan Saya yang akan datang ke kantor Anda Nona,,"


Sebenarnya Kay tidak mau bertemu dengan CEO perusahaan Jaya grop ini,tapi karena Mamahnya juga sedang ada pertemuan dengan pimpinan perusahaan lain,Ahirnya Kay pun mau, karena ini juga demi perusahaanya.


Setelah selesai acara makan siang dengan CEO Jaya grop,Kay langsung pulang ke rumah.Kay berencana akan pergi ke rumah Alvin nanti sore.


Setelah setengah jam Kay pun menyudahi berendamnya,dan langsung bersiap untuk berangkat ke bandara.


"Sayang,,,kamu mau kemana ,kok bawa ransel,?"tanya Eva,saat Kay mau berangkat Eva baru pulang dari kantor.


"Kay mau ke rumah teman Mah,,mau nginap di sana,,nanti minggu malam Kay baru pulang,,"sambil masuk ke mobil.


"Hati hati ya sayang,,"kata Eva.


Saat Kay pergi,Eva langsung menelfon seseorang,dan meminta untuk membuntuti Kay.


Sedang Kay yang membawa mobilnya dengan kecepatan sedang langsung menuju bandara.Kay sampai di bandara dan masuk ke dalam setelah menitipkan mobilnya di parkiran bandara.

__ADS_1


Kay dari siang tidak ada komunikasi dengan Alvin,dan itu sengaja karena Kay ingin membuat kejutan.dan Kay juga mematikan hpnya.


Pesawat akan segera berangkat,dan Kay sudah duduk di dalam pesawat dengan nyaman,sekitar 40 menit ,pesawat pun sampai di kota S,karena sudah cukup malam taxsi yang membawa Kay menuju rumah Alvin pun melaju dengan lancar,hingga tidak membutuhkan waktu lama untuk samapai.


Kay turun dari taxsi dengan rasa sedikit deg degan dan senang.


Tokkkk,,,Tokkkk,,,,cukup lama Kay menunggu,ahirnya ada yang membukakan pintu.


"Iya,,,tunggu,,"suara dari dalam,dan Kay sudah faham suara siapa.


"Eh,,,Kak Kay,,"kata Tiwi.Kay hanya tersenyum.


"Maaf Kaka ganggu yah,"Tiwi menggeleng.


"Ayo kak masuk,,semuanya udah pada tidur,kenapa ngga kasih kabar dulu.kalau mau ke sini,,"


"Kejutan,,,"


"Ya udah sana kaka ke kamar kak Alvin aja ,pasti kaka cape mau istirahat,Tiwi mau buatkan teh hangat dulu,,"


"Ngga usah Wi,,kamu tidur aja lagi sanah,Kaka bawa minum kok,,ini,,"sambil menujukan botol minum.


Lalu Tiwi pun mengangguk dan.mereka masuk kamar masing masing.


Kay melihat Alvin yang tertidur sambil memeluk guling,masih kelihatan kurus tapi sudah ngga pucat,dan Kay juga melihat ke arah rambut Alvin yang juga habis di potong.


Tangan Kay mengusap kepala Alvin dan Alvin yang seperti merasakan kepalanya di usap langsung membuka matanya.


"Kenapa saat Aku tidur pun melihat dirimu,Apa aku sangat merindukanmu,sehingga bayangan mu pun selalu ada dan seperti nyata di depanku,,"Alvin berbicara sendiri sambil menggenggam tangan Kay dan matanya pun sedikit terbuka.

__ADS_1


Lalu Kay pun naik ke atas kasur karena Alvin menariknya,dan Alvin memeluk Kay dengan sangat kencang dan seperti guling.karena Alvin belum sadar kalau Kay itu nyata.


Jangan lupa like,komen dan votenya,,trimakasih...


__ADS_2