
Sampai di apartemen Kay dan Alvin langsung masuk. dan apartemen Kay itu tipe yang kecil, karena hanya ada satu kamar tidur,satu kamar mandi, dapur dan ruangan menjadi satu, jadi ruanganya lebar.
Alvin lalu membawa tas ransel ke dalam kamar, Kay langsung menjatuhkan badanya di kasur, sedang Alvin mencari lap, sapu dan pel pelan, Alvin lalu mengerjakanya sendiri, Kay hanya diam melihat Alvin yang bekerja.
Karena Kay dilarang membantu oleh Alvin, jadi Kay hanya di suruh duduk saja dan melihat Alvin yang beres beres. setelah bersih semuanya, Kay dan Alvin lalu lanjut makan malam, tadi Kay sudah pesan makanan lewat aplikasi.
Saat sedang makan Adit menelfon Alvin, dan Alvin mengangkatnya, Kay makan sambil sesekali menyuapi Alvin karena telfonya cukup lama.
"Ada apa,,? "tanya Kay setelah telfon mati.
"Adit ngajakin ketemuan, soalnya Bimo dan Adit sudah lama ngga ketemu jadi ngajak ketemuan,, "sambil minum.
"Terus Mas mau ketemuan sama mereka,,? "Alvin mengangguk.
"Kapan dan di mana,,? "
"Nanti jam 8 di clab biasa, "
"Aku ikut,, "
"Tapi Yang,, "
"Aku ikut titik,, "
"Kamu ngga pulang dulu ,takutnya Mamahmu nanti kuatir dan nyariin,, "
"Ngga bakalan Mamah nyariin Aku,, pokoknya Ikut,, "
"Ya udah iya ikut,, tapi nanti pulangnya jangan kemalaman yah, besok kamu kerja kan,,? "Kay pun mengangguk.
Lalu mereka lanjut makan, selesai makan Kay dan Alvin merapikan bekas makan mereka bersama sama.
"Yang,, Mas mau mandi dulu yah,, "setelah selesai membereskan meja, sedang Kay mencuci piring.
"Iya Mas,,, "jawabnya.
Lalu Alvin masuk kamar mandi dan langsung mandi. Selesai mandi Kay juga akan mandi.
"Sudah Mas,,? "
"Sudah,, kamu mau mandi juga,,? "Kay mengangguk sambil mendekat ke Alvin.
__ADS_1
"Wangi banget sih,, "Kata Kay saat mencium dada Alvin yang telan**jang,karena Alvin hanya memakai handuk di bagian bawah saja.
"Geli Yang,, jangan mancing mancing deh,, "Tapi Kay tidak mendengarkan ucapan Alvin, justru Kay malah lanjut menciumi pipi Alvin dan lanjut mencium ke bibir Alvin sekilas.
Alvin langsung merangkul pinggang Kay agar badan mereka menempel.
"Sudah berani nggodain yah,, hemmmm,, "Alvin sambil menciumi pipi dan telinga Kay .
"Haha,, geli Mas,, udahhh,,, Kay mau mandi, "
"Makanya jangan mbangunin macan yang lagi tidur,, "lalu sebelum melepaskan pelulukanya, Alvin mencium bibir Kay sekilas.
Setelah itu Kay masuk ke kamar mandi, dan Alvin memakai bajunya, Saat Alvin sedang menyisir rambut,Kay keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang menutupi dada sampai atas lututnya,Alvin melihatnya dengan senyum tipis.
Kay rupanya sengaja ingin menghoda Alvin, Kay lalu membuka handuknya dan pertama kay memakai pembungkus dadanya, setelah itu memakai kain segitiga yang satu pasang dengan pembungkus dadanya.
Alvin makin merasakan panas di dalam dadanya, walau melihatnya dari belakang karena Kay membelakanginya, tapi itu membuat milik Alvin langsung berdiri.
"Yang,, kamu benar benar membuat Mas gila,, Kalau saja lagi ngga ada janji sudah Mas perk**osa kamu Yang,, "
Kay lalu berbalik, dan masih memakai dalaman atas dan bawah,Kay belum memakai bajunya.Lalu berjalan mendekati Alvin sambil sedikit jalanya di buat meng**goda.
Alvin lalu langsung berjalan menuju pintu dan keluar, sedang Kay tersenyum puas karena telah mengerjai Alvin.
Sedang di luar kamar Alvin menjambak rambutnya dan sambil mengusap dadanya agar detak jantungnya tidak terlalu kencang.
Lalu Kay sudah siap untuk pergi, dengan memakai baju yang sedikit terbuka di bagian pundaknya. saat Alvin melihat, Alvin langsung menyuruh Kay untuk ganti baju.
"Ini ngga se*xsi kok Mas,, cuman pundak aja kan yang terlihat,, "
"Sama aja Itu, sanah ganti .Mas ngga suka milik Mas di lihatin orang lain,, itu cukup Mas aja yang boleh lihat dan memilikinya,, "
"Iyaaa,,, iyaaaa,, "sambil masuk ke kamar lagi.
Kay mengganti bajunya dengan kaos yang tidak terlalu ketat.
"Nah itu baru Mas suka lihatnya,, ayo,, "sambil mengulurkan tanganya agar bergandengan, Kay dan Alvin langsung menuju ke parkiran saat sudah ada di bawah apartemen.
Kay dan Alvin membawa mobilnya menuju clab yang biasa mereka berdua datangi.
Sampai di sana Alvin dan Kay masuk sambil pegangan tangan. Alvin sambil menelfon Adit, dan kata Adit dia masih di jalan bareng Bimo.
__ADS_1
"Yang,, Mereka belum sampai, kita cari tempat duduk dulu yuk,, "Kay hanya mengiikuti kemauan Alvin.
Setelah mendapatkan tempat duduk, Kay bilang Alvin mau ke toilet sebentar, lalu Alvin mengiyakan.
Saat Kay sudah ke toilet, Bima dan Adit datang.
"Hai Bro,, gimana kabar nih,, ?"tanya Bimo sambil bersalaman dan peluk sekilas.
"Sehat,, kalian gimana kabarnya,, "Alvin tanya balik.
"Kita berdua baik dong,, "lalu mereka pun duduk.
"Kamu tinggal di mana,? kenapa ngga tinggal sama Aku apa sama Bimo,, "
"Aku ngga mau ngerepotin kalian,, "
"Ngga usah gitu lah Vin,, kita kan sahabat jadi harus saling bantu,, "
"Betul tuh Vin,, "
"Iya,, Aku tau. kalian sudah mencarikan kerjaan buatku aja Aku sudah berterimakasih banget,, "
"Besok kamu langsung ke kantor apa mau Aku jemput biar kita berangkat bareng,, ?"
"Aku berangkat sendiri aja,, kita ketemu ditempat kantormu bekerja,, "
Saat mereka sedang mengobrol, Kay yang dari toilet langsung duduk di samping Alvin, Adit dan Bimo yang tau dan kenal tapi belum akrab dengan Kay hanya saling pandang,karena Adit dan Bimo kenal Kay itu adalah teman Maya dan Anin.
"Jangan bilang kalau kalian ini sudah saling kenal dan jangan jangan kalian sudah jadian,,? "Alvin hanya tersenyum tipis, tapi tidak dengan Kay, kalau Kay tetap diam sambil melihat ke layar hpnya. tanya Bimo.
"Gila kamu vin,bisa dapatin dia, cewek jutek gitu,, "kata Adit.
"Namanya juga suka, cewe kaya apa pun pasti di matanya sempurna Dit,, "jawab Bimo.
"Kata siapa dia jutek,, ngga kok,"sambil Alvin merangkul pundak Kay dan mendekatkan ke badanya.
"Kayy,, sedang apa kamu di sini,,?! "
**Siapa yah yang datang dan yang bertanya pada Kay...
Jangan lupa like komen dan votenya**..
__ADS_1