MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Persiapan Mau Lahiran


__ADS_3

Dari sore Rara sudah merasa deg degan,karena takut besok akan melakukan oprasi cesar .Bimo yang melihat istrinya seperti murung pun bertanya.


"Sayang kamu kenapa,dari tadi Mas lihatin kamu melamun terus,,kamu sakit,,?"Rara menggelengkan kepala.


"Lalu kenapa,kok diem aja dari tadi,?"


"Rara takut Mas,,"


"Takut,,takut kenapa sayang,"Bimo langsung mendekati Rara yang sedang duduk di kasur sambil bersandar.


"Takut besok mau cesar,,"


"Jangan takut,tapi kamu harus senang Yang,karena kita akan bertemu sama anak anak kita,,"sambil menggenggam tangan Rara.


"Ya Mas,,tapi Rara ngga tau kenapa rasanya takut,,"


"Mas akan menemani kamu nanti,jadi jangan takut,kita sambut anak kita dengan penuh kebahagiaan,,"sambil Bimo memeluk Rara.


"Kita makan malam yuk,,"sambil Bimo mengajak Rara bangun.


Rara dengan pelan langsung bangun dari duduknya,Rara sudah terlihat susah jalan karena perutnya yang sudah sangat besar.


Keduanya lalu keruang makan,Ibu sedang menata makananya.


"Malam Bu,,"Kata Bimo.


"Malam nak,,ayo kita makan,,"


Lalu ketiganya makan malam bersama.selesai makan Ibu ke kamar Rara untuk membantu menata apa saja yang akan di bawa besok ke rumah sakit.


"Tas ini cukup ngga Bu,,?"kata Bimo sambil memerikan tas ransel.

__ADS_1


"Cukup,ngga perlu besar besar,,"


Rara duduk di sofa bersama Ibu,Bimo yang mondar mandir mengambil apa saja yang akan di Bawa.


Bimo mengambil baju Bayi dan semua kebutuhanya,dari popok ,bedong dan lainya lalu di berikan pada ibu,ibu yang menata di tas.


"Bu,,bilangin pada Rara untuk tidak takut,karena dari tadi Rara bilangnya takut karena besok mau lahiran cesar,,"Bimo bilang pada Ibu,sedang Ibu tersenyum.


"Kaka kenapa takut,Apa yang membuat kaka takut hemmm,,"tanya Ibu pada Rara.


"Rara takut karena ini baru pertama dan akan oprasi cesar Bu,,Rara ngga bisa bayangin perut Rara di sayat,,"


"Jangan memikirkan yang seremnya Kak,kaka harusnya memikirkan yang buat kaka bahagia, bentar lagi kaka mau bertemu dengan kedua anak kaka loh,jadi harus bahagia,nanti kaka jadi ada teman bermain dan ngga kesepian kalau suami kaka kerja,dan rumah jadi rame,,"sambil Ibu mengusap perut Rara.


"Iya Bu,,Ibu besok temani Rara juga kan,?"


"Iya Besok Ibu akan temani Kaka,jadi kaka jangan cemas dan jangan kuatir,semuanya mendoakan buat Kaka kok,biar oprasinya berjalan lancar,,"Rara tersenyum.


"Iya Bu,,trimakasih ya Bu,,"jawab Bimo.


"Ngga usah berterimakasih,ini sudah tugas Ibu,oh iya besok ke rumah sakitnya jam berapa,?"


"Jam 8 pagi Bu,,"Ibu menjawab iya,lalu ibu pun keluar dari kamar Rara.


"Ayo sekarang kamu harus istirahat,biar besok bangun badanya seger karena ngga kurang tidur,,"kata Bimo sambil bantu Rara bangun dari duduknya menuju kasur.


Rara lalu seperti biasa tiduranya sambil setengah duduk.Bimo juga memijit kakai Rara.


"Mas,,Rara pengin telfon kak Alvin dulu,tolong ambilin hpnya Rara,,"Bimo lalu mengambilkanya.


Rara telfon Alvin,sedang Bimo memijit kaki Rara.

__ADS_1


"Hallo kak,,maaf Rara ganggu,,"


"Ngga ganggu kok,,ada apa tumben malam malam telfon,,?"


"Besok Rara mau lahiran,kaka sama kak kay datang yah,temani Rara,,"Bimo yang mendengarnya hanya geleng geleng kepala.


"Iya kaka besok akan datang sama kak kay,"


"Makasih ya Kak,,"


"Iya,,ya sudah kamu istirahat sanah,ini udah malam,"Rara pun menjawab Iya lalu mematikan telfonya.


Alvin sebenarnya sudah tau kalau Rara mau melahirkan besok,Alvin tau dari Bimo.


"Sudah sekarang tidur yah,,"Rara mengangguk.


Rara memejamkan matanya,untuk tidur,setelah Rara tidur ,Bimo menghentikan pijitanya di kaki Rara.


Bimo lalu menyelimuti badan Rara,dan sebelum Bimo tidur,Bimo mencium kening Rara,dan mencium perut Rara.


"Selamat malam sayang,,jangan rewel di perut Mamah yah,besok kita akan ketemu,"


Bimo lalu naik ke kasur dan tidur,karena Bimo sudah tidak sabar untuk menunggu hari besok.


Pagi pun datang,Bimo terlihat bangun duluan,dan Bimo sudah membaw Perlengkapan lahiran ke dalam mobil,serta kebutuhan lainya.


Rara bangun tidur dan tidak melihat Bimo ,lalu Rara dengan pelan bangun dari kasur,tapi saat mau jalan,kaki Rara tersrimpet slimut ,dan Rara terjatuh.


"Bruuk,,,aaawww,,,sakittttt,,,,Maaassss,,Ibuuu,"


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2