MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Mamah Sambung


__ADS_3

Lalu Alvin melu**mat bibir Kay dengan pelan.menyedot bibir Kay sambil menikmatinya,dan tangan Alvin menekan leher belakang Kay ,membuat kepala Kay menjadi tak bisa bergerak,Kay membuka mulutnya dan menikmati permainan Alvin di mulutnya.


Kay mencekram baju Alvin dengan kencang saat Alvin sedikit menggigit bibir Kay,Kay sedikit mendesis karena merasakan sedikit sakit.


Lalu Alvin melepaskan ciumanya,dan mengusap mulut Kay yang basah akibat ciumanya,Bibir Kay sedikit bengkak karena perbuatan Alvin tadi.


"Kay berangkat ya Mas,Mas harus cepat sehat dan banyak makan biar badanya bisa isi lagi,,"sambil mengusap pipi Alvin.


"Iya hati hati yah,nanti kalau sudah di rumah dan sudah istirahat ,tolong telfon Aku,,"Kay pun mengangguk,lalu mencium kening Alvin.Alvin pun memejamkan matanya menikmati ciuman Kay di keningnya.


"Wi,,Tiwi,,"Kay membangunkan Tiwi untuk pamitan.setelah tadi berjalan menuju Tiwi.


"Hemmm,,iya Kak,ada apa,,?"sambil mengucek matanya.


"Kaka mau pamit dulu,kaka mau berangkat,,"Tiwi langsung duduk.


"Hahh,,emang udah pagi ya Kak,,"


"Udah,,"sambil Kay memakai jaketnya.


"Wi Kaka titip kak Alvin yah,Kalau Kak Alvin macem macem atau aneh aneh langsung kabarin Kaka,,"Alvin hanya tersenyum mendengar pesanya Kay pada Tiwi.


"Siap kak soal itu mah,,"


"Salam buat Ibu sama Rara juga yah,,"lalu Tiwi pun bersalaman dengan Kay dan juga saling peluk.setelah terlepas Kay mendekat lagi pada Alvin.

__ADS_1


"Kay pamit ya Mas,,"sambil mengacungkan tanganya.


"Iya,,hati hati di jalan yah,biar Tiwi mengantarmu sampai taxsi,,"


"Ngga usah ,,Aku bisa sendiri,biar Tiwi di sini aja,Aku ngga mau kamu di tinggal,,"setelah Kay mencium tangan Alvin.


Alvin tiba tiba meneteskan air matanya,melihat Kay yang sedang menggendong rangselnya ke punggung.rasanya sungguh berat melepasnya.


Kay lalu tersenyum ke arah Alvin,dan Alvin langsung mengusap air matanya.dan ikut tersenyum.


Kay pun membuka puntu lalu keluar dari ruangan Alvin.di hati Kay sebenarnya sedih dan masih ingin merawat dan mendampingi Alvin,tapi mau gimana lagi,karena ada tanggung jawab yang lainya yang sudah menunggu di kota.


Langkah Kay terasa berat untuk melangkah,air matanya pun ahirnya tumpah juga,air mata yang sedari tadi sudah di tahanya.Kay pura pura biasa aja tapi sebenarnya hatinya sangat sedih.makanya tadi saat Alvin menyuruh Tiwi mengantarnya ngga membolehkan,karena Kay ngga mau Tiwi melihatnya menangis.


Sampai bandara Kay masih ada waktu untuk istirahat,dan menunggu jam penerbangan,karena masih menunggu 10 menit lagi.Kay duduk dan mengambil Hpnya lalu mengirim pesan pada Alvin.


"Aku sudah sampai bandara,dan masih menunggu 10 menit lagi untuk penerbangan,"itu isi pesan Kay.


Tapi Alvin tidak menjawabnya,kemungkinan Alvin tertidur lagi.


Jam penerbanganpun sudah di umumkan,Kay langsung berjalan menuju pesawat.di dalam pesawat Kay langsung memejamkan matanya untuk istirahat.sekitar jam 8 pagi ahirnya Kay sampai juga di rumah,dan Kay langsung menjatuhkan badanya di kasur saat dampai kamarnya.


"Sayang,,,baru sampai yah,,?"tanya Eva yang masuk ke dalam kamar Kay.


"Hemmm,,,"Kay hanya berdehem sambil memejamkan matanya.

__ADS_1


"Kalau nanti Kay sudah istirahat,datang ke kantor ya sayang,,tolong bantu Mamah ,karena ada sedikit masalah,,"


"Iya nanti Kay akan datang ke kantor,,"


"Ok,,trimakasih ya sayang.ya udah Mamah ke kantor dulu yah,,,"sambil mencium kening Kay.


Eva lalu keluar dari kamar Kay,sedang Kay mengusap wajahnya dengan kasar.


Kay masih ada rasa kesal sama Eva,makanya membuat Kay sedikit cuek.


Eva sebenarnya adalah mamah sambung Kay,Mamah kandung Kay dengan papahnya telah bercerai semenjak Kay berumur 7 tahun,Kay saat itu yang masih kecil belum tau masalah apa yang membuat orang tuanya bercerai.


Kay tidak tau di mana keberadaan Mamah kandungnya saat ini,entah masih ada atau sudah tiada,karena setiap Kay tanyakan pada Papahnya waktu masih hidup ,Papahnya selalu marah pada Kay,dan di rumah pun tidak ada satupun yang tersisa foto Mamah kandung Kay karena oleh Papahnya di bakar semuanya tanpa ada sisa.Kay sudah tidak terlalu faham dengan mamahnya,tapi mungkin kalau bertemu Kay bisa Faham,karena Mamah Kay mempunyai tailalat di dagunya.


Dan Eva sebenarnya sangat baik pada Kay,karena dari kecil Eva merawatnya dengan baik dan penuh kasih sayang,tidak pernah sama sekali Eva memarahi Kay,dan Kay selalu di manjakanya.


Mungkin karena Eva ngga punya anak dari papah Kay ,jadi Eva merawat Kay seperti anak sendiri.Perusahaan dan kekayaan papah Kay jatuh semua pada Kay,Eva hanya mendapatkan 25 persen saham dari perusahaan.Itu lah wasiat yang di tulis oleh papah Kay untuk Eva dan Kay.


Makanya saat tau Eva bermain laki laki di belakang,Kay sedikit kecewa pada Eva,dan Kay hanya bisa memendam kekecewaanya di dalam hati saja.


Kay lalu teringat belum memberi kabar pada Alvin kalau sudah sampai rumah,Kay pun mengambil hpnya ,dan langsung menekan tombol vc pada Alvin.


Kay pun tersenyum saat melihat wajah Alvin sudah ada di layah hpnya.


Jangan lupa like ,komen dan votenya,terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2