MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Kay Di Pijit


__ADS_3

Alvin membawa mobil Kay menuju apartemen, Alvin menyetir dengan kecepatan sedang, karena jalan cukup macet karena banyak orang yang baru pulang kerja.


Kay bersandar di pundak Alvin dan tangan Alvin menggenggam tangan Kay.


Sampai di apartemen Alvin menyuruh Kay untuk istirahat, sedang Alvin ke dapur untuk membuatkan minuman jahe hangat.


Setelah bikin minuman jahe, Alvin membawanya ke kamar, untuk makan malam Alvin memesan makanan lewat aplikasi.


"Sayang di minum dulu, ini Mas buatkan minuman jahe hangat,minum dulu yah. setelah minum nanti Mas pijitin,, "sambil membantu Kay bangun agar duduk.


Kay dengan pelan meminum jahe hangatnya,.Setelah habis Alvin menyuruh Kay tengukrap. Menggunakan minyak urut dan juga jahe di geprek, Alvin mulai memijit badan Kay.Badan Kay hanya memakai dalaman saja, karena saat di urut ngga ribed dengan baju.


Pertama dari kaki dua duanya, lalu naik ke atas lagi.Kay sangat menikmati pijatan Alvin,dan sampai lah di punggung, di punggung Alvin memijitnya cukup lama, setelah itu baru ke tangan.


Setelah tangan selesai baru ke bagian kening, dengan Kay merubah posisi membalikan badan. sekitar satu jam Alvin memijit badan Kay, dan setelah selesai Kay tertidur dengan nyenyaknya.Alvin tidak lupa menyelimuti badan Kay.


Alvin lalu membuka tas Kay untuk mengambil berkas yang Kay bawa dari kantor. Alvin mulai mengerjakanya di sofa ruang depan.


"Mass,,, "suara Kay memanggil Alvin, Alvin yang mendengar langsung masuk ke kamar.


"Ada apa,, hemmm,, "saat Alvin sudah duduk di kasur.


"Aku mimpi ,Mas ninggalin Aku, "


"Itu cuman mimpi sayang, Mas ngga mungkin ninggalin kamu,, "Kay memeluk Alvin sambil menangis.


"Aku takut Mas,, mimpi itu seperti sangat nyata, Aku mohon Mas apa pun yang terjadi suatu hari nanti ,jangan sampai Mas ninggalin Aku,,"


"Iya Mas janji,, ngga akan ninggalin kamu Yang,, sudah yah,jangan sedih lagi,, "Alvin mengusap air mata Kay.


"Kita makan yuk,, "Kay lalu mengangguk.


"Mas ambilkan baju dulu buat kamu pakai,, "Alvin berjalan ke lemari, lalu mengambilkan baju untuk Kay.


"Ini pakelah, Mas mau nyiapin makan dulu yah,, "Kay menganggkuk. lalu Alvin keluar dari kamar menuju dapur.


Alvin menata makanan di meja, karena dari tadi makanan masih di kantong keresek. Kay keluar dan mendekati Alvin.


"Beli makanan apa,,? "sambil memeluk Alvin dari belakang.

__ADS_1


"Mas beli sate kambing sama tongseng,,kamu doyan kan,? "lalu Kay bilang doyan dan duduk.


Mereka berdua makan sambil mengobrol.selesai makan Kay di suruh untuk duduk saja, karena Alvin yang akan membereskan semuanya, Kay tersenyum melihat Alvin yang sedang cuci piring.


Walau belum lama mengenalnya, tapi dari sikap dan perhatianya, Kay yakin kalau Alvin benar benar mencintainya dengan tulus, itu ya ada di fikiran Kay.


Selesai membereskan semuanya, mereka berdua lalu duduk di sofa.


"Mas sudah memeriksa laporan itu,,? "Alvin hanya mengangguk sambil mengambil dan melihat ke berkasnya.


"Gimana,, benarkan ada yang salah,,? "


"Iya,, dan ini juga ngga sedikit kesalahanya, kalau sampai ini tidak teliti akan sangat merugikan perusahaan,, "


"Coba Mas jelaskan padaku,, biar nanti Aku bisa menjelaskan pada Mamah,, "


Alvin lalu menjelaskan semuanya, sampai Kay benar benar faham.


"Yang,, boleh Mas bicara.Tapi jangan marah yah,, ini cuman fikiran Mas sepertinya yang salah,, "


"Iya,, katakan saja Mas,, "


"Hemm,,, sepertinya sedang ada yang ingin korupsi dan seprtinya orang dalam,, "


"Karena berkas yang Mas priksa dengan yang dulu Mas bantu periksa sangat mirip dalam menyelipkan angka angkanya, kalau tidak jeli ini hasilnya tidak akan terlihat,,"


"Jadi Kamu harus hati hati, karena hanya orang dalam yang bisa melakukanya,, "


"Maksudnya orang dalam itu seperti siapa menurut Mas,, "


"Mas ngga berani menebak, tapi Ini sepertinya sudah bekerja sama dengan orang yang sangat penting di perusahaan, "


"Sebaiknya kamu lebih hati hati dalam setiap memeriksa berkas berkas atau laporan, takutnya tandatangan mu di salah gunakan,, "Kay pun mengangguk.


"Sudah jangan bahas ini yah, ini sudah selesai dan Mas akan bereskan dulu, "


Alvin membereskan kertas kertas yang ada di meja, sedang fikiran Kay sedang berfikir kira kira siapa yang melakukanya.


"Sudah jangan di fikirkan,, mau menginap apa mau pulang,,? "

__ADS_1


"Menginap sini aja,, "Alvin mengangguk.


"Besok malam Aku mau pergi sama Mamah, ada undangan makan malam dari rekan bisnis alm Papah,, "


"Iya,, pergilah, "Lalu Kay memeluk Alvin.


"Tadi pagi berangkat kerja naik apa Mas,,? "


"Naik ojek onlaine,, "


"Kok ojek sih, kenapa ngga taxsi,,? "


"Biar cepat sampai kantor Yang, kalau taxsi bakalan lama sampainya, apa lagi tadi pagi Mas kesiangan,, "


"Ya itukan salah Mas sendiri, pake minta main lagi,, "


"Habisnya enak,, "sambil tersenyum.


"Mas,, Mas beli mobil gih,, biar ngga ribed"


"Ya nanti nunggu mas kerja 3 bulan, biar bs DPin untuk kredit mobil,, "


"Ngga usah nunggu 3 bulan lah, itu kelamaan,Aku besok belikan jaja ya Mas,, "


"Ngga,, Mas ngga mau dan ngga setuju,, "


"Kenapa,,? "sambil menegakan duduknya.


"Mas ngga mau di cap sebagai laki laki yang memanfaatkan uang perempuan, "


"Perempuan siapa ,,Aku kan istri Mas, bukan orang lain,, "


"Tapi Mas ngga mau itu juga sama aja Mas seperti memanfaatkan istri,, "


"Tapi ini Aku yang mau kasih kok Mas,, bukan Mas yang minta, jangan dengarkan kata orang lah Mas,, mereka kan ngga tau kebenaranya,, "


"Tapi tetap ngga usah,, biar nanti Mas gajian beli motor aja,, "


"Mas mau motor,, "

__ADS_1


"Iya motor aja, yang penting bisa buat kendaraan,,"Kay mengangguk.


Jangan lupa untuk like,komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2