MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Alvin Ngga Bisa Tidur


__ADS_3

Hari hari pun berlalu, dan bulanpun berganti, sekarang kandungan Kay sudah masuk 9 bulan, begitu juga dengan kandungan Maya, tapi nasib mereka berbeda jauh,kandungan Kay sehat begitu juga dengan Kaynya, tapi tidak dengan Maya, Maya makin lemah padahal sudah masuk umur sembilan bulan juga.


"Mas,, besok Mas bisa antar Aku ke rumah sakit kan buat periksa kandungan,? "kata Kay pada Alvin, saat ini mereka sedang ada di kamar, Kay duduk di kasur sambil bersender, sedang Alvin duduk di sofa sedang menyelesaikan pekerjaan dari kantor yang masih terlihat banyak.


"Iya sayang, besok Mas akan antar, makanya ini Mas mau selesaikan pekerjaan Mas dulu, biar besok Mas bisa antar kamu,, "tanpa melihat ke arah Kay.


"Tapi ini sudah malam Mas,, Aku sudah ngantuk, "


"Ya tidurlah duluan, Mas bentar lagi kok,, "


"Ngga mau,, Aku maunya tidur sambil di usap usap sama Mas,, "Alvin membuang nafas lalu melihat ke jam, ternyata sudah jam 11 malam.ahirnya Alvin menyudahi pejerjaanya itu, dan menata kertas kertas yang berserakan di meja.


"Sinih Mas usap usap, sekarang tidur yah ,ini sudah malam,, "Alvin naik ke kasur, dan membantu Kay menata bantal, karena Kay ahir ahir ini susah tidur karena perutnya makin besar menjadi cepat ngap.


Alvin mengusap usap perut Kay, dan Kay pun merasa nyaman dan memejamkan matanya.


tapi beda dengan Alvin, justru Alvin menjadi gelisah dan sedikit perkeringat karena di dalam dadanya ada gejolak rasa.


"Ya Tuhan,, kenapa sih datangnya ngga dari tadi, ini sudah malam dan istriku butuh istirahat,, tahan Alvin tahann,, "kata Alvin dalam hatinya berkata.


Setelah melihat Kay tidur dengan nyenyak, Alvin lalu tiduran di sampingnya, tapi Alvin yang sekarang tidak bisa tidur dan gelisah.


Kay yang sedang tidur sampai merasakan tempat tidurnya bergerak, lalu Kay pun membuka matanya.

__ADS_1


"Mas,, kamu kok belum tidur, "Alvin lalu melihat ke Kay.


"Maaf sayang kamu jadi kebangun, Mas tiba tiba jadi ngga bisa tidur ini,, "


"Kenapa,, Mas lapar, "Alvin menggeleng.


"Terus kenapa Mas,,? "


"Eemmm Mas tiba tiba pengin yang,, dan Mas jadi ngga bisa tidur,, "Kay belum faham dengan perkataan Alvin, lalu Kay pun mencernanya.


"Oh Mas lagi pengin,, ya udah lakukan aja Mas,, "


"Tapi ini sudah malam, takutnya kamu lelah dan ingin tidur, biarin aja ngga usah ngga papa,, tidur lagi aja yah, "


"Bener ngga papa nih Yang,, "


"Iya ngga papa,, lakukan lah Mas,, "Alvin langsung bangun dan tersenyum.


Karena perut Kay yang sudah besar, Kay tidur hanya memakai daster ,itu mempermudah Alvin untuk membukanya. setelah di buka baju kay, Alvin pertama mencium perut Kay dengan pelan, dan tangan Alvin sudah berjalan kemana mana, Kay yang sudah merasakan ada getaran di dalam dadanya, lalu menggigit bibirnya agar tidak keluar suara dari mulutnya.


Alvin rupanya sedang bermain di inti milik Kay, Alvin sedang menikmatinya sampai keluar suara dari mulutnya.


Tangan Kay mengusap kepala Alvin sambil meremas rambutnya, saat Alvin memainkan inti miliknya dengan lidahnya.

__ADS_1


"Massss,,,,, Aku mau keluarrrr,,, "Alvin tidak menjawab, tapi Alvin terus saja memainkanya.


Sampai Ahirnya dengan suara di tekan agar tidak mengeluarkan suara keras, Kay mengeluarkan kenikmatan itu.


Alvin dengan senangnya menikmati itu semua, setelah bersih Alvin bangun lalu membuka celana pendek yang dia pake.


Miliknya sudah sangat keras dan berdiri tegak lurus, Kay lalu bangun karena ingin memegangnya, Alvin pun mendekat Agar Kay bisa memegangnya dengan gampang.


Kay lalu memasukanya kemulutnya, Alvin yang merasa keenakan hanya merem melek, sambil desisan keluar dari mulutnya.


"Sayanggg,, udah,, ini sudah ingin keluar,, "saat Kay sudah cukup lama memainkanya di mulut. Kay pun menyudahinya.


Alvin lalu memposisikan miliknya di milik Kay, dengan pelan Alvin memasukanya.


"Sayang kita main sebentar saja yah, ini sudah malam,, kamu harus istirahat,, "kata Alvin karena miknya sudah benar benar ingin keluar.


"Tapi besok pagi lagi ya Mas, Aku masih pengin,, "


"Iya,, baiklah,, "Lalu Alvin menggerakan pinggulnya dengan gerakan sedikit cepat, dan baru 7 menit Alvin sudah menembakan rudalnya ke dalam.


Alvin berteriak saat melakukan penembakan,sedang Kay menggigit bibirnya dan kedua tanganya mencengkram lengan Alvin.


Alvin langsung menjatuhkan badanya kesamping Kay, dan nafas keduanya masih memburu.

__ADS_1


Jangan lupa, like komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2