
Eva langsung menelfon anak buahnya Sam.
"Halo,,ada tugas buat kamu, saya akan kirim foto dan alamat tempat dia kerja, beri pelajaran padanya,, jangan sampai mati tapi beri dia pelajaran dan buat dia cacat saja, "
"Bagus,, akan saya trafer uang DP buat kamu, sisanya setelah kalain berhasil membuat dia cacat,, "
Eva langsung mematikan telfonya setelah selesai berbicara. setelah itu langsung mengirim foto Alvin pada anak buah Sam.
Sedang Alvin di kantor bersiap akan pulang karena sudah waktunya pulang kerja.
Alvin sudah naik motornya, dan menarik gas motornya menuju ke apartemen.
Saat di tengah jalan ada mobil yang mengikutinya dari belakang, Alvin untung langsung menyadarinya, dan Alvin langsung menarik gas motornya dengan kecepatan penuh.
Mobil yang mengikutinya juga ikut menambah kecepatanya untuk mengejar motor Alvin.
"Siapa yang mengikutiku,, Aku rasa ngga punya musuh,,, "kata Alvin dalam hati sambil melihat ke arah sepion motornya.
Alvin sengaja melewati jalan yang sepi, Alvin dengan berani ingin tau siapa dan mau apa mereka mengikutinya.
Benar saja saat di jalan sepi Mobil menghadang motor Alvin. Alvin lalu turun dari motornya begitu juga dengan ketiga orang anak buah Sam yang di suruh Eva.
"Siapa kalian,, kenapa kalian menghadang jalanku,, "kata Alvin saat berhadapan dengan 3 orang itu.
"Kamu ngga perlu tau siapa kita, karena kita di sini untuk memberimu pelajaran,, "
"Oh,, jadi ngga mau kasih tau kalian di suruh siapa,, baik,, kalau gitu ayo serang Aku,, "
Tiga orang itu langsung mengroyok Alvin, Alvin masih bisa menghadapinya, walau 3 orang itu tinggi besar sedang Alvin yang postur tubuhnya tidak sebesar mereka, tapi Alvin masih bisa melawanya.
Pertarungan pun sangat sengit, dengan satu lawan tiga, Alvin rupanya sudah kehabisan tenaga, dan Alvin terkena pukulan di ujung bibirnya juga di perutnya.
__ADS_1
Alvin merasa sudah tidak bisa melanjutkan pertarungan, lalu Alvin menggunakan tenaganya untuk mengalahkan mereka bertiga, saat lawan semua terpental jatuh, Alvin lari ke motornya, dan tiga orang itu langsung bangun dan mengejar Alvin, tapi untungnya tidak terkejar.
Alvin mengegas motornya dengan kencang, dan langsung menyelip mobil mobil di jalan dengan sangat cepat. untungnya mobil itu tidak bisa mengejar Alvin.
Ahirnya Alvin sampai di parkiran apartemen, dan sebelum naik ke atas,Alvin melihat sudut bibirnya yang luka dan mengeluarkan darah juga. Lalu Alvin mengelap darahnya. perut Alvin juga terkena pukulan membuatnya merasakan sakit.
Alvin lalu naik ke atas menuju apartemen, Alvin langsung masuk dan melihat Bu Linda yang sedang memasak di dapur.
"Sore Mah,,, "kata Alvin.
"Sore,,, sudah pulang Al,, "
"Iya Mah udah,, "sambil mengambil minum.
"Alvin mau ke kamar dulu ya Mah,, "setelah meminum satu gelas besar.
"Iya,,,itu bibir kamu kenapa Al,, kok lebam,,? "
"Ngga papa kok Mah,, "
Kay baru masuk ke dalam apartemen dan mendekati mamahnya yang masih ada di dapur.
"Mamah masak apa,,? "tanya Kay yang mendekati.
"Ini Mamah masak sayur asem, ayam goreng sama sambel,, kay doyan ngga,,? "
"Kay mah doyan apa aja, yang penting makanan,, "lalu mereka tersenyum.
"Oh iya Sayang,, Alvin sudah pulang tuh,, "
"Di mana sekarang Mas Alnya Mah,, "
__ADS_1
"Al Ke kamar,dan tadi Mamah lihat wajah Al seperti lebam ,,"
"Lebam Mah,, masa sih,, kenapa ya Mah,, "
"Mamah tadi nanya, tapi kata Al ngga papa, "
"Ya udah deh Mah,, Kay mau lihat Mas Alvin dulu,, "
"Ya udah sanah lihat suamimu,, "
Kay lalu berjalan menuju kamar, dan saat di dalam kamar ternyata kosong, Kay lalu ke arah kamar mandi, Kay langsung membuka pintu kamar mandi yang tidak di kunci.
Kay melihat Alvin yang sedang berendam, dan mendekatinya.
"Mass,,,, "sambil duduk di pinggiran baknya, dan sambil mengusap rambut Alvin.
"Hemmm,,, sudah pulang,, "jawab Alvin sambil membuka matanya.
"Iya,, airnya usah dingin Mas,, udahan yuk Mas,, "
"Mas bilas dulu yah,, "
Kay lalu keluar dari kamar mandi sedang Alvin membilas badanya dengan air bersih, setelah selesai Alvin keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang menutupi bagian bawahnya saja.
"Mas kamu kenapa,,? kok lebam gitu bibirnya, "sambil Kay mendekati Alvin.
Saat Kay lebih dekat lagi ke Alvin, Kay melihat perutnya juga yang lebam.
"Mass,,, kamu kenapa,, kenapa pada lebam gini,,? "sambil mata Kay berair dan meraba ujung bibir dan perut Alvin yang lebam.
"Mas ngga papa,, ini ngga sakit kok,, udah jangan nangis,,"sambil Alvin mengusap air mata Kay.
__ADS_1
**Maaf sedikit,, Aku lagi liburan sama keluarga, jadi ngga bisa nulis banyak.
Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih**..