MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Maya Kritis


__ADS_3

Kay dan Alvin juga Ibu sedang sarapan bersama,hp Alvin bunyi tanda panggilan,dan ternyata dari Adit.Alvin lalu mengangkatnya.


"Hallo Dit,,tumben pagi gini telfon,,"


"Vin,,tolongin Aku,,"suara Adit seperti menamgis.


v


"Ada apa Dit,kamu menangis,,?"


"Maya,,Maya istriku,,dia masuk UGD,,"


"Apa,,di rumah sakit mana,,?"


"Harapan Bunda,,"


"Aku akan kesana bersama Bimo,,tenanglah,,'


lalu telfonpun di matikan.


"Ada apa Mas,,siapa yang telfon,?"tanya Kay.


"Adit,,,istrina masuk UGD,,Mas akan kesana sekarang,"Sambil menelfon Bimo.


"Aku ikut Mas,,"


"Jangan,kamu tetap di rumah,biar Mas dan Bimo yang kesana dulu,"


"Tapi Mas,,"


"Sayang nurut lah,,kamu sedang hamil besar jangan cape ,besok kita akan kesana bareng kalau istri Adit sudah di ruang rawat,kalau sekarang kamu kesana juga ngga bakal bertemu kan,,"


"Iya Nak,benar yang suamimu bilang,sudah di rumah aja ,besok kamu kesananya kan bisa,,"Kay pun mengangguk.


"Ada apa Vin,,"


"Buruan kerumah,kita kerumah sakit sekarang,istri Adit masuk UGD,"kata Alvin di telfon.

__ADS_1


Bimo langsung menjawab iya,lalu pergi kerumah Alvin dan Rara pun ikut.sekitar setengah jam Bimo sampai dan Alvin langsung masuk mobil Bimo sedang Rara keluar dari mobil,Rara juga di larang ikut.


Mobil Bimo pun pergi,lalu Rara,Kay dan Ibu masuk ke dalam rumah.


"Kak,emang kak Maya itu sakit apa sih,?"tanya Rara pada Kay.


"Tekanan darah Maya sangat rendah,dan fisiknya juga lemah,makanya Maya sering sakit,dan mungkin Maya sekarang sedang drop,,"


"Kasian banget sih kak Maya,,kandunganya sudah berapa bulan kak,?"


"Sama kaya kaka,baru masuk sembilam,"sambil Kay mengusap perutnya.


"Makanya kamu harus jaga kesehatan dan pola makan juga waktu istirahat jangan di abaykan,karena efeknya ngga langsung kena tapi bisa nanti saat kamu sudah tua,,"kata Ibu.


"Bu,,apa karena Maya dulu sering begadang juga suka minum minuman keras yah,jadi efeknya sekarang,,?"tanya kay pada Ibu.


"Bisa jadi itu penyebabnya,makanya kita harus bisa jaga kesehatan kita,makan teratur juga istirahat yang cukup,,"


"Bu,,tapi dulu Kay juga gitu,sering begadang,tapi kalau minum minuman beralkohol tidak sering banget sih,,Kay jadi takut Bu,,"


"Ngga usah takut,tubuh setiap manusia kan masing masing beda,mungkin nak Maya fisiknya memang dasarnya lemah, dan nak kay itu fisik seperti daya tahan tubuhnya lebih kuat,jadi ngga perlu takut,serahkan semua kepada yang di atas,"Kay mengangguk.


"Belum kak,Rara aja sekarang lagi datang bulan,"


"Yang sabar yah,,"Rara mengangguk.


"Kamu sudah makan belum Kak,?"tanya Ibu.


"Udah,,Ibu bikin sarapan apa,?"


"Ibu bikin nasi uduk sama telor balado,"


"Rara mau makan lagi ah,,"Rara langsung bangun dan berjalan menuju meja makan.


Bimo dan Alvin sudah sampai rumah sakit,dan mereka langsung menuju dimana Adit.


"Dit,,"Alvin memanggil Adit yang sedang duduk sendiri di depan ruang UGD.

__ADS_1


"Vin,,,Bim,,,"mereka saling peluk.


"Gimana keadaan istrimu,,?"


"Dokter belum keluar,Aku belum tau keadanya sekarang,"


"Awalnya kenapa kok bisa sampai kaya gini,?"


"Saat Aku bangun tidur ,Istriku sudah terlihat pucat,dan merintih kesakitan,Aku panik dan langsung membawanya kesini,tapi saat masih di jalan Istriku pungsan,,"


Lalu ketiganya duduk menunggu dokter keluar,10 menit kemudian Dokter pun keluar dari dalam.Adit langsung menghampirinya.


"Istri Bapa sekarang kritis,karena kehamilanya sudah masuk 9 bulan,lebih baik kita keluarkan bayi bapa ,takutnya di dalam berbahaya karena Ibunya selalu di masukan obat,"


"Saya menikuti saran dokter saja baiknya gimana,yang penting istri saya selamat,,"


"Kita tim dokter akan melakukanya sebaik mungkin,tapi semuanya kita serahkan pada Tuhan,bapa jangan putus berdoa semoga Istri dan Anak Bapa keduanya selamat dan baik baik saja,,"


"Iya Dok,,"


"Bapa sekarang silakan ke bagian administrasi,untuk tanda tangan persetujuan oprasi dan untuk membayar biyaya oprasinya,setelah itu baru kita akan langsung tangani,"


"Iya Dok saya akan langsung ke sana,"


"Baik lah kalau begitu saya permisi,"


Setelah Dokter pergi,Adit lalu pergi kebagian administrasi.


Adit diam sesaat saat melihat nominal biaya oprasi,Adit rupanya tidak punya uang sebanyak itu karena uang Adit sudah habis untuk tiap minggunya periksa Maya ke Dokter.


"Jangan bingung masalah uang,biar nanti Aku yang bayar,,"Alvin dari belakang langsung berkata,Adit yang menengok langsung tersenyum tipis.


"Maaf selalu merepotkanmu,,"


"Ngga merepotkan kita adalah teman,jadi harus saling bantu,,"


Adit langsung tandatangan,dan setelah itu Dokter langsung melakukan.oprasi pada Maya untuk mengeluarkan bayinya.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...


__ADS_2