
Saat Kay menyuruh Alvin untuk masuk lagi kekamar karena ngga pakai baju, Alvin pun langsung masuk dan menuju lemari untuk mengambil baju.
Sedang di luar, Maya dan Anin langsung mengintrogasi Kay, kenapa Alvin ada di apartemen dan di kamarnya.
"Kay,, kenapa kamu jadi begini sih, kenapa kamu sampai tinggal bareng sama dia, ini ngga baik Kay, kamu seperti bukan Kay teman kita yang dulu lagi tau ngga,, "kata Anin yang memang ngga suka sama Alvin.
"Kalian kum*pou ke*bo ,,?"cletuk Maya. Kay lalu menggeleng.
"Ngga,, kita ngga seperti itu kok,, "
"Oh iya, kalian katanya mau ada yang di omongin, ada apa,,? "
"Kenapa sih Kay kamu selalu aja menghidari pertanyaan kita, kamu tuh jadi orang selalu ngga mau cerita dan terbuka sama kita, padahal kita kan temenan sudah lama loh,, "Anin berkata.
"Iya,, kamu kalau ada kesulitan atau ada masalah kenapa selalu di pendam sendiri, kita kan juga sahabat kamu, kita bisa kok jadi pendengar atau cari solusi bareng bareng, kita sayang sama kamu tau ngga Kay,,"Maya juga ikut bicara.
"Iya Aku tau kalian teman dan sahabat terbaiku selama ini, dan terimakasih atas semuanya, tapi kalian kan tau kalau Aku orangnya gimana, maaf yah,, "jawab Kay. Kay memang orangnya ngga terbuka dengan teman atau sembarang orang.
Sekarang tempat ternyaman dan enak untuk ngobrol, sering juga curhat kay adalah Alvin, karena Kay percaya Alvin orang yang bisa membuat Kay lebih baik dan juga karena Alvin suaminya.
Alvin keluar dari kamar dan langsung menuju dapur, rupanya Alvin kelaparan.
Alvin lalu bikin mie rebus, dan Alvin masak sendiri, Alvin tidak ingin menyuruh Kay karenaada temanya juga, lagian bagi Alvin masak mie rebus itu sangat gampang.
__ADS_1
"Aku tinggal bentar yah, Aku mau buatkan minum untuk kalian dulu,, "
"Ngga usah repot repot Kay,, "
"Ngga kok,, tunggu yah, "kay lalu berjalan menuju dapur dan membuat kan minuman untuk kedua temanya.
"May,, Aku ngga iklas loh sebagai teman Kay, kalau Kay bersama laki laki itu,, "kata Anin.
"Kenapasih Nin,, kalau Kay bersama dia lebih bahagia ya biarkan saja, kita sebagai teman hanya mendoakan kalau teman kita bahagia,, "
"Iya,, Aku juga bahagia kalau lihat Kay bahagia, tapi kenapa sama laki laki kaya dia sih,, "
"Emang kenapa sama dia,, orang ganteng gitu kok, sama Adit aja gantengan dia,, Kay dan dia itu cocok banget tau ngga sih, satu ganteng satu cantik,, kurangnya apa coba,,? "
"Aku tau itu,, tapi kata Adit dia sudah ngga lagi kerja gituan kok,,, "
"Alahh,, ngga mungkin secepat itu dia insaf, Aku takutnya Kay hanya di manfaatkan saja, di mintain uangnya terus, dan nanti kalau Kay udah ngga ada uang pasti di tinggalin,, "
"Jangan so uzon kamu Nin,, kita sekarang cukup mendoakan saja semoga dia ngga ninggalin Kay dan serius sama Kay dengan hubunganya itu, "saat Anin akan berkata lagi Kay datang, jadi Anin pun langsung diam.
"Ini silakan di minum,, dan maaf cemilanya cuman ada ini,, "Kay membawa kacang kulit.
"Iya Kay makasih, maaf jadi merepotkan, "
__ADS_1
"Ngga kok,, "
"Kay jadi gini, kita dan teman satu jurusan saat kuliah tuh mau ngadain acara amal,dan acaranya minggu besok, jadi kita mau ngajakin kamu untuk ikut, gimana bisa ngga,,? "kata Maya.
"Oh gitu,, tapi Maaf minggu besok Aku sudah ada acara, jadi Aku ngga bisa ikut,, maaf yah,, "jawab kay.
"Tapi,, Aku nanti akan ikut menyumbang kok,, Aku akan trferin ke rekening kamu yah,, "kata Kay lagi.
"Kamu mau ke mana Kay,, kamu mau pergi sama dia,,? "tanya Anin.
"Iya,, besok Aku rencananya mau pergi selama dua hari,, "
"Mau kemana,,? "Kay tidak menjawab tapi hanya tersenyum.
"Ya udah kalau kamu ngga mau jawab dan ngga mau kasih tau, yang penting kamu harus hati hati,, jangan sampai kamu mau di mintain uang kamu,, "
"Anin,, kamu ngomong apa sih,,? "kata Maya.
"Apa,, bener kan Aku itu cuman ngingetin teman kita, udah ah ayuk balik,, dah malamm, "sambil Anin bangun dari duduknya.
"Maaf ya Kay,,kita balik dulu,, "Kay pun ikut berdiri dan mengantarkan dua temenya sampai pintu.
Kay lalu berjalan ke dapur dan langsung ikut duduk di sebelah Alvin yang sedang makan.
__ADS_1
Jangan lupa, like komen dan votenya trimakasih..