
Setelah membayar belanjaan, sekarang Bimo dan Rara menatanya di dalam mobil. setelah selesai mereka berdua masuk ke mobil.
"Ra kita makan dulu yah,, kaka lapar banget belum makan dari pagi,, "
"Ngga ah,, kita langsung pulang aja,, "
"Ayo lah Ra,, bentar ini yah,, mau yah,, "
"Tapi bener luh yah,, cuman bentar,, janji,, "Bimo mengangguk.
"Janji,, "jawab Bimo.lalu Bimo mencari tempat makan yang menurutnya enak.
Bimo lalu berhenti di tempat makan yang menyajikan makanan korea, yang penyajianya bakar bakar gitu..
"Ayo turun,,, "kata Bimo. dan Rara pun menurut, lalu turun dari mobil Bimo.
Sampai di dalam, Bimo menyuruh Rara untuk duduk dulu, sedang Bimo mengambil daging dan yang lainya untuk di olah.
Bimo duduk di samping Rara, dan langsung mulai meracik dan memanggang daging.
"Ra,, ini enak loh,, kamu mau coba ngga, Kaka ambil daging banyak ini loh,,"sambil membolak balikan daging.
"Ngga ah,, Rara ngga laper,, "
"Serius nih ngga pengin,, "Rara hanya menggeleng.
Bimo mulai makan, dan Rara sesekali melirik, Bimo sebenernya tau, tapi pura pura ngga melihatnya.
"Cobain,, Aaaa,,, buka mulut,, "Bimo menyodorkan daging ke mulut Rara, tapi Rara menggelengkan kepala dan tidak mau.
__ADS_1
"Coba,, dikit aja ini,, ayo kalau ngga mau buka mulut Kaka tetap akan begini, dan kita pulangnya makin lama loh,, ayo aaa,,, "
"Kak,, jadi orang jangan memaksa kenapa sih,, nyebelin banget jadi orang,, "sambil membuka mulutnya .Bimo hanya tersenyum mendengar ocehan Rara.
Saat Rara mengunyah dan ternyata rasanya enak, Rara lalu mengambil garpu dan langsung mengambil daging yang sedang di panggang.
"Enak kan,,, "Kata Bimo, Rara hanya mengangguk sambil sibuk makan, Bimo. yang melihat Rara ikut makan lansung menambah dagingnya lagi untuk di panggang.
"Kak,, Rara mau ke toilet dulu yah, bentar, "
"Iya,,, "jawab Bimo.
Lalu Rara pun menuju toilet untuk buang air kecil, saat Rara baru keluar dari kamar mandi, Rara bertemu dengan tetangganya di kampung yang orangnya memang dari keluarga kaya dan orangnya juga sok cantik.
"Eh,,, kamu Rara kan,, kok kamu ada di sini, ngapain kamu di sini,, orang miskin kaya kamu kayanya ngga mungkin deh sanggup bayar makan di sini,,di sini tuh makanya mahal pasti ngga mungkin bisa bayar,, "
"Awww,,,,"teriak Rara.
"Aku lagi bicara sama kamu yah,, kamu malah pergi gitu aja,kurang ajar kamu yah,, "
"Lepas,,, kurang ajar kamu yah menarik rambutku,, "lalu Rara mendorong perempuan itu setelah menarik lepas rambutnya.
"Makanya kalau orang lagi ngomong dengerin,, "
"Siapa kamu,, Aku tidak kenal kamu, buat apa Aku dengerin kamu hah,,, "
Keributan Rara dan perempuan itu jadi tontonan banyak orang, dan pelayan pun melerainya, Bimo yang mendengar ada keributan langsung mendekatinya.
"Ra,, ada apa,,,? "tanya Bimo langsung kaget melihat Rara yang sudah berantakan.
__ADS_1
"Kak,, dia yang mulai duluan, Rara ngga salah Kak,, "sambil memegang lengan Bimo.
"Kamu yang duluan,, kamu yang ngga sopan padaku,, "sambil menujuk Rara.
"Apa kalian saling kenal,,? "tanya Bimo.
"Ya,, Ngga,, "kata Rara ngga dan kata si perempuan Iya, Bimo langsung bingung.
"Ra,, yang jelas biar Kaka ngga bingung,, "
"Dia,, dia tetangga Rara di kampung dan memang Rara ngga kenal, cuman Rara taunya dia sekampung doang,, "
"Kamu bilang ngga kenal sama saya,, kamu itu orang paling miskin kan di kampung, dan saya orang yang paling kaya, Ibumu itu dulu pembantu keluarga saya, bilang kamu ngga kenal,, "
"Maaf,, anda tidak berhak berbicara kasar padanya,, "
"Kenapa memangnya,, emang dia miskin kok, kamu memang siapanya dia sok soan belain lagi, kamu belum tau dia sih,, dia itu orang miskin tau ngga,, awas takutnya kamu tuh cuman di manfaatkan, "Rara menggelengkan kepalanya.
"Kalau dia orang miskin kenapa memangnya, cinta itu ngga pandang dia kaya atau miskin, jadi anda tidak berhak menghinanya seperti itu,, "
"Kamu belain dia terus,, Aku cuman ngingetin kamu loh yah, hati hati sama dia,, jangan karena cinta kamu di bodohi,, "
"Aku ngga merasa di bodohi, Aku mencintainya dengan tulus, tidak memandang dia kaya atau miskin, tapi karena kita saling mencintai,, "kata Bimo sambil menggengam tangan Rara, dan Rara melihat kearah Bimo. lalu Bimo membawa Rara pergi dari situ.
"Cihh,,, cinta,makan tuh cinta, "Teriak si perempuan itu dengan kencang kearah Bimo.
Bimo lalu membuka pintu mobil buat Rara, setelah Rara masuk, Bimo pun masuk ke mobil. Dan Bimo melihat Rara yang menangis, Rara terlihat tidak seperti biasanya, yang jutek dan galak. sekarang terlihat seperti gadis yang lemah.
Jangan lupa like komen dan vote, Trimakasih.
__ADS_1