MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Eva Meminta Bantuan Emi


__ADS_3

Hari ini Kay tidak langsung berangkat ke kantor, tapi mampir ke kantor notaris dulu untuk membayar rumah yang kemarin sudah di lihatnya.


Kay pergi sendiri tanpa di temani Alvin, karena Alvin tidak bisa izin, karena karyawan baru.


"Pagi Mba,, silakan masuk,, "kata Mas yang kemaren, saat ini Kay sudah sampai di kantor notaris .


"Iya,, "jawab Kay, lalu mereka berdua masuk ke dalam bersama sama.


sampai di dalam, Kay melakukan tandatangan juga penyerahan sertifikat rumahnya, dan juga membayar sisanya.


"Terimakasih Mba, semoga Mba dan keluarga betah tinggal di sana,, "sambil mengacungkan tangan setelah semua selesai.


"Iya Mas, sama sama, "Kay pun menjabat tanganya.


Setelah itu Kay langsung membawa mobilnya menuju kantor, dan mengirim pesan pada Alvin bahwa urusan rumah sudah selesai.


Sampai di kantor Kay masuk ke dalam ruanganya, Eva yang melihat Kay sudah datang lalu masuk ke ruangan Kay.


"Sayang,,, apa kamu beli rumah,,? "tanya Eva saat masuk ke dalam ruangan Kay.


"Mamah tau dari mana Kay beli rumah, Apa Mamah yang mengirim mata mata untuk mengawasi Kay,, buat apa sih Mah,, Kay sudah besar ngga perlu Mamah melakukan itu,, "


"Mamah melakukanya karena Mamah ngga mau kamu di manfaatkan oleh orang, "


"Kay bisa menilai orang mana yang baik dan mana yang buruk Mah, Mamah melihat Mas Alvin laki laki buruk dan hina kan, tapi yang Mamah padang dengan padangan itu salah,Mas Alvin sama sekali tidak pernah memanfaatkan Kay, justru orang yang terlihat baik dan perhatian, justru dia orang yang suka memanfaatkan dan bisa juga dia adalah musuh dalam slimut,"Kay sedikit bicara agak keras.

__ADS_1


"Tapi buktinya Kay beli rumah atas namanya, dan seharga 5 M, itu apa namanya kalau dia itu tidak memanfaatkanmu Kay,, buat apa kamu belikan rumah buatnya dengan harga segitu,, itu uang tidak sedikit,, "Eva tau karena mata matanya masih saja mengintai kegiatan Kay.


"Terserah Kay mau beli rumah seharga berapa dan atas nama siapa, yang penting Kay tidak memakai uang Mamah kan, dan Kay akan menikah dengan Mas Alvin dalam waktu dekat, dan restu atau tanpa restu Mamah Kay akan tetap menikah denganya,, "


Kay membeli rumah itu memang atas nama Alvin, tapi Alvin pun tidak tau, tadinya Kay akan merahasiakanya karena takut Eva akan tau dan akan menimbulkan masalah, tapi rupanya Eva sudah mengetahuinya.


"Kay,, kenapa kamu jadi begini sayang, ini Mamah,, kenapa sekarang Kay makin berani dan bicara kasar sama Mamah, Mamah sayang Kay melebihi nyawa Mamah sendiri,, "


"Tapi sayangnya Kay tidak percaya kalau Mamah sayang Kay dengan tulus, Kay mau kerja tolong keluar dari ruangan Kay,, "


"Kay,, sayang,,, "sambil mendekati Kay.


"Silakan keluar, pintunya di situ,, "Kata Kay sambil menujuk ke pintu. Eva yang sudah tidak bisa bicara ahirnya keluar.


Tapi saat Eva baru akan buka pintu Kay bicara lagi.


"Apa maksud Kay,,? "berbalik, dengan Eva yang sedikit kaget karena Kay tau perbuatanya.


"Mamah ngga perlu kaget seperti itu, karena Kay sedang mencari buktinya, kalau sampai benar itu adalah ulah Mamah, Kay ngga akan biarkan Mamah begitu saja,, "Eva lalu membulatkan matanya karena kaget dengan perkataan Kay, sedang Kay tersenyum sinis.


Eva lalu keluar dari ruangan Kay, sampai di ruanganya Eva sangat marah. Eva langsung membanting semua barang yang ada di dekatnya. Mba sekertaris langsung masuk karena mendengar benda pada jatuhan.


"Ibu,, ada apa,,? "tanya mba Fitri.


"Bereskan semuanya, saya akan pergi,, "sambil mengambil tasnya lalu Eva pun pergi.

__ADS_1


Eva rupanya pergi ke apartemenya, di sana Eva sudah janjian dengan seseorang.


"Em,, bantu Aku, Aku lagi butuh wanita muda, Aku punya rencana buat ngejebak Alvin sialan itu,, "


"kenapa kamu marah sama Alvin,apa gara gara dia milih anak tirimu dari pada kamu,, "


"Ngga,, buat apa marah gara gara pria sialan itu memilih anak tiriku itu, Aku masih bisa mendapatkan yang lebih dari Alvin,Alvin itu benar benar brengsek, Kay membelikan rumah seharga 5 M dan atas namanya, benar benar gila itu Alvin,, "


"Wah hebat juga yah Alvin bisa menaklukan hati anakmu yang keras begitu,, "


"Iya,, makanya Aku punya rencana untuk memisahkan mereka, kemarin Aku sudah menyuruh orang untuk membuat pelajaran pada Alvin, tapi mereka gagal, dan Kay sudah curiga padaku kalau itu perbuatanku, "


"Trus kamu butuh wantita muda itu untuk apa,, mau jebak Alvin gitu ,"Eva mengangguk.


"Masalah itu bagiku gampang, asal ada uangnya, "


"Uang bagiku ngga masalah, Aku akan menyingkirkan Alvin dulu, baru setelah itu giliran Kay yang akan Aku habisi, agar harta Panji menjadi miliku semuanya,, "


"Gila,, kamu nekat juga ya Va,, "


"Aku sudah muak dengan sandiwara menjadi orang baik di depan Kay, Aku rasanya ingin selali melenyapkanya dengan cepat,, "Emi hanya geleng geleng kepala mendengar perkataan Eva.


Sedang Kay menelfon Alvin, Kay mengajaknya makan siang bareng,Dan Alvin pun menyetujuinya. Kay lalu bersiap untuk berangkat setelah selesai menelfon Alvin.


Jangan. lupa lime komen dan votenya, trimakasih..

__ADS_1


Maaf up nya sekarang acak acakan, karena benar benar ngga bisa aktur waktu buat nulis, tapi aku selalu usahakan tiap hari up, trimakasih..


__ADS_2