MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Lihat Rumah


__ADS_3

Alvin dan Kay selesai sarapan, dan keduanya lalu berangkat kerja, tapi mereka sebelum pergi berpamitan dulu pada Mamahnya.


"Mas,, nanti siang Kay jemput Mas di tempat kerja Mas yah,,"kata Kay.


Saat ini Kay dan Alvin sudah ada di parkiran, dan sedang berdiri di depan mobil Kay.


"Iya sayang,, nanti jemput aja,, hati hati di jalan yah, jangan ngebut,, "


"Iya Mas,, "Kay lalu mencium tangan Alvin dan Alvin mencium kening Kay.


Kay pun pergi sedang Alvin menuju motornya. Kay sampai di kantor dan langsung masuk ke dalam ruanganya.


Kay lalu mulai bekerja, dengan menyalakan komputernya dulu.


"Sayangg,,, kok sekarang jarang pulang sih,, kamu tinggal di mana sekarang,, Mamah tuh kangen,,"kata Eva yang tiba tiba masuk ruangan Kay tanpa ketuk pintu.


"Kay pulang juga di rumah sendirian kan Mah, cuman ada mba saja, Mamah kan juga jarang di rumah,, "jawab Kay.


"Mamah jarang di rumah juga karena ngurus kerjaan Sayang,, kamu tinggal di mana sekarang hemm,,pulang yah rumah jadi sangat sepi kalau ngga ada kamu sayang,, "sambil mengusap kepala Kay yang sedang duduk ,sedang Kay sibuk dengan komputernya.


"Kay kalau di rumah juga di kamar aja, jadi ada dan ngga ada Kay di rumah sama aja sepi,, maaf Mah Kay sibuk jadi lebih baik Mamah keluar,, "


"Sayang,, "


"Mah,, Kay sibuk,, "kata Kay sedikit judesnya. Eva pun ahirnya keluar dari ruang kerja Kay.


Sampai di ruanganya Eva langsung marah marah, dengan mengoceh ngga jelas.


"Kalau bukan karena perusahaan dan uang, Aku tidak sudi untuk mengemis bicara sama kamu Kay,, dasar anak kurang ajar,, ngga tau di untung,, awas saja kalau perusahaan sudah ada di tanganku, akan Aku lempar kamu ke jalan,, "Kata Eva dengan tangan yang mengepal.

__ADS_1


Sedang Kay sibuk bekerja ,memeriksa laporan keuangan dari bagian keuangan perusahaan. Kay melihat ada jumlah yang ganjil lagi, Kay lalu memisahkan map itu untuk di teliti lebih detail lagi nanti.


Tak terasa jam sudah menujukan pukul setengah 12 siang, Kay lalu membereskan mejanya dan bersiap untuk pergi. Kay juga mengirim pesan pada Alvin, mengatakan kalau dirinya mau berangkat menjemputnya.


Kay keluar dari ruanganya dan langsung menuju lif, saat lif terbuka ternyata di dalamnya ada Sam yang akan keluar dari dalam lif.


"Eh keponakan Om yang cantik, mau kemana nih,, mau Om antar ngga,, "sambil menghalangi jalan Kay yang akan masuk ke dalam lif.


"Ngga perlu,, Kay bisa pergi sendiri,, maaf Om tolong jangan berdiri di situ,, Kay mau masuk,"Sam tidak mendengarkan omongan Kay, justru tersenyum meledek ke arah Kay.


"Wah ponakan Om makin besar makin berani nih,, "Kay menarik Sam agar keluar, karena saat Kay sudah meminta untuk jangan menghalangi jalanya, Sam tidak mau pergi dan tetap berdiri di depan pintu Lif.


"Karena Kay sekarang bukan anak kecil lagi yang bisa Om bodohi dan bohongi,, "lalu Kay masuk dan langsung menekan tombol agar lif tertutup.


Setelah Itu Sam menuju ruangan Eva.


"Kak,, Kay sepertinya pergi buru buru,, perlu Aku suruh orang buat membuntutinya ngga, "


"Baik Kak,, "Sam lalu menelfon anak buahnya untuk membuntuti Kay.


Sedang Kay sudah sampai di parkiran kantor tempat Alvin bekerja, Alvin sudah menunggu kedatangan Kay, sehingga saat Kay datang Alvin langsung masuk ke dalam mobil Kay.dan suruhan Sam sudah mulai mengambil gambar.


"Kita langsung lihat rumah atau makan dulu nih Yang,, "tanya Alvun saat mobil Kay sudah berjalan.


"Kita lihat rumah aja dulu ya Mas,, dan nanti kita makan bisa di mobil kan, masalahnya waktunya yang mepet, Aku bisa sih datang telat ke kantor, tapi Mas kan ngga bisa,, ngga enak lah baru kerja telat, iya kan,, "


"Iya,, bener kamu Yang,, ya udah kita langsung lihat rumah aja,,, "


Kay membawa mobilnya dengan cepat, karena Kay mengejar waktu istirahat yang tidak banyak.

__ADS_1


Kay dan Alvin sudah sampai di tempat rumah yang mau di belinya, Kay bukan beli rumah baru tapi rumah bekas, dan rumahnya ada di perumahan yang cukup elit.


Kay sudah janjian bertemu sama pihak penjual rumah itu,(calo)


"Selamat siang Mba,, "


"Siang Mas,, "sambil mereka berjabat tangan. dan Alvin pun ikut berjabat tangan.


"Ayo silakan masuk, kita lihat ke dalam rumahnya,, "Lalu Kay dan Alvin mengikuti Mas itu masuk.


Anak buah Sam masih saja mengikutiKay dan Alvin, juga masih memfoto mereka.


Kay dan Alvin melihat ke arah kamar dan yang lainya, kamar ada 5 ,3 di atas Dan2 di bawah. belakang rumah masih ada tanah kosong cuman berapa meter karena rupanya ada kolam renang. Dapur tidak begitu luas tapi ruangan meja makanya cukup luas.


"Gimana Mas,, suka ngga sama rumahnya,,? "


"Menurut Mas bagus,, tapi Mas serahin semua keputusanya sama kamu Yang,, "Kay mengangguk.


"Harga rumah ngga bisa si kurangi Mas,,? "kata Kay.


"Ngga bisa Mba,, karena harga segitu juga sudah sangat murah, karena walau ini rumah bekas tapi kita sudah renof dan mba tinggal masuk dan tinggali saja,, "


"Memangnya berapa harga rumah ini Mas,, "tanya Alvin.


"Cuman 5 M saja kok Mas, "Alvin yang mendengarkan


langsung kaget, katanya 5 M itu cuman, bagi Alvin itu uang yang sangat banyak.


"Yang,,, kamu ada uang segitu,,,? "tanya Alvin menarik Kay agar menjauh ke arah Masnya, sedang Kay mendengar pertanyaan Alvin hanya tersenyum.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya, mmakasih..


__ADS_2