MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Bimo Hanya Luka Ringan


__ADS_3

"Maaf ini saya suster dari rumah sakit Medika,dan ini hp pasien, "


"Apa pasien, maksudnya,, "


"Maaf Mba,, mbanya siapanya yang punya hp, apa keluarganya,, "


"S,,saya calon istrinya, "


"Oh,, ini Masnya kecelakan Mba, dan sekarang masih belum sadar, karena hpnya pakai sandi jadi kita dari pihak rumah sakit ngga bisa menelfon keluarganya, kita hanya bisa menunggu ada yang telfon,, "


"Ya sus,, trimakasih infonya, saya akan langsung ke rumah sakit,, "


Hp pun di matikan, dan Rara bersiap untuk ke rumah sakit.


"Bu,, "Rara mengetuk pintu kamar Ibu.


"Kaka mau ke mana,, kok sudah rapih, "


"Bu kaka Bimo kecelakaan, sekarang ada di rumah sakit,Rara akan ke sana sekarang, "


"Ya Tuhan,, mau naik apa, ini udah malam,, "


"Rara bisa naik ojek mang Udin Bu, Rara berangkat yah,, "


"Ada apa kak, kaka mau kemana? "tanya Tiwi.


"Kak Bimo kecelakaan,, kaka mau ke rumah sakit, kamu jaga Ibu, nanti kaka kabarin kalau sudah sampai rumah sakit yah, "


"Iya kak, kaka hati hati yah,, "Rara mengangguk lalu pergi.


Rara naik ojek tetangganya, dan langsung menuju rumah sakit, sekitar 20 menit ahirnya sampai juga. Setelah membayar ongkos Rara langsung masuk ke dalam rumah sakit.


Rara langsung menanyakan ruang Bimo pada suster ,dan setelah di beri tau kalau Bimo masih di UGD Rara langsung pergi ke sana.


Rara masuk ke UGD setelah menemukanya, dan di dalam ruangan ada Bimo yang masih belum sadar, dengan tangan dan kaki yang di perban.sedang kan sekitar kepala Bimo tidak ada yang luka, mungkin karena memakai helem jadi terlindungi.


"Ya Tuhan Kak,, kenapa jadi kaya gini, kalau tau akan seperti ini tadi Rara ngga mungkin nyuruh Kaka pakai motor,, maafin Rara kak,, "sambil mengusap tanganya.


"Malam Mba,,, apa mba yang tadi menelfon,, "susuter masuk ke dalam ruangan.

__ADS_1


"Iya Sus,, tadi saya yang menelfon,, "


"Ini barang barang korban, "


"Trimakasih,, apa suster tau bagai mana cerita kejadianya,, "


"Kata saksi yang mengantar ke sini, ada mobil yang menabraknya dari belakang, dan setelah pasien di tabrak, mobil itu melarikan diri, "Rara yang mendengarnya langsung menutup mulutnya,karena tidak menyangka akan seperti itu.


"Lalu kenapa Mas Bimo belum juga sadar Sus,, "


"Kata Dokter kita tunggu setengah jam lagi, kalau sampai belum juga sadar kita akan lakukan pemeriksaan lanjut, "


"Iya sus,, "


"Kalau nanti pasien sadar mba bisa langsung panggil saya di depan, "Rara pun mengangguk, lalu Susterpun keluar.


Rara duduk di dekat Bimo sambil memegang tanganya.


"Kak Bangun,, jangan buat Rara kuatir begini,, "


Rara berbicara sendiri.


Tangan Rara yang memegang tangan Bimo merasakan ada yang bergerak, Rara lalu melihat ke arah tanganya, dan benar saja jari Bimo bergerak, Rara langsung berdiri karena merasa senang.


Bimo dengan pelan membuka matanya, dan yang pertama di lihatnya adalah Rara.


"Ra,, ini di mana,,?"tanya Bimo dengan pelan.


"Kaka ada di rumah sakit, kaka kecelakaan,, "jawab Rara dan Bimo lalu mengingat kejadian kecelakaan itu.


"Rara panggil Dokter dulu ya kak, tunggu bentar,, "tanpa menunggu jawaban Bimo, Rara langsung keluar dan memanggil dokter, mengatakan kalau Bimo sadar.


Dokter dan Suster lalu masuk, dan memeriksa Bimo, setelah memeriksanya Dokter mengatakan Bimo baik baik saja, hanya luka luar saja yang cukup parah.


Dokter menyuruh Rara untuk mendaftarkan Bimo agar mendapat kamar perawatan, dan Rara pun mengiyakan. Dokter dan suster lalu pergi.


"Kak,, Rara mau ke ruang pendaftaran yah, biar kaka di pindahkan ke ruang rawat,, "


"Iya,, tolong ambilkan dompet kaka dulu,, "Rara lalu mengambilkan dompetnya.

__ADS_1


"Buka lah dan ambil ATM nya, kamu bisa gunakan nanti untuk membayar atau keperluan lainya,, "


"Tapi Kak,, "


"Ngga papa,, ambil lah dan no pinnya 5 enam kali,, "


Ahirnya Rara mengambilnya dan menyimpanya di dalam tasnya. setelah itu Rara mendaftar, tidak lama Bimo di pindahkan ke kamar rawat.


Malam ini Rara tidur di rumah sakit menemani Bimo, tapi memang kalau bikan Rara siapa lagi yang akan menjaganya.


Saat pagi, Rara terbangun karena mendengar hpnya berbunyi. saat di lihat Alvin lah yang menelfonya.


"Gimana keadaan Bimo,,? "tanya Alvin saat Rara mengangkat telfon. Alvin terlihat cemas.


"Sudah sadar kok Kak, hanya luka di tangan dan kakinya yang sedikit parah, "


"Kaka nanti siang akan berangkat ke situ,"


"I,, ya kak,, "


Telfon pun mati, Rara yang semalam tidur di sofa lalu bangun dan merapikan sofanya.


"Siapa yang telfon,,? "rupanya Bimo sudah bangun.


"Kak Alvin, katanya nanti siang mau ke sini, "


"Apa kamu kasih tau soal kecelakaan ini,,? "Rara mengangguk.


"Maaf ya kak, soalnya semalem Rara takut lihat kaka yang ngga sadar sadar,, "


"Iya ngga papa,, "


Rara lalu ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi. setelah selesai Rara keluar dari kamar. rupanya makan buat Bimo sudah ada di meja.


Rara lalu menyuapi Bimo, karena tangan Bimo sakit. saat Bimo sedang makan ada yang datang.


"Hebat yah kamu Bim, masih hidup aja, padahal sudah Aku tabrak dengan mobil, Aku pengin lihat kamu mati,,"Rara dan Bimo langsung melihat siapa yang datang, dan rupanya seorang perempuan yang cukup cantik yang datang sambil bicaranya sungguh membuat Rara dan Bimo kaget.


Jangan lupa like komen dan votenya, maaf kl ada typo karena Aku ngga koreksi lagi. trimakasihh..

__ADS_1


__ADS_2