
Sekarang giliran Bimo berpamitan setelah Adit dan Maya sudah pulang.
"Vin,, Aku juga mau pulang dulu yah, dan Aku mau ajak Rara ke kos kosanku,, "
"Ngapain sih ngga tidur sini aja, kamarnya kan lebih luas dan nyaman di sini,, "
"Iya lebih nyaman di sini menurut mu, tapi bagi ku lebih nyaman di kos kosanku karena Aku lebih bebas mau ngapain aja,"
"Kos kosanmu itu ngga kedap suara loh, "Alvin sambil berbisik.
"Ngga apa, Aku akan melakukanya dengan pelan, yang penting Aku bebas melakukan apa aja di kos kosanku, "Alvin hanya tersenyum.
"Ya udah sanah bawa istrimu pulang, "
"Aku mau pamitan dulu sama Ibu,, "Bimo lalu meninggalkan Alvin, dan masuk ke dapur mencari Ibu.
Sampai di dapur ternyata Rara juga ada di situ, sedang membantu Ibu.
"Bu,, Saya mau pamit pulang dulu, dan saya ingin mengajak Rara ke kos kosan saya, "
"Oh mau pulang, kenapa ngga tidur sini aja,, "
"Iya Bu mau pulang, soalnya biar Rara tau tempat tinggal saya,, "
"Benar juga sih,, ya udah ngga papa,Rara kan istrimu, ajak aja sanah,,"
"Trimakasih Bu,, "Ibu pun tersenyum.
"Kak,, ini bawa kue dan makanan, buat di kos kosan suamimu,, "
"Iya Bu,, "jawab Rara.
"Ngga usah repot repot Bu,, "
"Ngga kok,, ini kan banyak,, "
Lalu Bimo menyuruh Rara bersiap dan membawa baju juga buat di bawa ke kos kosanya.
__ADS_1
"Senengnya yang mau berduaan dengan istri,,itu wajahnya senyum terus,, "kata Mamah pada Bimo.Bimo tersenyum malu.
Saat ini semuanya sedang duduk di ruang keluarga, sedang menunggu Rara yang sedang bersiap.
Rara pun keluar dan sudah siap untuk pergi, Bimo lalu berpamitan pada semuanya. setelah itu Bimo mengajak Rara masuk ke mobilnya.
"Kos kosanya jauh ngga Mas,,? "tanya Rara saat di dalam mobil.
"Ngga,, cuman 20 menit kalau ngga macet, kalau macet sekitar 30 menitan,,"Rara mengangguk.
Ahirnya mobil Bimo berhenti di parkiran kusus yang ada di kos kosan.
"Yuk turun,, "ajak Bimo pada Rara. Rara hanya mengangguk.
Lalu Rara dan Bimo turun dari mobil,Bimo lalu mengajak Rara untuk menemui penjaga kos kosanya itu.
"Sore pak,, "
"Eh Mas Bimo,, sore Mas,,, "
"Oh iya Mas,, kirain Mas Bimo belum menikah"
"Saya sudah menikah,cuman istri saya tinggal di kota S pak,, mari Pak saya masuk dulu, "Pak penjaga pun mengangguk.
Lalu Bimo menggandeng tangan Rara untuk masuk ke kos kosanya yang ada di lantai dua.
Bimo membuka pintunya, dan setelah terbuka Rara di suruhnya masuk.
"Mas mau mandi dulu yah, badan rasanya lengket,, "Rara mengangguk.
Rara melihat ke sekeliling, dan kos kosan Bimo yang cuman satu kamar dan satu kamar mandi.
Rara lalu duduk pinggir di kasur, sambil memainkan hp agar tidak merasa bosan.
"Kamu mau mandi ngga Ra,,? "setelah Bimo keluar dari kamar mandi. Bimo hanya memakai handuk yang menutupi bagian bawah saja, dan sambil menggosok rambutnya dengan handuk, Rara yang melihatnya langsung menunduk karena malu melihat badan Bimo yang atletis. Rara rupanya sambil berfikir.
"Mandi aja lagi sanah, biar seger dan wangi, "Bimo berkata lagi sebelum Rara menjawab.
__ADS_1
Rara pun menurut dan langsung masuk kamar mandi, sebelum masuk Bimo memberikan handuk bersih dari dalam lemari.
Setelah Rara masuk, Bimo hanya memakai celana pendek. dan Bimo mengambil bungkusan baju baru dari plastik, rupanya Bimo menyiapkan baju buat Rara.
Bimo sengaja membelikan baju tidur yang sangat tipis dan s*exsi buat Rara, tadinya akan Bimo bawa pulang dan memberikanya pada Rara.
Rara keluar dari kamar mandi, dan melihat Bimo yang sedang melihat ke arahnya, Rara yang terus di pandang merasa malu dan Rara lalu menunduk kan kepalanya.
"Ra,, pakai ini yah, Mas kemarin baru membelinya buat kamu,, "sambil memberikan bungkusan.
"Ini apa emangnya Mas,,? "
"Buka saja,, "Rara lalu membukanya, sedang Bimo melihat reaksi Rara saat melihat isinya.
"Mass,,,i,, ini, "Bimo tersenyum.
"Pakai yah,, "
"Tapi,, "
"Ngga usah tapi tapian, di sini kita cuman berdua, jadi ngga perlu malu,pake yah,, "sambil tangan Bimo mengusap pipi Rara. Rara lalu menganggukan kepalanya.
Rara lalu mengambil dalaman untuk di pakainya.
"Jangan pakai dalaman ,pakai baju saja,, "
Rara tetap menurut dan memakai baju itu langsung tanpa dalaman. saat sudah di pakai Bimo langsung tersenyum senang.
Lalu Bimo menarik ikatan rambut yang ada di rambut Rara, dan rambut Rara pun langsung tergerai indah.
"Sayang,, kamu sungguh sangat cantik,, "Sambil mengangkat dagu Rara,karena Rara dari tadi menunduk.
"Mas menginginkanmu sekarang, apa kamu siap,, ?"Rara mengangguk pelan.
**Lanjut besok yah,, besok Bimo mau belah duren,,,
Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih**..
__ADS_1