
Bimo tidak bisa tidur karena kepalanya masih nyut nyutan,sedang Rara selesai bersih bersih langsung tidur.
"Aduh Aku harus gimana ini,,kepalaku pusing banget,,jadi ngga bisa tidur lagi,masa Aku harus main sendiri sih,Aku kan sudah punya istri,,"sambil mengusap wajahnya kasar,lalu bangun dari tidurnya dan duduk.
Bimo melihat ke istrinya yang sedang tidur dengan nyenyaknya,dan tangan Bimo memegang miliknya yang dari tadi berdiri ngga mau tidur.
Bimo lalu membuka slimut yang menutupi badan Rara,setelah di buka Bimo mengusap kaki Rara yang terlihat.
"Aku ngga mau main solo,ngga enak,mendingan Aku masukin aja tanpa bangunin Rara,,"Berlahan Bimo sambil membuka celana tidur Rara.
Rara tidak bangun,tapi hanya bergerak pelan,Bimo ahirnya bisa melepaskan celana Rara.
Bimo tersenyum tipis melihatnya,lalu Bimo membuka kaki Rara,setelah itu Bimo melepaskan celananya sendiri.
Bimo mendekatkan miliknya ke inti tubuh Rara dangan pelan,lalu mengg*esek gesek*anya.
"Uuhh,,kaya gini aja enak banget sih,,"Kata Bimo dengan terus bekerja.
Lalu Bimo dengan pelan menekan miliknya agar masuk ke dalam inti tubuh Rara.
"Masss,,kamu ngapainn,,"saat Bimo menekan miliknya,dan Rara jadi bangun.
"Maaf sayang,,Mas kepalanya pusing,soalnya ininya Mas belum keluar tadi,,"
"Aaww,,pelan Mas sakit,,"
"Iya sayang,,ini Mas pelan pelan ,,"
Ahirnya milik Bimo sudah masuk semuanya,dan Bimo lalu menggerakan miliknya dengan pelan.
Rara yang memang sangat mengantuk hanya memejamkan matanya ,Bimo yang bekerja sendiri.karena Bimo bilang ke Rara juga agar tidur aja,Rara punmenurut enang Rara mengantuk.
__ADS_1
Bimo melakukanya dengan pelan karena takut Rara sakit dan tidak nyaman.
Tapi saat Bimo mau menembakan miliknya,gerakan Bimo sedikit cepat,dan mulut Bimo juga mengeluarkan suara dari mulutnya.
"Oohhh,,,ini sungguh nikmatt,,,ooohhhhh,,,"Bimo pun ahirnya melakukan pelepasanya.
Rara yang merasakanya hanya bisa mendesis karena Bimo melakukan pelepasanya cukup kencang.
Setelah semuanya sudah keluar,Bimo mencabut milinya.Sedang milik Rara Bimo membersihkanya dengan tisu,dan Bimo juga memakaikan celana Rara.
Bimo lalu ke kamar mandi dan bersih bersih,Bimo memakai celana dan kaosnya lagi,setelah mau ambil minum di meja ternyata minumnya sudah habis.
Bimo keluar dari kamar dan menuju dapur untuk ambil minum.
"Kamu ngapain Bim di dapur,,"Alvin datang dan mengangetkan Bimo.
"Ya Tuhan,,Alvin kamu tuh ngagetin aja,"sambil mrngusap dadanya.
"Ini Aku ambil minum,,kamu ngapain,?"
Setelah itu keduanya masuk ke kamar untuk tidur .pagi harinya Rara muntah muntah ngga berhenti henti sampai lemas dan pucat,Bimo mendampinginya terus,dan membantu memijit tengkuknya.
"Masss,,Rara ngga kuat,,rasanya lemas Masss,,,"saat selesai muntah Rara langsung merangkul Bimo karena merasa lemas.
"Iya sayang,,ayo kita ke kamarr,,"Bimo langsung menggendongnya.
Rara langsung tiduran,Bimo keluar dari kamar mau mengambil air hangat.
"Nak Bimo, Rara muntah muntah lagi,,?"tanya Ibu di dapur.
"Iya Bu,,gimana ya Bu biar Rara ngga muntah muntah terus ,saya kasihan Bu lihatnya,Rara sampai lemas gitu,"Ibu justru tersrnyum tipis.
__ADS_1
"Kaya gitu ngga ada obatnya,memang setiap wanita hamil ya seperti itu,muntah muntah terus dan ngga doyan makan,ada juga ibu hamil yang sampai di rawat di rumah sakut karena kehabisan cairan,karena ngga masuk makanan tapi muntah terus.tapi ngga semua gitu ada juga ibu yang hamilnya ngebo,yaitu hamil tapi seperti tidak hamil,bisa kerja ,makan doyan dan ngga muntah muntah,tapi ya jarang,kebanyakan seperti Rara begini muntah muntah dan ngga doyan makan,,"Ibu menjelaskanya pada Bimo agar Bimo tau.
"Kasihan banget sih Bu,,Saya harus gimana ya Bu,trus sampai kapan Rara muntah muntah seperti itu Bu,,?"
"Kamu hanya bisa menemaninya saja dan merawat juga membantunya,karena permintaan orang hamil muda itu aneh aneh,dan sifat mereka juga kadang jadi aneh ,Rara akan seperti itu tepatnya sampai kapan Ibu juga ngga tau,tapi biasanya sampai 4 blnan,"
Bimo yang mendengar langsung kaget.
"Empat bulan Bu,,lama banget Bu,,"
"Ya emang kebanyakan begitu,,ya sudah sanah aterinminum buat Rara dulu,dan tanyain dia pengin apa,biar ibu buatkan,"
"Iya Bu,,trimakasih ya Bu,"Ibu mengangguk dan Bimo langsung pergi ke kamar.
Rara langsung minum air hangatnya,ternyata baru saja gelas di letakan di meja,air minum itu di muntahkan lagi oleh Rara kelantai.
Bimo yang melihatnya sungguh tidak tega,Bimo lalu mengelap lantainya agar tidak basah.
"Sayanggg,,"Kata Bimo sambil mengusap kening Rara yang berkeringat.
"Mass,,rasanya ngga enak banget Mass,,Rara laper Mas pengin makan,,"
"Iya sayang,,kamu pengin makan apa hemm,,biar Mas ambilkan,,"
"Ngga tau Mas,,Rara ngga tau pengin makan apa,,tapi Rara pengin yang seger seger,,"
"Iya tapi apa itu seger segernya,makanan apa minuman,,?"
"Rara pengin sayur bening daun katuk di kasih jagung Mas,,"
"Ya udah Mas mau bilang ke ibu dulu yah,biar ibu buatkan,,"Rara mengangguk.
__ADS_1
"Mas Rara mau teh pait panas ya,Rara hauss,"Bimo pun mengangguk dan lalu pergi keluar.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasihhh...