
Setelah pelayan mencatat pesanan Kay dan Radit, pelayan pun pergi.Lalu Radit langsung bicara pada Kay.
"Kay,, Papah dan Mamahku sangat setuju dengan perjodohan kita,karena mereka berdua suka padamu, mereka bilang kalau kamu adalah tipe menantu idaman untuk mereka,, apa kamu mau mulai pendekatan dengan ku Kay, ?"Kay hanya diam.
"Maaf, apa Aku boleh tanya sesuatu padamu Kay?Apa kamu sudah mempunyai kekasih,?"Kay mengangguk.
"Apa Aku sudah tidak ada kesempatan lagi untuk lebih kenal dan dekat sama kamu Kay,, "tanya Radit lagi. dan Kay menganggukan kepalanya lagi.
"Sepertinya kita jangan lanjutkan perjodohan ini lagi Dit, soalnya Aku ngga bisa , karena Aku sudah mencinyai seseorang, Maafkan Aku,, "
"Tapi kenapa kamu ngga ngomong langsung saat kemaren di rumahku kalau kamu sudah ada seseorang yang kamu cintai, biar orang tuaku tidak berharap padamu,, "
"Aku takut dengan Mamah,, "
"Takut kenapa Kay, kenapa dengan tante Eva,,"
"Mamah mengancam akan mempersulit kekasihku,, "
"Masa sih tante Eva begitu,, "Kay hanya mengangguk.
"Kalau memang kamu sudah punya kekasih dan tidak ada kesempatan buatku lagi, baiklah Aku tidak akan melanjutkanya, tapi tolong Aku biarkan Aku jadi temanmu, dan tolong Aku juga untuk berpura pura kamu mau denganku dulu, agar orang tuaku tidak kecewa ,dan nanti dengan pelan Aku akan bilang ke pada orang tuaku kalau kita tidak cocok,, "
"Sampai kapan,,? "Radit menggeleng.
__ADS_1
"Aku ngga bisa janji sampai kapan, tolong bantu Aku ya Kay,, "
Kay pun mengangguk, dan pelayan pun datang membawa makanan pesanan Kay dan Radit, lalu mereka mulai makan.saat selesai makan Kay bilang ke Radit mau pergi ke toilet dulu. Saat Kay berjalan menuju toilet,mata Kay melihat orang yang sangat Kay kenal dan dia pun sama sedang melihat ke Kay, jadilah mereka berdua saling pandang.
"Mass,,, "Kay bersuara pelan. yang dari tadi melihat Kay dengan Radit adalan Alvin, Alvin sedang makan siang bersama Adit. Alvin hanya mengangguk pelan karena Alvin melihat gerak bibir Kay yang memanggilnya.
Kay lalu lanjut berjalan menuju toilet, setelah dari toilet Kay sudah tidak melihat Alvin lagi, Kay melihat kekanan dan kekiri tapi tidak menemukan Alvin, sepertinya Alvin sudah pergi dari restoran.
Kay lalu duduk kembali di bangkunya, Kay mengambil hpnya di kantong baju, dan saat akan mengirim pesan untuk Alvin, ternyata Alvin sudah mengirim pesan duluan.
"Mas pergi dulu,, sampai jumpa nanti sore, "itu pesan yang di kirim Alvin untuk Kay.
Kay lalu membalasnya, "Iya,, Mas Hati hati dijalan,, ya sampai jumpa nanti sore di apartemen, "
"Kay kita balik ke kantor yuk,"ajak Radit.
Radit sudah membayar makananya saat Kay tadi ke kamar mandi.
Saat sampai kantor, dan Kay akan turun dari mobil, Radit mengucapkan terimakasih dan Maaf juga Pada Kay, dan Kay pun hanya bilang iya.
Kay sampai di ruanganya dan mulai bekerja lagi, saat sedang mengecek berkas, hp Kay bunyi tanda pesan, saat di lihat Alvin yang mengirim pesan, menanyakan apa sudah sampai kantor apa belum,Kay langsung menjawabnya sudah.setelah itu Kay lanjut bekerja.
Eva masuk keruangan Kay saat Kay sedang fokus ke komputer, dan Eva menarik bangku yang ada di depan meja Kay.
__ADS_1
"Ada apa Mah,,jadi mau bantuin kerjaan Kay? ,"
"Ngga,, Mamah hanya mau tanya tentang yang kalian obrolin tadi saat makan siang, apa kalian sudah memutuskan untuk tunangan atau langsung nikah,, "
"Ya kita belum ke arah sana la Mah,, kita itu butuh penyesuian dan harus kenal sifat dari masing masing, biar nantinya kita sudah tau mana yang kita suka dan ngga, lagian kenapa sih Mah,Mamah ingin sekali Kay menikah, bukanya dengan Kay menikah jadi ngga bisa kosen di kantor karena harus sibuk ngurus suami ,juga kalau nanti Kay punya anak, ngga bakalan Kay bisa fokus ke kantor, "
"Karena Mamah ngga mau kamu berhubungan dengan laki laki rendahan itu, kamu harus mendapatkan laki laki yang sepadan dengan keluarga kita, masalah kerjaan kamu itu bisa mamah atur, ada Om Sam yang bisa gantiin kamu kan,, "
"Dan pasti laki laki itu selalu meminta uang padamu kan Kay, Mamah ngga akan biarkan laki laki rendahan itu memeras kamu, jauhi dia atau Mamah yang akan bertindak,"
"Mah,, dia bukan laki laki rendahan yah, dia sudah insaf dan tobat, sekarang dia sudah bekerja dan itu halal,, jadi Kay harap Mamah jangan menghinanya lagi, Kay ngga suka itu,"
"Kay kamu berani bicara kasar sama Mamah hah,, gara gara kamu dekat dengan laki laki rendahan seperti itu, kamu jadi pembangkang selarang ,dan kamu juga suka kluyuran ngga jelas kan sekarang, "
"Maaf Mah, bukan maksud Kay ingin bicara kasar pada Mamah, tapi Kay mohon jangan ikut jampur dalam urusan Kay ,Kay sudah besar sudah bisa menilai mana yang baik dan mana yang ngga baik, Kay mencintainya Mah,, tolong restui hubungan kami,, "
"Sampai kapan pun Mamah ngga akan merestuinya,, "
"Kenapa sih Mah,, padahal dulu Mamah juga memakai jasanya kan, Mamah juga berhianat pada Alm Papah,, "
Plakkkk...
Eva menampar Kay, dan Kay yang tidak menyangka Eva yang berani menamparnya langsung menangis, dan Kay langsung membawa tasnya dan keluar dari ruanganya, Eva hanya bisa diam dan menyesal telah menampar Kay.
__ADS_1
Kay membawa mobilnya dengan sangat cepat, Kay langsung menuju apartrmen.
Jangan lupa like,komen dan votenya, trimakasih..