MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
KaKa Ipar


__ADS_3

Sore harinya Rara dan Bimo bersiap untuk kerumah Alvin, Rara sudah siap tinggal menunggu Bimo yang sedang menyisir rambutnya.


"Mas,, rambutmu dah panjang loh,, di potong kek biar rapi,, "Rara merasa risih melihat rambut Bimo yang memang sudah panjang.


"Iya,, Mas juga pengin potong rambut, tapi belum ada waktu,, udah yuk kita berangkat, "


Bimo lalu mengulurkan tanganya pada Rara, dan Rara langsung menggandeng tangan Bimo.


"Mas,, jalanya pelan aja yah, Rara ngga bisa jalan cepet soalnya,, "


"Iya sayang,, "


Lalu mereka berdua jalan dengan pelan, itu pun Rara sesekali masih menahan sakit.


"Mau beli salep buat luka di itunya kamu ngga Yang,, ?"saat sudah di dalam mobil.


"Emang ada salep buat luka di situ, "


"Ada,, mau,,? "


"Ngga ah,, Rara ngga mau, malu,, "


"Tapi masih sakit banget ngga,, "


"Ngga kok, asal jalanya pelan pelan aja,, "


"Ya nanti juga kalau kita sering sering melakukanya ngga sakit lagi kok,, "Rara langsung menatap Bimo.


"Ada apa,, kok liatin Mas kaya gitu, emang benar kan,, "


"Salah,, "

__ADS_1


"Salah di mananya,,? "


"Kan Rara besok pulang ke kota S, jadi kita akan jarang melakukanya, dan kita ketemunya tau kapan lagi,, "Bimo langsung membuang nafasnya kasar.


"Kamu kapan wisuda sih Ra,, kok lama amat sih,, ?"


"Perkiraan sebulan lagi sih Mas, nanti Mas datang yah kalau Rara Wisuda,, "


"Serius sebulan lagi, "Rara mengangguk.


"Pasti Mas akan datang sayang,, "


Mobil Bimo sampai di rumah Alvin, Dan mereka turun dari mobil bersama sama, Rara jalanya di buat biasa saja, padahal sedang menahan sakit, rupanya Rara malu kalau sampai orang tau kalau habis di peraw*ani oleh suaminya sendiri.


"Kak Rara,, baru datang,,? "tanya Tiwi.


"Iya,, Ibu mana Wi,, "


"Ya udah kita ke sana yuk,, "


Mereka bertiga lalu ke belakang rumah, setelah bertemu mereka bersalaman. Rara yang memang sakit langsung duduk.


"Wi,, Alvin di mana,,? "tanya Bimo dengan pelan.


"Kak Alvin di ruang kerjanya Kak, "


"Oh, Ra,, Mas ke Alvin dulu yah, "Rara mengangguk.


Bimo lalu berjalan menuju ruang kerja Alvin dan langsung masuk.


"Lo dah datang,, "kata Alvin saat lihat Bimo masuk.

__ADS_1


"Iya,, baru sampai ini juga, Adit di undang ke sini ngga,, "sambil menarik kursi untuk duduk.


"Iya Aku undang, tapi dia ngga bisa dateng, katanya mau pergi ke Dokter, kandunganMaya ada masalah katanya,, "


"Serius,, parah ngga, "


"Aku juga ngga tau,, Aku bilang tadi kalau ada apa apa langsung kabarin,, kata Adit sih iya, "Bimo pun mengangguk.


"Oh iya kaka Ipar, Aku mau bicara nih,, "


"Tumbel lo ngomong pake sebut kaka ipar, pasti ada maunya nih, "Bimo tersenyum.


"Ada apa,,,? katakan,, "


"Rara tadi bilang sebulan lagi wisuda, kalau nanti sudah wisuda Aku pengin Rara tinggal di kota ini, gimana boleh kan,, "


"Kalau Aku terserah Rara, tapi kamu harus bilang ke Ibu dulu, Ibu mau ikut timggal di kota ini apa tetap tinggal di kotanya,, "


"Iya nanti Aku akan bilang Ibu, dan Aku juga mau minta tolong lagi, Aku mau keridit rumah, dan uang DP bisa kasbon dulu ngga,, "Alvin menggelengkan kepalanya.


"Soal itu bilang sama istriku, tanpa tandatangan Istriku Aku ngga berani,, "


"Baik lah,, Aku akan bilang istrimu,, "


Di lain tempat ada dua orang yang tersenyum bahagia karena sudah sampai di Indonesia, tepatnya di Jakarta.


"Kita akan balas mereka dengan setimpal,, karena mereka telah berani main main dengan kita,, "kata si perempuan.


"Siap,, Aku juga sudah ingin melihat mereka hancur sehancur hancurnya,, "mereka berdua tertawa dengan bahagia.


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih ...

__ADS_1


__ADS_2