
"Kaka sakit,,,"kata Rara.
"Maaf,,"sambil tersenyum.
Rara lalu bangun dan duduk ,Bimo pun ikut duduk di sampingnya.
"Besok kita akan kemana dan jam berapa kira kira kita akan pergi,,"sambil mengambil tangan Rara.
"Di sini ada tempat wisata yang bagus,tapi taman bunga gitu,apa Kaka mau kesana,,?"
"Mau aja asal perginya sama kamu ,"Rara hanya mengangguk dan tersenyum.
"Kaka mau pesan minuman,kamu mau minum apa,,?"
"Apa aja asal minuman dingin kak,,"
"Iya Kaka akan pesankan,,"
Lalu Bimo memesan minuman sama cemilan,sambil menunggu makanan datang Bimo dan Rara mengobrol.
"Boleh Kaka minta no telfon mu Ra,,?"sambil memberikan hpnya pada Rara.
"Boleh,,"lalu Rara mengambil hp Bimo dan mengetik no nya.
Bimo lalu memberi nama kontak Rara dengan sebutan Kekasihku,Bimo lalu menelfon no Rara.
"Itu no Kak,simpan gih,,"Zara lalu menyimpannya dan memeberi nama Kak Bimo.
Makanan dan minuman pesanan Bimo datang,lalu Bimo membuka pintunya,Bimo membawa makanya di meja dan menyuruh Rara untuk duduk di sofa.
"Minum lah ,pasti haus kan,"sambil memberikan gelas pada Rara untuk minum.
"Makasih,,"
Lalu mereka menikmati cemilan,kentang goreng dan roti goreng.
"Coba ini enak loh,,"Bimo menyuapi Rara kentang gorengnya dengan saos.
__ADS_1
Rara lalu membuka mulutnya dengan malu,dan mengunyah kentang goreng itu.
Ujung Bibir Rara terkena saosnya sedikit,lalu Bimo mengusapnya dengan jarinya,lalu Bimo me*njilat jarinya yang terkena saos,Rara yang melihat tingkah Bimo langsung menunduk malu.
"Kak,,udah jam 5,Rara pulang dulu yah,,"sambil melihat ke arah jam.
"Perlu Kaka antar ke rumah ngga,,?"Rara menggeleng.
"Ngga usah,,takut Ibu sama Tiwi tau,,"sambil bangun dari duduknya.
"Ya udah Kaka antar sampai motor yah,,"Rara hanya mengangguk.
Saat Rara berjalan ke arah pintu ,Bimo dari belakang tiba tiba memeluknya.Rara yang kaget badanya langsung kaku.
"Kak,,,"kata Rara dengan pelan.
"Hanya sebentar,biarkan tetap begini,"sambil meletakan dagunya di pundak Rara.
Bimo mencium pipi Rara,dan Rara langsung tegang,dan memejamkan matanya.Bimo yang merasakan ketegangan badan Rara hanya tersenyum tipis.
Bimo lalu melepaskan pelukannya,lalu membalik badan Rara agar berhadapan,Bimo merapikan anak rambut Rara,lalu di selipkan di telinganya,tangan Bimo dengan jarinya mengusap pipi Rara,lalu mengusap bibirnya juga.mata mereka saling menatap, dan dengan pelan Bimo mendekatkan bibirnya ke bibir Rara,saat bibir mereka sebentar lagi akan menempel tiba tiba hp Rara berbunyi.
"Siapa,,?"tanya Bimo.
"Tiwi,,"
"Jawab aja,,"Rara mengangguk lalu mengangkat telfon ya.
"Halo ,,,Kaka suruh Ibu pulangnya jangan malam malam,,"Tiwi langsung bicara duluan.
"Iya Kaka akan pulang sekarang,,"jawab Rara langsung mematikan telfon.
"Ya udah yuk Kaka antar sampai motor,,"kata Bimo sambil mengandeng tangan Rara keluar dari kamar Hotel.
Saat keluar dari lif ada yang mengenali Rara,dan langsung memfoto Rara yang sedang bergandengan tangan dengan Bimo,dan itu semua tanpa Rara sadari.
"Dasar wanita ******,di kampus aja sok suci ternyata mainya Hotel dengan pria dewasa lagi,besok pasti akan gempar satu kampus saat melihat foto ini,,"sambil tersenyum sinis.
__ADS_1
"Hati hati di jalan yah,,jangan ngebut,nanti kalau sampai rumah kabarin,biar Kaka tenang,"sambil memakaikan helem ke kepala Rara.
"Iya,,nanti Rara kabarin,,"
Lalu Rara pun menjalankan motornya meninggalkan Hotel,lalu Bimo masuk ke dalam lagi.
Rara sampai rumah jam 6 kurang 10 menit,dan Rara langsung masuk kamar setelah mencium tangan Ibu.
Rara lalu menjatuhkan badanya di kasur,dan membayangkan saat tadi di kamar Hotel bersama Bimo,Rara tersenyum saat mengingat perlakuan Bimo padanya,Sampai teringat saat bibir mereka yang mau bersentuhan.
"Kaka,,kata Ibu suruh makan,,"kata Tiwi sambil mengetuk pintu yang membuat Rara langsung sadar dari lamunannya.
"Iya,,tunggu bentar Kaka mau mandi dulu,"Rara langsung masuk ke kamar mandi.
Selesai mandi Rara memakai bajunya,dan hp Rara berbunyi tanda pesan.
"Sudah sampai rumah belum ,Kaka nunggu kabarnya loh,,"Rara lalu baru teringat suruh Bimo mengabarinya kalau sudah sampai.
"Maaf kak,Rara lupa.Rara sudah sampai rumah dari 20 menit yang lalu,sekarang Rara baru mandi dan mau makan,"sambil berjalan keluar kamar dan menuju meja makan.
Rara lalu duduk di bangku depan meja makan,di depannya sudah ada ibu dan Tiwi,lalu mereka makan bersama,saat sedang makan hp Rara bunyi terus.
"Kaka hpnya bunyi Mulu sih,berisik tau,,"kata Tiwi.
"Apa sih Dek,,"
"Suuttt,, kalian kok malah ribut,udah lanjut makan ,,"Rara dan Tiwi langsung diam dan lanjut makan.
Rara lalu membalas pesan Bimo,dan bilang lagi makan dulu,nanti lanjut kirim pesan kalau sudah selesai makan.
Selesai makan Rara langsung masuk makan,Tiwi yang melihat Rara sedikit aneh langsung bilang pada Ibunya.
"Bu,,Kaka tumben sore ini aneh,biasanya kalau mau makan ngga pernah tuh bawa hp,sekarang sudah hp di bawa dan bunyi terus lagi,udah gitu biasanya habis makan nonton tv dulu ,sekarang langsung masuk kamar gitu,aneh kan Bu,,,"kata Tiwi saat duduk di sofa dengan ibu sambil nonton tv sehabis makan.
"Mungkin ada yang penting makanya hpnya di bawa,kan Kaka bentar lagi sudah mau sekripsi,udah ngga usah mikirin Kaka mu,"Tiwi hanya mengangguk.
Di kamar Rara dan Bimo sedang berkirim pesan,sambil tersenyum Rara terus mengirim pesan,ini pertama kalinya Rara merasakan yang namanya jatuh cinta,jadi Rara merasa bahagia.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan votenya terimakasih,,