
Ibu yang tau Tiwi akan pulang hari ini langsung memasak makanan kesukaanya.Kay yang melihat Ibu sibuk lalu mendekatinya.
"Ibu,,ibu jangan cape cape,,udah mba aja yang ngerjain,"
"Ibu ngga cape kok,Ibu hanya masak kesukaan Adek,Ibu udah kangen banget sama Adek jadi Ibu mau masakin kesukaanya,"
"Iya Bu,,Kay juga kangen sama Adek,bentar lagi Adek sampai ,jadi Ibu sekarang mandi dan istirahat aja dulu di kamar, sudah jadi kan masakanya,biar itu nanti Mba yang beresin ke meja,,"
"Iya udah,,Ibu mau mandi dulu kalau gitu,biar nanti Adek pulang Ibu dah ngga bau,,"
"Iya Bu,,"lalu keduanya keluar dari dapur,Ibu pergi ke kamar sedang Kay mengajak Al bermain lagi,tadi Al di temani Mba saat Kay ke dapur.
Tidak lama Alvin pulang dari kantor,Kay dan Al langsung menyambutnya.
"Hai jagoan Papah,,,"Alvin langsung menggendong Al sambil di ciuminya,Al kegelian saat Alvin terus saja menciuminya.
"Hahaa,,,papa geyiii,,,"kata Al yang masih cadel.
"Kita ke kamar yuk Mas,,bentar lagi Adek datang loh,,"
"Iya ayo,,,"ketiganya masuk ke kamar dan Alvin lalu mandi,Kay menyiapkan baju untuk Alvin.pakai.
"Ibu tadi masakin makanan kesukaan Adek Mas,,Ibu sangat antusias ,katanya juga sudah kangen banget,,"saat Alvin sedang pakai baju.
"Iya sayang pasti Ibu kangen banget,kan lama ngga ketemu,,"
Sekitar jam 7 malam,semua sudah kumpul di ruang keluarga ,semua duduk di sofa menunggu kedatangan Tiwi.
Al yang biasanya udah ngantuk,kali ini matanya masih segar,seperti tau akan datang tantenya.
Mobil Taxsi berhenti di depan rumah Alvin,lalu Alvin membukakan pintunya,terlihat Tiwi yang keluar dari taxsi sambil tersenyum.
"Kaka,,"Tiwi langsung memeluk Alvin,setelah Itu Tiwi masuk dan memeluk Ibu sambil menangis.
__ADS_1
"Tiwi kangen Ibu,,"air matanya sambil mengalir.
"Ibu juga kangen banget sama Adek,,"mereka berdua masih saling peluk.
Setelah itu Tiwi memeluk Kay juga,"Kangen Kakk,,,"kata Tiwi sambil nada suaranya di buat manja.
"Kaka juga kangen,,"Tiwi melihat Al,dan langsung mendekatnya sambil jongkok.
"Hai ganteng,,Ante boleh peluk ngga,,"Al yang ngga menenalnya langsung lari ke arah Papahnya,saat Tiwi pergi Al memang masih bayi,jadi belum kenal dan melihat Tiwi.
"Ante punya mainan loh,,ini ,,"Tiwi mengambil mainan untuk Al di dalam ranselnya,ternyata Tiwi membelikan robot robotan.
Al yang melihatnya kelihatan suka,tapi tidak mau mendekat ke Tiwi,lalu Al menarik tangan Alvin untuk mengambilkanya.
"Sayang,ayo ambil ini buat Al loh,,ayo sinih,,"kata Tiwi,tapi Al masih tidak mau mendekatinya,dan terus meminta Alvin yang ambil,Ibu dan Kay juga Alvin tersenyum melihat tingkah Al.
Ahirnya Alvin dan Al mendekat ke Tiwi,dan Al berani mengambilnya karena Alvin ada di dekatnya.
Al terlihat sangat senang saat Alvin membuka kardus robot robotanya,Ibu lalu mengajak Tiwi dan yang lainya untuk makan,Al di temani mba bermain robot robotan.
"Iya Ibu,,siap,,"Tiwi lalu makan dengan lahapnya.karena Ibu memasakan kesukaanya.
Selesai Makan mereka berempat lanjut mengobrol,sedang Al sudah tidur di temani mba.
"Dek gimana kuliahnya,,?"tanya Kay.
"Lancar kak,,"Tiwi sambil menglayut manja pada Ibu.
"Udah ngga kerja di cafe lagi kan,,?"
"Ngga kak,sekarang Tiwi kerja di kantor cabang Kaka,"
"Bagus lah,,jadi kamu nanti selesai kuliah sudah punya banyak ilmu,,"
__ADS_1
"Hubungan kamu sama bule brazil gimana Dek,?"tanya Alvin.Kay dan Ibu yang belum tau langsung kaget.
"Bulee,,"Ibu dan Kay bersamaan berkata sambil melihat ke Tiwi.
"Iya,,Adek kan punya pacar orang Bule,,"
"Serius Dek,,"Kay terlihat penasaran.
"Iya kak,tapi dia lagi pulang ke negaranya sekarang,,"
"Apa itu cincin darinya,"Tiwi langsung melihat ke jarinya,rupanya Tiwi lupa melepaskanya.
"Bu,,bukan kak,,ini bukan darinya,,"
"Lalu dari siapa,,ini kelihatan mahal loh, soalnya ada berlianya gitu,,"sambil Kay memegang jari Tiwi.Tiwi bingung mau mengatakanya,karena takut Alvin marah padanya.
"Ini dari teman kak,,"
"Wah,,teman ,,pasti kaya Dek teman kamu kalau dia kasih kaya ginian,"Tiwi tersenyum tipis.
"Kenarin kamu dengan Adit pergi kemana,jelaskan yang benar,karena Kaka ngga mau kamu terlalu dekat dengan Adit,,"kata Alvin dengan tegas.
"Loh kenapa Mas,,?"tanya Kay.
"Mas ngga suka,,kamu tau setatus Adit kan sayang,Mas takut Adik ,,,"belum sempat Alvin bicara Tiwi sudah memotongnya.
"Iya kak,Adek tau,,tenang aja Tiwi ngga bakalan jadi pelakor kok,,"kata Tiwi.
Kay dan Alvin juga Ibu sedikit kaget dengan jawaban Tiwi.
"Pelakor Dek,,maksudnya,,"kata Kay.
"Iya Tiwi tau kalau kak Adit sudah menikah,dan Tiwi tidak akan merebut dari istrinya,Adek juga ngga mau kok jadi perempuan perebut suami orang,orang laki laki di dunia ini aja banyak,ngapain suka suami orang,,"Semuanya melihat ke Tiwi dengan diam.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih....