MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Di Gandeng


__ADS_3

Sampai di Bandara Adit membantu membawakan koper milik Tiwi, dan mereka masuk kedalam bersama sama.


"Mau minum ngga Dek,,?"tanya Adit, karena masih menunggu setengah jam lagi untuk pesawat terbang,Tiwi menggelengkan kepalanya.


"Ya udah ,kaka mau pergi dulu yah, mau beli kopi, "Tiwi mengangguk.


Adit lalu pergi, dan Tiwi hanya bisa duduk. melihat kepergian Adit.


"Kenapa sih,, kenapa harus ketemu lagi ,Aku tuh pergi kuliah ke luar negri biar ngga lihat dia lagi dan ingin ngindarinya, tapi kenapa dia yang malah nganterin Aku,, "sambil menutup wajahnya dengan kedua tanganya.


Tidak lama Adit datang membawa kopi dalam cap, dan satu botol air mineral .Adit duduk dekat Tiwi lalu meminum kopinya.


"Segernya kopi,, rasa ngantuku langsung hilang nih,, "Tiwi sibuk melihat ke hpnya dan tidak mau mengobrol.


"Dek kamu kenapa sih, kok dari tadi diam terus,, sariawan,, ?"Tiwi menggeleng lagi.


"Tuh kan ngga jawab,, berarti benar sariawan,"


Lalu pengumuman keberangkatan sudah berbunyi, Adit dan Tiwi bersiap, dan Adit langsung menghabiskan kopinya.


Mereka berdua lalu berjalan menuju pesawat, dan tidak ada yang bersuara.


Di pesawat mereka duduk bersebelahan, ternyata Alvin yang sudah mengaturnya untuk mereka agar duduk bersebelahan.

__ADS_1


Pesawat ahirnya mengudara, dan Tiwi sepertinya mengantuk karena kepalanya miring. Adit yang melihatnya lalu menggeser kepala Tiwi ke pundaknya, agar Tiwi merasa nyaman.


Adit yang tadi minum kopi jadi tidak mengantuk. dia hanya diam dan memikirkan istrinya.


Pesawat ahirnya sampai di bandara singapur, dan saat pesawat sudah turun, Adit membangunkan Tiwi.


"Dek,, bangun,, sudah sampai,, "sambil mengusap tanganya.


Tiwi bangun sedikit kaget karena kepalanya ada di pundak Adit.


"Kita sudah sampai,, kita turun yuk,, "Tiwi yang nyawanya belum kumpul hanya mengangguk.


Adit lalu berjalan di belakang Tiwi, dan Tiwi yang masih lemas jalanya hampir jatuh. Untung ada Adit yang menahanya di belakang.


"Kenapa,, sakit,,? "tanya Adit. Tiwi menggeleng.


"Nanti kita istirahat dulu, tunggu kepalamu tidak pusing, sekarang jalanlah pelan pelan,, "Tiwi lalu berjalan pelan, dan saat sudah turun dari pesawat Adit menggandeng tangan Tiwi, Tiwi pun diam hanya bisa melihat ke arah tanganya yang di genggam oleh Adit.


Sampai di dalam Bandara, Adit mengambil koper sedang Tiwi di suruh menunggu. lalu setelah mengambil koper Adit dan Tiwi berjalan lagi, Adit mencari tempat untuk istirahat dulu,karena Tiwi sepertinya masih pusing karena terlihat pucat.


"Kita istirahat di situ dulu yuk,, "sambil menujuk tempat duduk.


Mereka berdua duduk dan Adit langsung memberikan minum air mineral untuk Tiwi.

__ADS_1


"Ini minum dulu, kamu tunggu sini dulu,jangan kemana mana kaka mau beli obat biar kepalanya tidak terlalu sakit, "Adit lalu pergi untuk membeli obat.


Adit tidak hanya membeli Obat tapi juga membeli makanan.


"Dek Ini obatnya, tapi sebelum minum Obat kamu harus makan dulu,,ini makan lah"Adit sangat tlaten dan perhatian, karena hal seperti itu sering Adit lakukan kepada Maya.


"Tiwi ngga mau makan, Tiwi ngga laper,, "


"Tapi kamu harus makan kalau mau minum obat,, "


"Tiwi juga ngga mau minum obat, orang Tiwi ngga sakit kok, cuman pusing dikit, mungkin karena ini lebih jau perjalananya,,"


"Tapi wajahmu pucet, jangan bikin Kaka takut deh, ayo makan sesuap aja,,"sampai Adit menyodorkan nasi dan lauk ke mulut Tiwi.


"Ayo Aaaaa,,,, "ahirnya Tiwi membuka mulutnya karena melihat Adit yang begitu perhatian.


Cuman 3 suap Tiwi menyudahi dan Tiwi lalu di suruh minum obatnya juga.


"Alamat temen kamu mana Dek, coba kaka lihat,, "setelah Tiwi minum obat Adit meminta Alamat tempat temanya. Tiwi lalu mengambil di tas kecilnya.


Adit lalu membaca alamat itu, "Ini dari Bandara cukup jauh, sekitar 1jam setengah,"kata Adit.


Lalu Adit mengajak Tiwi untuk berangkat kealamat temanya itu. Adit lagi lagi menggandeng tangan Tiwi, saat Tiwi menariknya, Adit justru menggenggam erat tangan Tiwi.

__ADS_1


"Diam lah,, di sini banyak orang, nanti kamu hilang lagi,, "Ahirnya Tiwi diam saat tanganya di gandeng Adit untuk keluar Bandara.


Jangan. lupa like komen dan votenya trimakasih..


__ADS_2