MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Kay Dan Linda Ahirnya Tau Eva Yang Menculiknya


__ADS_3

Mobil Alvin berhenti di terahir Kay masih terjangkau jaringan internet.


"Brengsek,, kita sudah tidak dapat menemukan jaringan internet lagi,, berhenti Bim,, kita harus menunggu yang lainya, sepertinya tidak jauh dari sini,, "mobil pun lalu berhenti setrlah Bimo meminggirkan mobil.


Alvin langsung turun dan melihat sekeliling, dan ternyata mereka ada di daerah pelosok dan hanya pohon pohon besar yang ada.


Bimo lalu menelfon anak buahnya, dan menyuruhnya datang dengan cepat.


"Vin apa kita perlu telfon polisi,, agar membantu kita untuk menangkap mereka,,? "


"Ngga perlu,, karena Aku ingin mereka mati di tanganku, kalau ada polisi Aku pasti tidak dapat membunuh mereka,, "


"Vin,, negara kita negara hukum, kamu jangan jagan seperti ini,, "


"Kamu ngga perlu menasehatiku, Biarkan mereka mati, kalau mereka masih tetap hidup,mereka akan selalu membuat hidup keluargaku tidak bisa tenang, karena otak mereka adanya hanya balas dendam ke keluargaku,, "Bimo pun diam,mau gimana lagi memang serba salah.


"Aku akan menelfon Fredi, Aku akan mameminta cairan racun yang bisa membunuh mereka dengan cepat,, "Alvin lalu menelfon fredi, fredi adalah teman Alvin juga Bimo, dia bekerja di laboratorium.


"Jangan Vin,, itu sangat sadis,, "


"Lebih baik kamu diam Bim, kamu tidak tau apa nyawa istri dan Mamahku lagi terancam, kamu lebih baik cari jejak mereka saja,jangan mengganggu rencanaku,, "sambil mendorong Bimo.


Bimo pun tau Alvin sedang emosi ahirnya Bimo mencari jejak, dan Alvin sibuk dengan telfonya.


Sedangkan Kay dan Mamahnya yang di kurung di kamar yang gelap mereka berdua berpelukan,sambil berdoa semoga Alvin cepat menemukanya. sampai saat ini Kay dan Mamahnya belum tau siapa yang menculik mereka.

__ADS_1


Tidak lama pintu terbuka, dan Eva langsung menyalakan lampu ruangan itu, Kay dan Mamahnya sangat kaget melihat Eva berdiri sambil tersenyum dengan tangan bersidakep di dada.


"Apa kabar kalian,, kita ahirnya bertemu lagi yah,, "


"Mamah,, Eva,, "kata Kay dan Linda.


"Iya ini Aku,, gimana apa kalian kaget dan tidak menyangka Aku yang melakukanya,, "sambil tertawa.


"Eva kenapa kamu tega melakukan ini pada kami, kamu sungguh manusia iblis,, "Linda langsung marah dan ingin bangun ,tapi satu laki laki langsung mencegahnya.


"Mah,, jangan mah,, "kata Kay agar Linda tidak emosi.


"Mah,, sampai sekarang pun Mamah masih Kay anggap Mamahnya Kay , tapi kenapa Mamah tega melakukan ini sama Kay Mah, kay mohon lepaskan kita, Mamah minta apa saja Kay akan turuti, jadi Kay mohon Lepaskan kita Mah,, "Eva langsung tertawa.


"Heyy,, anak cantik Aku tidak sebodoh itu,, kamu menganggap Aku masih mamahmu, tapi yang kamu lakukan kemari saat Aku ke Belanda apa, hahhh,,, "Eva sambil mencengkram dagu Kay.


Kay pun langsung ketakutan saat mendengar perkataan Eva yang ingin membunuhnya bersama bayinya juga.


"Dasar manusia iblis kamu Eva,, "


Plakkkk,,,,


Eva menampar Linda sampai wajah Linda memerah.


"Jangan banyak bicara, karena kamu juga akan ikut mati di tanganku, seperti suami bodohmu dulu,, "

__ADS_1


"Kamu benar benar gila, "


"Iya Aku memang sudah gila,, hahaaaa,,, "


"Sekarang bersiaplah untuk mati di tanganku, karena Aku tidak ingin terlalu lama melihat kalian hidup,, Sam,, ambilkan pistolku,, "Sam pun lalu mendekati Eva dan memberikan pistol padanya.


Bimo rupanya melihat ada bekas roda mobil yang seperti belum lama melintas.lalu Bimo terus menelusuri,sekitar 10 meter darinya Bimo melihat mobil milik Alvin yang biasa di pakainya.


"Vin,, Alvin lihat itu,, "teriak Bimo, Alvin lalu berlari dan mendekati Bimo.


"Ada apa,,? "


"Lihat itu,, itu mobil yang Kay pake kan,, "


"Iya,, ayo kita lihat kesana,, "mereka berdua berlari menuju mobil.


Dan Alvin langsung melihat ke dalam mobilnya,tas serta hp milik kay masih ada di dalam mobil begitu juga milik Mamah.


"Bim,, mereka pasti tidak jauh dari sini, ayo kita cepat cari mereka,, "


"Tapi tunggu sebentar lagi,, anak buah kita sebentar lagi datang, kita juga butuh mereka, kamu bersabarlah sebentar lagi,,"


Sambil menunggu Alvin sambil mencari jejak, dan jejak kaki pun terlihat banyak yang berjalan naik ke atas.


Tidak lama anak buah Bimo pun datang, lalu Alvin langsung mengerahkan anak buahnya untuk menyelusuri jejak itu.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trmakasih...


__ADS_2