MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Rara Cemburu


__ADS_3

Alvin sedang asik asiknya bermain dengan nenya Kay,dan terus memainkanya sampai Kay terangs*ang.


"Masss,,udah yah,,Aku geli,,"


"Tunggu bentar yah,Mas suka memainkanya,"


"Tapi Aku geli Mas,,"Alvin justru memainkan nen Kay dengan menjilatinya.


"Masss,,,geli ahhh,,"


"Mas udah pengin banget Yang,,pengin di sedot,,"


"Jangan Mas,,ngga boleh,,"


Lalu Alvin ahirnya menyudahinya,karena Air su*sunya tiba tiba keluar.


"Makanya udah yah,,"Kay langsung merapikan bajunya.


Alvin langsung frustasi karena sudah merasa nyut nyutan atas bawah.


Kay langsung lari ke kamar mandi untuk mandi,agar badanya merasa segar.


Sudah seminggu ini Rara selalu rajin jalan kaki di kompleknya kalau pagi hari,kadang di temani Bimo kadang di temani Ibunya.


Rara juga menjaga pola makanya,seperti makanan yang bergizi.


Sekarang di rumah sudah ada mba,jadi Ibu ngga cape lagi.


Tapi Rara kurang suka sama mbanya,karena mbanya masih muda dan montok,dan janda lagi.


Rara suka melarang Bimo untuk duduk di.luar kalau tidak bersamanya,Bimo hanya geleng geleng kepala saat melihat Rara cemburu.


Bimo baru saja pulang dari kantor dan Rara yang melihatnya langsung mengajak ke kamar.

__ADS_1


"Ayo Mas kita ke kamar aja,,"


"Iya Sayang,,ayo ,,"Bimo lalu merangkul pundak Rara.


Bimo di kamar langsung mandi agar segar,setelah mandi Bimo mau keluar ,karena mau ambil minum.


"Mas mau kemana,,?"tanya Rara saat melihat Bimo mau keluar dari kamar.


"Mau kedapur,Mas mau ambil minum,,"


"Biar Rara aja yang ambilkan Mas,Mas di kamar aja ,,"


"Sayang ngga usah,kamu nanti cape,Mas cuma mau ambil minum doang kok,,"


"Ngga cape kok,,biar Rara yang ambil,,"


"Ya udah kita keluar bareng yuk,,"Ahirnya keduanya keluar dari kamar bersama.


Bimo lalu mengambil gelas dan mengambil minum.


"Ngga usah Mba ,,Bapa cuman mau minum ,udah yuk Mas kita ke kamar aja lagi,,"Bimo menjawab Iya,tapi Bimo juga mengisi gelasnya lagi untuk di isi minum.


"Oh iya mba,tolong nanti masak buat makan.malam yah,,"


"Iya Bu,,"


"Makasih mba,,"Lalu Rara menggandeng tangan Bimo menuju kamar.


"Mas pokonya ngga boleh ke dapur sendirian,harus sama Rara,Rara ngga mau kalau Mas ngonbrol sama Mba,,"sambil duduk di pinghir kasur.


"Emang kenapa sih sayang,,"


"Rara ngga suka,,Rara takut Mas suka sama Mba,,Mba soalnya cantik bodinya sexsi lagi,"Bimo lalu duduk di dekat Rara.

__ADS_1


"Sayang,,kamu ngga boleh punya fikiran seperti itu,karena kadang omongan kita juga doa,Mas ngga mungkin suka sama orang lain selain kamu Sayang,percaya sama Mas yah,,"Rara justru menangis.Bimo jadi bingung sendiri.


"Kok nangis sih,,jangan nangis dong,,maaf kalau Mas salah bicara yah,,"Lalu Bimo menarik kepala Rara ke dadanya.


"Sayang seminggu lagi mau lahiran,jadi ngga boleh banyak fikiran yang tidak tidak,kalau sayang memang punya rasa takut kalau Mas gimana gimana,berarti sayang ngga percaya dengan cintanya Mas,,"


"Rara hanya takut Mas berpaling,karena Rara sekarang makin jelek Mas,,"


"Ngga sayang,,Mas udah sering bilang kan Mas ngga akan berpaling dari kamu,kamu adalah cintanya Mas selamanya,,di mata Mas kamu adalah wanita tercantik,"Bimo memeluk Rara dan mencium kening Rara.


"Ya Tuhan kenapa Rara jadi cemburunya gini amat,sampai Aku merasa ngga bebas di rumah sendiri,apa Aku minta tuker aja yah ke yayasanya,masalahnya kalau begini terus Aku ya tersiksa ,Rara juga tersiksa ,"kata hati Bimo berkata.


Lalu saat makan malam,semuanya makan Bersama,selesai makan Rara langsung minta untuk masuk ke kamar,Bimo pun menurut.


Rara minta di usap usap perutnya,dan Rara tidurnya sedikit duduk karena sudah susah tidur terlentang.


Ahirnya Rara tertidur,lalu Bimo mengambil hpnya dan duduk di sofa,Bimo menelfon pihak yayasan untuk menukar mbanya,dan Bimo meminta yang tua.dan Bimo juga minta cariin mba satu lagi,jadi dua soalnya Rara sebentar lagi lahiran.


"Maaf pak kalau boleh tau kenapa minta di tukar yah,apa mbanya ngga bisa kerja atau membuat kesalahan,,?"tanya pihak yayasan penyalur PRT.


"Mbanya ngga buat kesalahan apa apa ,hanya saja Istri saya yang sedikit kurang suka,maaf sebelumnya ya Bu,,istri saya sedang hamil jadi modnya suka berubah berubah,,"


"Oh gitu,,mungkin istri bapa cemburu kali ya pak,,"


"Ya bisa di bilang gitu,,"


"Ya pak kita akan ganti yang lebih tua seperti kemauan bapa,dan maaf tapi bapa juga harus bayar lagi karena Bapa juga minta mba satu lagi,,"


"Iya Bu,saya akan bayar,tapi carikan yang sudah tua tapi masih bisa kerja ya bu,dan jangan yang sakit sakitan,karena saya juga kasihannanti,orang sakit di suruhkerja,"


"Baik pak,,"


Setelah itu telfonpun mati,Bimo lalu naik ke kasur untuk ikut istirahat.

__ADS_1


***Cerita Tiwi dan Adit sudah ada yah kaka kaka semuanya,judul ceritanya Pantaskah Aku untukmu.


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih***...


__ADS_2