
Kay sampai di kantor, dan saat masuk ke dalam ruangnya, ternyata mejanya tidak ada, lalu Kay keluar menemui Mba Fitri.
"Mba,, meja kerja Saya mana yah, kok di dalam ngga ada,,? "
"Oh,,meja Mba Kay sudah di pindah ke ruangan itu tadi sama OB, katanya di suruh Ibu Eva Mba,, "Kay yang tidak tau akan di pindahkan mejanya menjadi bingung, karena Mamahnya tidak memberi taukan sebelumnya.
" Makasih ya Mba,, oh iya Mba kalau nanti Mamah datang tolong kasih tau ke saya ya Mba, "kata Kay pada Mba Fitri dan mba Fitri menjawab Iya. setelah itu Kay masuk ke ruanganya yang baru, ruangan yang Kay tempati sekarang adalah tempat dulu Alvin saat bekerja di kantor Kay.
Kay lalu duduk dan membereskan mejanya ,setelah itu menyalakan komputer dan mulai kerja.
Sekitar setengah jam Mba Fitri memanggil Kay, dan bilang Eva sudah datang, dan Kay lalu keluar dari ruanganya dan menuju ruangan Eva.
"Mah,, kenapa Mamah mau pindahin meja Kay ngga bilang bilang dulu,,? kenapa Kay harus pindah sih Mah, bukan kah kita lebih gampang diskusi kalau satu ruangan,,? "
"Mamah hanya ingin kita punya tempat sendiri sendiri biar nyaman, kalau ada tamu Mamah, jadi ngga canggung, "
"Setidaknya kemarin ngomong dulu sama Kay Mah,, "
"Sudah jangan di bahas.itu berkas apa coba Mamah lihat,,? "
"Ini ada kesalhan lagi Mah, dan ini kejadianya seperti yang kemaren lagi,, kalau kita ngga teliti perusahaan akan rugi besar,, "Eva lalu melihat laporanya.
"Ya sudah nanti Mamah yang urus masalah ini,, "
"Ya udah Kay balik dulu keruangan Kay ya Mah,, "Eva hanya mengangguk. Dan Kay pun keluar dari ruangan Eva.
"Brengsek,, lagi lagi dia masih bisa nemuin angkanya yang sudah Aku tata dengan sangat rapi begini, dia memang tau dan bisa atau ada bantuan orang lain yah,, harus Aku selidiki ini,, kalau dia sampai bisa memeriksa dan menemukanya lagi gimana Aku mau ambil uang dari perusahaan,, "sambil membanting map di atas meja.
Lalu Eva menelfon Sam untuk ke ruanganya, saat kemarin Sam dan Eva makan siang di luar , mereka rupanya membahas ruangan untuk Kay.Sam yang mempunyai ide itu,supaya Sam dengan bebas bicara dengan Eva di ruanganya.
Sedang Alvin di tempat kerjanya yang baru, dia tidak mendapatkan kesulitan, karena Alvin orangnya yang ngga sombong jadi langsung bisa bergaul dengan teman satu temnya membuat Alvin langsung mendapat teman.
Saat jam pulang kerja Alvin di ajak dua temenya nongkrong di cafe.
__ADS_1
"Gimana betah kerjanya Al,,? "tanya Bimo,saat mereka sudah di cafe.
"Ya selama dua hari ini sih enak kerjanya, semoga sih betah, karena cari kerja kan susah Bim,, "
"Betul itu,, "kata Adit.
"Tadi kamu pake motor siapa Al,,? "kata Bimo.
"Motor dia lah,, hebat yah baru kerja dua hari tapi sudah bisa beli motor seperti itu,"Adit yang menjawab.
"Serius Al itu motor kamu,, ?"
"Bukan,, itu motornya Kay, Aku cuman di suruh pake aja, katanya dari pada nganggur,, "Alvin menjawab.
"Oh,, tapi kamu keren loh Al bisa pacarin Kay, dia itu anaknya orang kaya loh,, "
"Kata siapa kamu Dit, jangan so tau,, "kata Bimo.
"Wah hebat lu Al,, "
"Hebat apanya sih,, justru itu beban bagi ku,, Aku hanya orang biasa dan keluarga dia terpandang, pasti Aku itu ngga guna dan ngga mungkin terlihat sama mereka,, "
"Tapi kalau Kay cinta mati sama kamu, pasti keluarganya mau nerima lah, apa kalau masih ngga di restui juga,bawa kabur aja dan kawin lari, nanti kalian nongol kalau udah punya anak, pasti di restui,, "
"Ngomong sih gampang Bim,, tapi lakuinya itu ngga gampang,, "kata Alvin.
"Kita ke clab yuk,, "kata Adit, sambil melihat jam dan ternyata sudah jam 9 malam.
"Kerja besok,, "
"Ya bentar aja lah, ngilangin setres,"
"Gimana Vin,, yuk bentar aja kok,, "
__ADS_1
"Boleh lah, Ayo,, "jawab Alvin, tapi sebelum pergi Alvin menerima telfon dari Kay dulu, lalu Alvin menjauh dulu dari dua temanya.
"Hallo Yang,, "
"Iya Mas,,Mas lagi apa ,,?"
"Lagi di cafe sama Adit dan Bimo, kalau kamu di mana Yang,, "
"Ini masih di rumah baru mau berangkat,, "
"Oh gitu,, hati hati yah.dan Mas mau ke clab sama mereka,, "
"Jangan pulang ke malaman, besok kerja,, "
"iya sayang, Mas tau,, "
"Ya udah ya Mas, Aku mau berangkat, "
"Iya sayang,"telfon pun mati dan Alvin kembali ke mejanya lagi.
"Ayo berangkat,, "kata Alvin.
Sampai di parkiran mereka bertiga berpisah, dan membawa kendaraanya masing masing menuju Clab.
Sampai di clab Alvin sampai duluan, dan Alvin menunggu kedua temanya di parkiran.sekitar 10 menit kedua teman Alvin pun datang.
Mereka bertiga lalu masuk bersama, dan mencari tempat duduk yang kosong. setelah mereka duduk, Bimo langsung memesan minuman.
Alvin tidak minum karena ,sekarang Alvin memang menguranginya, karena uang yang harus ngirit juga karena tidak baik di badan, Alvin hanya minum jus saja.mereka sudah dua jam di clab dan rencananya Alvin akan pulang duluan.
Alvin melihat ke hpnya siapa tau ada pesan atau telfon masuk, tapi tiba tiba ada yang duduk di pangkuanya lalu memeluk Alvin sambil menangis.
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya, trimakasih,,,
__ADS_1